Forkot Akan Gelar Aksi di Disperindag Pamekasan, Desak Penghentian Proyek SIHT dan Toko Modern

- Wartawan

Sabtu, 15 November 2025 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Flayer Demo Forkot Pamekasan.

Flayer Demo Forkot Pamekasan.

PAMEKASAN, MADURA HARI INI | Forum Kota (Forkot) Pamekasan menyatakan akan menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pamekasan pada Selasa 18 November 2025.

Aksi tersebut digelar sebagai bentuk penolakan terhadap proyek Sentra Industri Hasil Tembakau (SIHT) serta pembangunan sejumlah toko modern di wilayah setempat.

Dalam keterangan yang diterima media, Ketua Forkot Samsul Arifin menilai proyek SIHT di Desa Gugul Tlanakan Pamekasan diduga ada keterlibatan oknum pejabat internal Disperindag prihal tender.

“Ada anggaran SIHT di Desa Gugul Tlanakan Pamekasan Rp3,6 Miliar. Nah, ada dugaan permainan salah satu oknum Kabid di Disperindag Pamekasan soal tender yang sengaja dimonopoli. Ini jelas melanggar dan tidak boleh pejabat internal bermain tender proyek ini,” tegas Gerrad disapa Akrab, Sabtu (15/11/2025).

Forkot juga menyoroti maraknya pembangunan toko modern yang dinilai mengancam keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Pamekasan.

BACA JUGA :  Tukang Pentol Madura Ditangkap Polisi, Jual Narkoba untuk Keperluan Makan

Sebab, terkait pembangunan toko-toko modern sudah menjadi atensi dari Kemenko agar lebih selektif atau berhati-hati dalam melakukan pembangunan.

“Tahun 2025 ini, di Pamekasan kurang lebih ada 5 toko modern yang dibangun tersebar di Kecamatan kota, Galis, Proppo, Tlankan dan di kecamatan Larangan,” ujarnya.

“Kami mendesak pemerintah daerah untuk menghentikan proyek SIHT dan meninjau toko modern yang semakin menjamur. Kebijakan ini harus mempertimbangkan kepentingan masyarakat kecil,” tegas Gerrad.

Forkot menilai pemerintah daerah perlu lebih transparan dalam proses perencanaan dan pengawasan proyek pembangunan, terutama yang berdampak langsung pada ekonomi masyarakat.

BACA JUGA :  Haduh! Makin Tak Karuan Jenis Rokok Ilegal di Pamekasan, Tokoh Ini Bikin Merek "Papi Mami"

Hingga berita ini diturunkan, pihak Disperindag Pamekasan belum memberikan pernyataan resmi terkait rencana aksi maupun tuntutan Forkot.

Aksi tersebut rencananya akan diikuti oleh sejumlah elemen masyarakat dan kelompok pemuda yang mendukung agenda penolakan tersebut.

Penulis : Ali

Berita Terkait

Wali Murid Keluhkan MBG yang Disediakan Dapur SPPG Yayasan Ibnu Bachir Banyupelle Pamekasan
Polres Pamekasan Didesak Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Pungli PTSL di Desa Sana Tengah
MBG Bakso di Yayasan Nurul Ijtihad Blaban Pamekasan Tuai Protes Keras Wali Murid
Makin Melesat di Kancah Global, PT ESM Kembali Ekspor Jutaan Batang Rokok
“Bantuan Keuangan Desa Jadi Bancakan, 83 Desa tak Setor SPJ Negara Rugi 33,4 Miliar, DPMD Jatim Wajib Bertanggung Jawab.”
Terbaru! Laporan Penyerobotan Tanah Proyek Jalan PUPR, Polres Pamekasan Mulai Periksa Korban
Dikeluhkan Guru dan Wali Murid Soal Porsi MBG Tak Sesuai Anggaran, Ini Respon SPPG Kangenan
Gawat! Dana Hampir 1 Miliar Bantuan Keuangan Provinsi di Teja Barat Disorot, Kades Milih Bungkam

Berita Terkait

Senin, 1 Desember 2025 - 14:48 WIB

Wali Murid Keluhkan MBG yang Disediakan Dapur SPPG Yayasan Ibnu Bachir Banyupelle Pamekasan

Jumat, 28 November 2025 - 22:19 WIB

Polres Pamekasan Didesak Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Pungli PTSL di Desa Sana Tengah

Kamis, 27 November 2025 - 21:45 WIB

Makin Melesat di Kancah Global, PT ESM Kembali Ekspor Jutaan Batang Rokok

Kamis, 27 November 2025 - 12:38 WIB

“Bantuan Keuangan Desa Jadi Bancakan, 83 Desa tak Setor SPJ Negara Rugi 33,4 Miliar, DPMD Jatim Wajib Bertanggung Jawab.”

Rabu, 26 November 2025 - 18:17 WIB

Terbaru! Laporan Penyerobotan Tanah Proyek Jalan PUPR, Polres Pamekasan Mulai Periksa Korban

Berita Terbaru