Demo Panas! Massa Terobos Ruang Sekda, Kasubag Umum Bantah Pernah Buat Surat Tugas Bupati Pamekasan

- Wartawan

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Demo Panas! Massa Terobos Masuk Ruang Kerja Kasubag Umum Cari Surat Tugas Bupati Pamekasan.

Demo Panas! Massa Terobos Masuk Ruang Kerja Kasubag Umum Cari Surat Tugas Bupati Pamekasan.

MADURA HARI INI | PAMEKASAN – Forum Mahasiswa Pantura (Formatur) lakukan aksi demonstrasi di Kantor Bupati Pamekasan gegara sejumlah instansi dijabat Pelaksana Tugas (Plt).

Aksi ini tersebut ditemui Wakil Bupati (Wabup) Pamekasan, Haji Sukriyanto. Meski demikian, massa aksi tidak puas karena Wabup menyampaikan bupati sedang keluar kota.

“Terimakasih kepada para massa aksi, saya mewakili bupati untuk menemui, bupati sedang keluar kota,” kata Wabup Pamekasan, Haji Sukriyanto.

Atas penyampaian tersebut, massa aksi memaksa masuk kedalam ruangan Sekretariat Daerah (Sekda) dan Kabag Umum untuk menanyakan surat tugas bupati.

“Kami dengan teman-teman masuk itu karena Bupati tidak bisa menemui dengan alasan yang disampaikan oleh wakil bupati bahwa beliau itu keluar kota,” papar Korlap Aksi, Mahendra.

Kata Hendra, bahkan jawaban Kasubag Umum surat tugas itu dikeluarkan oleh ajudan dan mereka yang mengurus surat tugas itu.

BACA JUGA :  DA 7 Malam Ini, Valen Pamekasan Ditaksir Banjir Virtual Gift D'bos dan D'Sultan

“Setelah dicek, surat tugasnya itu tidak ditunjukkan baik dari Sekda maupun Bagian Umum,” terangnya.

Mahendra menyampaikan, aksi ini sebenarnya untuk mendesak bupati agar segera melakukan reformasi birokrasi instansi yang dijabat Plt.

“Mulai dari Kepala Dinas (Kadis), Direktur rumah sakit, Kepala Puskesmas (Kapus), dan juga Kepala Sekolah (Kepsek),” katanya, Selasa (30/6/2026).

Mahendra mengatakan, ia memberikan waktu 7×24 jam agar bupati segera mendefinifkan sejumlah pimpinan instansi dijabat Plt.

BACA JUGA :  Kasus Pencurian Mesin Giling Minta Direkonstruksi Terbuka dan Gelar Perkara Khusus

“Kami akan aksi susulan jika batasan waktu tersebut tidak juga ada pimpinan yang definitif,” tegasnya.

Sementara itu, menemui massa aksi, Kasubag Umum, Evi menyampaikan, bahwa ia tidak tahu menahu soal surat tugas bupati tersebut.

“Saya tidak tahu, saya tidak pernah buat surat tugas, kalau perjalanan bupati, yang ngurus ajudan bupati semua,” singkatnya.

Terpisah, Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman saat mencoba dikonfirmasi melalui WhatsApp, belum memberikan tanggapan

Berita Terkait

Usai Viral Habiskan Rp38 Miliar Dukung Khofifah, H Her: Tak Usah Digiring ke Mana-Mana, Saya Tak Takut Diperiksa
Waduh! RS Larasati Pamekasan Dipolisikan Kasus Dugaan Malapraktik
Usai Viral, Ini Pernyataan Peguyuban Toko Kelontong Madura Yogyakarta
Viral Video Diduga Aksi Premanisme di Toko Madura Santoso Yogyakarta
Gugatan Sengketa Banner Agunan Rp250 Juta di PN Pamekasan Berujung Buntu, Turut Tergugat Ajukan Rekonvensi
Ngaku Habis Rp38 Miliar Dukung Khofifah di Pilgub Jatim, H Her : Tak Usah Ganti Uang Saya Itu
DPP PESAN Resmi Dikukuhkan di Sampang, Siap Perluas Kepengurusan di Jawa Timur
Polemik Bantuan Rp2 Miliar, Founder BIP Buka Suara

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:16 WIB

Usai Viral Habiskan Rp38 Miliar Dukung Khofifah, H Her: Tak Usah Digiring ke Mana-Mana, Saya Tak Takut Diperiksa

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:34 WIB

Waduh! RS Larasati Pamekasan Dipolisikan Kasus Dugaan Malapraktik

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:47 WIB

Usai Viral, Ini Pernyataan Peguyuban Toko Kelontong Madura Yogyakarta

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:19 WIB

Gugatan Sengketa Banner Agunan Rp250 Juta di PN Pamekasan Berujung Buntu, Turut Tergugat Ajukan Rekonvensi

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:25 WIB

Ngaku Habis Rp38 Miliar Dukung Khofifah di Pilgub Jatim, H Her : Tak Usah Ganti Uang Saya Itu

Berita Terbaru