Gubernur Khofifah Sudah Tahu? Kisah Ibu Tunanetra di Sampang yang Tak Pernah Terima Bantuan

- Wartawan

Sabtu, 25 April 2026 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah Indar Parawansa Perlu Tahu, Ibu Tunanetra di Sampang Belum Tak Terima Bantuan.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa Perlu Tahu, Ibu Tunanetra di Sampang Belum Tak Terima Bantuan.

SAMPANG, Madura Hari Ini— Kisah memprihatinkan dialami Muslimah, seorang perempuan tunanetra asal Dusun Kebun, Desa Baturasang, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Sabtu 25 April 2026.

Di tengah berbagai program bantuan sosial yang digencarkan pemerintah, baik Kabupaten maupun Provinsi, Muslimah justru belum pernah tersentuh bantuan.

Muslimah hidup sebatang kara setelah kedua orang tuanya meninggal dunia. Ia tidak pernah menikah dan kini menjalani hari-harinya tanpa pendamping tetap, dengan keterbatasan penglihatan serta kondisi ekonomi dan tempat tinggal yang memprihatinkan.

Kondisi ini sekaligus mengungkap lemahnya pendataan warga rentan di tingkat desa. Berdasarkan penelusuran awal, Muslimah diketahui belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), yang menjadi syarat utama untuk mengakses bantuan sosial.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Sampang, Moh. Anwari Abdullah, mengatakan pihaknya baru menerima informasi tersebut dan langsung berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil).

“Sudah kami koordinasikan dengan Dispendukcapil, saat ini tinggal menunggu proses,” ujarnya.

BACA JUGA :  Ini Alasan Mendasar Ribuan Relawan SPPG di Pamekasan Minta Program MBG Tak Disetop

Ia menegaskan bahwa ketiadaan dokumen kependudukan menjadi kendala utama sehingga yang bersangkutan belum dapat diusulkan sebagai penerima bantuan.

“Kami sudah mendapatkan datanya. Ternyata yang bersangkutan belum memiliki KTP,” jelasnya.

Anwari juga menyoroti pentingnya peran pemerintah desa dalam mengidentifikasi dan mengusulkan warga yang membutuhkan bantuan.

“Seharusnya usulan berasal dari desa karena mereka yang paling mengetahui kondisi riil masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, keterlambatan penanganan terjadi karena informasi mengenai kondisi Muslimah baru diterima belakangan.

BACA JUGA :  Gempa 6,1 SR Guncang Sumenep Madura, DPR RI Hj. Ansari Imbau Masyarakat Tetap Tenang dan Saling Menguatkan

“Begitu kami menerima laporan, langsung kami tindak lanjuti,” tambahnya.

Saat ini, Dinsos PPPA bersama Dispendukcapil tengah memproses administrasi kependudukan Muslimah agar dapat segera diusulkan sebagai penerima bantuan sosial.

Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Baturasang, Sugianto, belum memberikan tanggapan meski telah dikonfirmasi.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya penguatan sistem pendataan dan peran aktif pemerintah desa agar program bantuan sosial dapat tepat sasaran dan menjangkau warga yang paling membutuhkan.

Berita Terkait

Pengurus Jurnalis Independen Pamekasan Tunjuk Akhmad Syafi’i Sebagai Ketua 
Waduh! Website PPID Pemkab Pamekasan Jadi Portal Judi Online
Waduh! DPO Oknum Pengacara Dilaporkan Maybank Kasus Pemalsuan Logo Perusahaan ke Polres Pamekasan
Rokok Kopi Mas Sejati, Pilihan Masyarakat Madura
Sudah Hampir 2 Bulan Lamanya, Polres Pamekasan Belum Berhasil Tangkap Oknum Pengacara
BAPER Batal Demo Kapolres Pamekasan Kasus Narkoba, Ada Apa?
Direktur Utama Central 88 Gold and Jewellery Sediakan 3 Paket Umroh Buat Masyarakat
Viral Video Mobil Kopdes Digunakan Angkut Tembakau di Madura

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 20:51 WIB

Pengurus Jurnalis Independen Pamekasan Tunjuk Akhmad Syafi’i Sebagai Ketua 

Kamis, 3 September 2026 - 21:05 WIB

Waduh! Website PPID Pemkab Pamekasan Jadi Portal Judi Online

Kamis, 3 September 2026 - 13:03 WIB

Waduh! DPO Oknum Pengacara Dilaporkan Maybank Kasus Pemalsuan Logo Perusahaan ke Polres Pamekasan

Selasa, 1 September 2026 - 20:48 WIB

Rokok Kopi Mas Sejati, Pilihan Masyarakat Madura

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:55 WIB

Sudah Hampir 2 Bulan Lamanya, Polres Pamekasan Belum Berhasil Tangkap Oknum Pengacara

Berita Terbaru

Kopi Mas Sejati

Berita

Rokok Kopi Mas Sejati, Pilihan Masyarakat Madura

Selasa, 1 Sep 2026 - 20:48 WIB