Ketua Dewan Merasa Ditipu Korwil BGN Pamekasan saat Demo PMII

- Wartawan

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur.

Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur.

MADURA HARI INI | PAMEKASAN – Aksi unjuk rasa yang digelar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pamekasan di depan Kantor DPRD Pamekasan, Rabu (24/6/2026), berlangsung memanas.

Dalam dialog dengan massa aksi, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur menyatakan mendukung evaluasi terhadap Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Pamekasan, Hariyanto Rahmansyah Tri Arif, apabila dinilai tidak kooperatif.

Pernyataan tersebut disampaikan Ali Masykur saat menerima perwakilan demonstran bersama Bupati Pamekasan Kholilurrahman, Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Sukriyanto, serta sejumlah perwakilan fraksi DPRD.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Massa PMII menyampaikan berbagai tuntutan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk dugaan adanya dapur yang tidak memenuhi ketentuan.

BACA JUGA :  BPBD Sampang Utamakan Tangani Daerah Kering Kritis

Di tengah tuntutan ratusan mahasiswa tersebut, Ali Masykur mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap Korwil BGN Pamekasan yang dinilai tidak memenuhi komitmen untuk hadir dalam aksi yang dilakukan PMII Pamekasan.

“Kalau hasil evaluasinya memang korwil harus diganti, ya diganti. Kemarin dua kali saya telepon, beliau menyatakan siap hadir. Namun sekarang telepon dimatikan dan mengaku berada di Surabaya. Setelah saya meminta bantuan kepolisian, ternyata yang bersangkutan berada di Sumenep,” ujar Ali Masykur.

Menurutnya, sikap tersebut membuat Pemerintah Kabupaten Pamekasan bersama DPRD dan Satgas MBG menerima aspirasi mahasiswa untuk mengusulkan pencopotan Korwil BGN Pamekasan melalui surat resmi kepada Presiden dan BGN Pusat.

“Supaya Presiden dan BGN mengetahui kondisi ini, kami menerima tuntutan mahasiswa untuk menyampaikan rekomendasi bahwa Korwil BGN Pamekasan dinilai tidak kooperatif,” tambahnya.

BACA JUGA :  Gawat! Dana Ketahanan Pangan 20% di Sejumlah Desa di Pamekasan Diduga Diselewengkan

Ketidakhadiran Korwil BGN dalam aksi tersebut sempat memicu ketegangan antara massa PMII dan aparat kepolisian yang melakukan pengamanan. Demonstran menilai salah satu tuntutan utama mereka, yakni menghadirkan Korwil BGN untuk memberikan klarifikasi, tidak dipenuhi.

Koordinator Aksi PMII, Jibril, mengatakan hasil dialog dengan para pejabat yang hadir berujung pada kesediaan mereka menandatangani rekomendasi pencopotan Hariyanto Rahmansyah Tri Arif sebagai Korwil BGN Pamekasan.

“Setelah dialog yang cukup panjang, seluruh pihak yang menemui kami bersedia menandatangani rekomendasi kepada BGN dan Presiden terkait pencopotan Hariyanto,” ujar Jibril.

BACA JUGA :  2 Pria Pegang Surat Dugaan Pengondisian Rp111,5 Juta Tertulis dari Kabid SMP Pamekasan, Ada Kasus di Balik Layar?

Sementara itu, Satgas MBG Pamekasan Sukriyanto menyatakan pihaknya menghormati aspirasi mahasiswa sepanjang didasarkan pada fakta dan data yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami menanggapi serius tuntutan adik-adik PMII. Dari beberapa kali upaya komunikasi melalui surat kepada korwil yang dinilai tidak kooperatif, kami juga tidak bisa mengabaikan kondisi tersebut,” katanya.

Sekadar informasi, Hariyanto Rahmansyah Tri Arif sebelumnya telah dilaporkan masyarakat ke Polres Pamekasan atas dugaan rangkap jabatan, suap, dan pungutan liar dalam program MBG. Ia juga telah menjalani pemeriksaan oleh penyidik selama sekitar 10 jam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penyidik Polres Pamekasan dikabarkan berencana kembali memanggil yang bersangkutan pada pekan depan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Berita Terkait

Waketum PP GP Ansor Soroti Maraknya Demo di Pamekasan: Dinilai Hambat Investor dan Peluang Kerja
Dugaan Pemalsuan Tanah Kas Desa Majungan, Notaris, Perantara dan Pegawai Kejaksaan Jadi Tersangka
Harta Kekayaan Bupati Pamekasan Kholilurrahman Naik Turun, Pernah Rp785 Juta hingga Tembus Rp3,89 Miliar
Terima Aduan Ulama dan Tokoh Masyarakat, Hotel Putri dan 5 Tempat Karaoke di Pamekasan Disegel Paksa
Pemilik Warung Seblak Kembali Dilaporkan, Kini Istri TNI di Pamekasan Ditipu Ratusan Juta
DPRD Pamekasan Gelar Paripurna Pandangan Umum Fraksi atas Raperda APBD 2027
Djavaloka Bistro Padukan Daging Asap, Minuman Khas, dan Pengalaman Meracik Tembakau
Dilaporkan atas Dugaan Tuduhan LGBT dan Pemalsuan, Kuasa Hukum 3 Purna Paskibraka Pamekasan Buka Suara

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Waketum PP GP Ansor Soroti Maraknya Demo di Pamekasan: Dinilai Hambat Investor dan Peluang Kerja

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Dugaan Pemalsuan Tanah Kas Desa Majungan, Notaris, Perantara dan Pegawai Kejaksaan Jadi Tersangka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Harta Kekayaan Bupati Pamekasan Kholilurrahman Naik Turun, Pernah Rp785 Juta hingga Tembus Rp3,89 Miliar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 01:07 WIB

Terima Aduan Ulama dan Tokoh Masyarakat, Hotel Putri dan 5 Tempat Karaoke di Pamekasan Disegel Paksa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemilik Warung Seblak Kembali Dilaporkan, Kini Istri TNI di Pamekasan Ditipu Ratusan Juta

Berita Terbaru