Pelarian Terduga Pelaku Investasi Seblak Moms Iphiie Berakhir, Polres Pamekasan Berhasil Meringkus

- Wartawan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

Ilustrasi.

MADURA HARI INI | PAMEKASAN – Pelarian terduga pelaku kasus investasi seblak yang merugikan sejumlah warga Pamekasan akhirnya berujung.

Satreskrim Polres Pamekasan berhasil mengamankan seorang terduga pelaku berinisial EDS di luar daerah, Sabtu (10/10/2026).

Penangkapan tersebut dilakukan oleh tim Satreskrim Polres Pamekasan yang dipimpin langsung Kasatreskrim AKP Yoyok Hardianto.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabar penangkapan EDS dibenarkan oleh AKP Yoyok Hardianto. Namun, pihak kepolisian belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai lokasi penangkapan maupun detail proses pengamanan terduga pelaku.

BACA JUGA :  Waduh, Warga Bulangan Barat akan Datangi Mapolres Pamekasan, Akan Beri Rapot Merah untuk Kapolres

“Yang bersangkutan ditangkap di luar daerah,” ujar AKP Yoyok Hardianto berdasarkan keterangan awal yang diterima media ini.

Kasus investasi seblak ini sebelumnya menjadi sorotan setelah sejumlah warga yang mengaku sebagai korban mendatangi warung Seblak Moms Iphiie di Jalan Trunojoyo, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, pada 10 September 2026.

BACA JUGA :  Hore! Pengelolaan Migas di Perairan Sampang Madura Siap Dimulai

Dalam peristiwa tersebut, sejumlah barang di warung dilaporkan dijarah oleh warga yang mengaku mengalami kerugian akibat investasi tersebut. Meski pada akhirnya dikembalikan.

Para korban mengaku mengalami kerugian finansial dengan nilai yang cukup besar.

Investasi yang ditawarkan disebut menjanjikan keuntungan besar, sehingga menarik minat sejumlah warga untuk menanamkan modal.

BACA JUGA :  Siapakah Sosok Inisial T yang disorot atas Dugaan Pengendali Rokok Bodong yang diamankan BC Madura

Namun, persoalan investasi tersebut berujung pada munculnya keluhan dari para investor yang mengaku dirugikan hingga akhirnya memicu aksi di lokasi usaha.

Penangkapan EDS kini menjadi perkembangan terbaru dalam penanganan kasus yang menyita perhatian masyarakat Pamekasan tersebut.

Polisi juga belum menyampaikan perkembangan lanjutan terkait proses hukum yang akan dijalani EDS.

Berita Terkait

Dilaporkan atas Dugaan Tuduhan LGBT dan Pemalsuan, Kuasa Hukum 3 Purna Paskibraka Pamekasan Buka Suara
Koordinator Aksi Penolakan Indomaret di Pamekasan Justru Salahkan Pihak Indomaret atas Perusakan
GEGER YOGYAKARTA! KMY Gelar Istighasah, 1.000 Warga Madura Kawal Pemeriksaan Pengurus
Kades di Sampang Ikut Demo Penolakan Indomaret Berujung Perusakan di Pamekasan
Polres Pamekasan Akan Panggil Pelaku Perusakan Indomaret di Desa Panaan
Ibu di Pamekasan Dapat Pengancaman dan Perusakan Tempat Usaha, Polisi Tahap Penyelidikan
Polres Pamekasan Atensi Kasus Kekerasan Terhadap Santri di Batumarmar
Praperadilan Ditolak Hakim PN Pamekasan, Kubu Tersangka Siapkan Langkah ke DPR RI

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Dilaporkan atas Dugaan Tuduhan LGBT dan Pemalsuan, Kuasa Hukum 3 Purna Paskibraka Pamekasan Buka Suara

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Koordinator Aksi Penolakan Indomaret di Pamekasan Justru Salahkan Pihak Indomaret atas Perusakan

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:08 WIB

GEGER YOGYAKARTA! KMY Gelar Istighasah, 1.000 Warga Madura Kawal Pemeriksaan Pengurus

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Pelarian Terduga Pelaku Investasi Seblak Moms Iphiie Berakhir, Polres Pamekasan Berhasil Meringkus

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Kades di Sampang Ikut Demo Penolakan Indomaret Berujung Perusakan di Pamekasan

Berita Terbaru