Tak Layak, Bantuan MBG Merek Sari Roti di Parteker Pamekasan Ancam Kesehatan Balita dan Bumil

- Wartawan

Jumat, 21 November 2025 - 21:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Roti MBG yang hampir kadaluarsa.

Roti MBG yang hampir kadaluarsa.

PAMEKASAN, MADURA HARI INI – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kelurahan Parteker Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, kembali menuai sorotan.

Seorang warga menemukan roti dalam paket MBG untuk ibu menyusui dan balita dalam kondisi rusak, berjamur, dan tinggal dua hari lagi memasuki masa kedaluwarsa.

Paket tersebut dibagikan pada Kamis (20/11/2025). Saat diperiksa, roti bermerek Sari Roti itu memiliki tanggal kedaluwarsa 22 November 2025, dengan kemasan robek dan bau tidak sedap.

“Begitu saya buka, sebagian rotinya sudah rusak dan ada yang berjamur. Kedaluwarsanya tinggal dua hari. Saya langsung kembalikan,” ungkap warga penerima paket, yang minta identitasnya dirahasiakan, Jumat (21/11/2025).

Ia juga menyebut penyaluran MBG biasanya dilakukan dua kali seminggu, Selasa dan Kamis. Namun pekan ini hanya dibagikan sekali tanpa pemberitahuan.

BACA JUGA :  SPPG Humairoh Sejahtera Blumbungan Pamekasan Kantongi SLHS, Tekankan Kualiatas-Gizi MBG

Adapun paket untuk ibu hamil yang diterima berisi roti tawar, tiga susu UHT, satu Malkist, dua pir, dan empat telur. Sementara paket balita terdiri dari satu roti, empat susu UHT, dua Malkist kecil, dan satu pisang.

BACA JUGA :  Ketua Satgas Pamekasan Kak Sukri Terima Baik Pendemo MBG

Warga menilai temuan pangan tidak layak konsumsi ini sangat membahayakan kesehatan ibu dan anak.

“Pemerintah harus memastikan kualitasnya. Jangan sampai makanan bantuan justru memicu penyakit,” keluhnya.

Hingga berita ini diturunkan, pemerintah daerah dan instansi terkait belum memberikan klarifikasi soal temuan tersebut maupun standar pengawasan pangan dalam program MBG.

Penulis : Ali

Berita Terkait

Viral Video Diduga Aksi Premanisme di Toko Madura Santoso Yogyakarta
Gugatan Sengketa Banner Agunan Rp250 Juta di PN Pamekasan Berujung Buntu, Turut Tergugat Ajukan Rekonvensi
Ngaku Habis Rp38 Miliar Dukung Khofifah di Pilgub Jatim, H Her : Tak Usah Ganti Uang Saya Itu
DPP PESAN Resmi Dikukuhkan di Sampang, Siap Perluas Kepengurusan di Jawa Timur
Polemik Bantuan Rp2 Miliar, Founder BIP Buka Suara
Punya Suara Emas, Ini Profil Ari Sampang DA8
Kasus Mobil Dinas Bapperida Pamekasan, Polres Segera Limpahkan ke Inspektorat Daerah
Ini Alasan Mendasar Ribuan Relawan SPPG di Pamekasan Minta Program MBG Tak Disetop

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:00 WIB

Viral Video Diduga Aksi Premanisme di Toko Madura Santoso Yogyakarta

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:19 WIB

Gugatan Sengketa Banner Agunan Rp250 Juta di PN Pamekasan Berujung Buntu, Turut Tergugat Ajukan Rekonvensi

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:25 WIB

Ngaku Habis Rp38 Miliar Dukung Khofifah di Pilgub Jatim, H Her : Tak Usah Ganti Uang Saya Itu

Senin, 20 Juli 2026 - 22:03 WIB

DPP PESAN Resmi Dikukuhkan di Sampang, Siap Perluas Kepengurusan di Jawa Timur

Minggu, 12 Juli 2026 - 22:25 WIB

Polemik Bantuan Rp2 Miliar, Founder BIP Buka Suara

Berita Terbaru