Dinas Pertanian Sumenep Targetkan Produksi 6,5 Ton per Hektar dari Gerakan Tanam Padi

- Wartawan

Rabu, 27 Agustus 2025 - 16:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Madura Hari ini – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus menunjukkan langkah progresif dalam memperkuat ketahanan pangan. Melalui Gerakan Tanam Padi yang digelar di Desa Poreh, Kecamatan Lenteng, Kamis (08/05/2025), Sumenep menegaskan ambisinya untuk menjadi salah satu daerah penopang swasembada pangan di Jawa Timur.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen nyata untuk memperkuat sektor pertanian.
“Kegiatan ini merupakan langkah konkret untuk memperkuat sektor pertanian, dengan harapan Kabupaten Sumenep tidak hanya swasembada, tetapi juga surplus dalam produksi pangan khususnya padi,” kata Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo di sela-sela kegiatan.

BACA JUGA :  Pengurus Jurnalis Independen Pamekasan Tunjuk Akhmad Syafi'i Sebagai Ketua 

Menurutnya, kemandirian pangan hanya bisa tercapai dengan kerja sama lintas sektor, inovasi teknologi pertanian, serta dukungan penuh bagi para petani yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.
“Gerakan tanam padi adalah bentuk nyata perhatian pemerintah, terhadap sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Langkah ini juga didukung Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep. Kepala DKPP, Chainur Rasyid, menjelaskan bahwa penanaman dilakukan di lahan seluas 60 hektar dengan target produksi 6,5 ton per hektar.
“Pemerintah sebagai stimulan peningkatan produktivitas menyalurkan bantuan berupa 1,5 ton benih padi unggul varietas Inpari kepada 10 Kelompok Tani (Poktan) di Desa Poreh, disertai bantuan pupuk,” jelasnya.

Kegiatan tanam padi ini dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf. Yoyok Wahyudi, Wakapolres Sumenep Kompol Trie Sis Biantoro, S.Pd., S.I.K., M.H., Camat Lenteng Ir. Supardi, MM, Kepala Desa Poreh Abd Ghafur, serta perwakilan kelompok tani.

BACA JUGA :  Tim Al Banjari Polres Pamekasan Kembali Raih Juara I Festival Sholawat TNI-Polri Se-Jawa Timur

Gerakan ini menjadi simbol optimisme bahwa Sumenep mampu melangkah lebih jauh, tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan sendiri, tetapi juga menjadi salah satu lumbung pangan utama Jawa Timur.

Berita Terkait

Waketum PP GP Ansor Soroti Maraknya Demo di Pamekasan: Dinilai Hambat Investor dan Peluang Kerja
Dugaan Pemalsuan Tanah Kas Desa Majungan, Notaris, Perantara dan Pegawai Kejaksaan Jadi Tersangka
Harta Kekayaan Bupati Pamekasan Kholilurrahman Naik Turun, Pernah Rp785 Juta hingga Tembus Rp3,89 Miliar
Terima Aduan Ulama dan Tokoh Masyarakat, Hotel Putri dan 5 Tempat Karaoke di Pamekasan Disegel Paksa
Pemilik Warung Seblak Kembali Dilaporkan, Kini Istri TNI di Pamekasan Ditipu Ratusan Juta
DPRD Pamekasan Gelar Paripurna Pandangan Umum Fraksi atas Raperda APBD 2027
Djavaloka Bistro Padukan Daging Asap, Minuman Khas, dan Pengalaman Meracik Tembakau
Dilaporkan atas Dugaan Tuduhan LGBT dan Pemalsuan, Kuasa Hukum 3 Purna Paskibraka Pamekasan Buka Suara

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Waketum PP GP Ansor Soroti Maraknya Demo di Pamekasan: Dinilai Hambat Investor dan Peluang Kerja

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Dugaan Pemalsuan Tanah Kas Desa Majungan, Notaris, Perantara dan Pegawai Kejaksaan Jadi Tersangka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Harta Kekayaan Bupati Pamekasan Kholilurrahman Naik Turun, Pernah Rp785 Juta hingga Tembus Rp3,89 Miliar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 01:07 WIB

Terima Aduan Ulama dan Tokoh Masyarakat, Hotel Putri dan 5 Tempat Karaoke di Pamekasan Disegel Paksa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemilik Warung Seblak Kembali Dilaporkan, Kini Istri TNI di Pamekasan Ditipu Ratusan Juta

Berita Terbaru