Bandel Tak Mau Urus IPAL, 27 Dapur MBG di Sampang Resmi Ditutup

- Wartawan

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Satgas MBG Sampang Sudarmanto. ANTARA/ HO-Pemkab Sampang.

Sekretaris Satgas MBG Sampang Sudarmanto. ANTARA/ HO-Pemkab Sampang.

MADURA HARI INI | SAMPANG – Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menutup sebanyak 27 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sampang.

Penutupan dilakukan karena puluhan SPPG tersebut belum memiliki Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) sebagaimana dipersyaratkan dalam operasional program.

BACA JUGA :  Madura United Matangkan Latihan di Bangkalan Jelang Musim Baru

Sekretaris Satgas MBG Kabupaten Sampang Sudarmanto mengatakan keputusan itu tertuang dalam surat BGN Nomor 2741/D.TWS/05/2026 yang telah disampaikan kepada seluruh pengelola SPPG dan ditembuskan kepada Satgas MBG Sampang.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penutupan ke-27 SPPG ini sesuai dengan surat yang disampaikan langsung kepada para pengelola dan ditembuskan ke Satgas MBG Sampang,” kata Sudarmanto, Senin (1/6).

BACA JUGA :  Pasca Putusan PN Pamekasan, Bangunan Toko yang Berdiri di Tanah Milik Siti Sri Faidah Dibongkar

Menurut dia, langkah tersebut menjadi peringatan keras bagi seluruh pengelola dapur MBG agar mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Sebelum menjatuhkan sanksi penutupan, BGN bersama Satgas MBG Kabupaten Sampang telah beberapa kali memberikan teguran kepada para pengelola.

BACA JUGA :  Bupati Pamekasan Didemo, BMM Sebut "Nang Ning Nong" Diduga Terlibat Intervensi Proyek, Kok Bisa?

Namun, teguran tersebut tidak segera ditindaklanjuti sehingga BGN memutuskan menghentikan sementara operasional SPPG yang belum memenuhi persyaratan.

“Teguran yang disampaikan tersebut tidak segera dipenuhi maka BGN langsung melakukan penutupan,” katanya.

Berita Terkait

Waketum PP GP Ansor Soroti Maraknya Demo di Pamekasan: Dinilai Hambat Investor dan Peluang Kerja
Dugaan Pemalsuan Tanah Kas Desa Majungan, Notaris, Perantara dan Pegawai Kejaksaan Jadi Tersangka
Harta Kekayaan Bupati Pamekasan Kholilurrahman Naik Turun, Pernah Rp785 Juta hingga Tembus Rp3,89 Miliar
Terima Aduan Ulama dan Tokoh Masyarakat, Hotel Putri dan 5 Tempat Karaoke di Pamekasan Disegel Paksa
Pemilik Warung Seblak Kembali Dilaporkan, Kini Istri TNI di Pamekasan Ditipu Ratusan Juta
DPRD Pamekasan Gelar Paripurna Pandangan Umum Fraksi atas Raperda APBD 2027
Djavaloka Bistro Padukan Daging Asap, Minuman Khas, dan Pengalaman Meracik Tembakau
Dilaporkan atas Dugaan Tuduhan LGBT dan Pemalsuan, Kuasa Hukum 3 Purna Paskibraka Pamekasan Buka Suara

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Waketum PP GP Ansor Soroti Maraknya Demo di Pamekasan: Dinilai Hambat Investor dan Peluang Kerja

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Dugaan Pemalsuan Tanah Kas Desa Majungan, Notaris, Perantara dan Pegawai Kejaksaan Jadi Tersangka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Harta Kekayaan Bupati Pamekasan Kholilurrahman Naik Turun, Pernah Rp785 Juta hingga Tembus Rp3,89 Miliar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 01:07 WIB

Terima Aduan Ulama dan Tokoh Masyarakat, Hotel Putri dan 5 Tempat Karaoke di Pamekasan Disegel Paksa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemilik Warung Seblak Kembali Dilaporkan, Kini Istri TNI di Pamekasan Ditipu Ratusan Juta

Berita Terbaru