Bupati Pamekasan Unjuk Gigi Desak Stop Rokok Ilegal seperti Merek Tali Jaya dan Hummer

- Wartawan

Rabu, 22 Oktober 2025 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Flayer Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan dan Rokok ilegal di daeranya.

Flayer Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan dan Rokok ilegal di daeranya.

PAMEKASAN, MADURA HARI INI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan tengah gencar mengampanyekan pemberantasan rokok ilegal melalui flayer resmi yang beredar di masyarakat.

Dalam kampanye tersebut, Pemkab mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut membudayakan konsumsi rokok legal dan melaporkan keberadaan rokok ilegal ke Kantor Bea Cukai Madura.

Dalam flayer tersebut, dijelaskan empat kategori rokok yang tergolong ilegal, yaitu:

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rokok tanpa pita cukai (rokok polos), Rokok dengan pita cukai palsu, Rokok dengan pita cukai bekas dan Rokok dengan pita cukai yang tidak sesuai peruntukan.

BACA JUGA :  2 Pelapor Korwil BGN Pamekasan Diperiksa Polisi, Penyidik Tanyakan 4 Poin Krusial

Langkah ini merupakan bentuk dukungan Pemkab terhadap penegakan hukum di bidang cukai serta upaya menjaga pendapatan negara.

Namun, di sisi lain, kebijakan tersebut menimbulkan reaksi beragam dari kalangan masyarakat, terutama para pekerja yang selama ini bergantung pada industri rumahan rokok tanpa cukai.

Di wilayah Pamekasan sendiri, sejumlah merek rokok yang disebut-sebut beroperasi secara ilegal namun menyerap banyak tenaga kerja di antaranya Tali Jaya, MK, RJ99, Hummer, Masterclass, PCX, Geboy, dan Nice.

BACA JUGA :  Pelaku Gendam Tipu Lansia Modus Jual Sapi dan Kambing Diringkus Polres Pamekasan

Sementara rokok yang diduga menggunakan pita cukai salah peruntukan di antaranya HJS, Cahaya Pro, dan Turbo.

Sejumlah warga berharap Pemkab tidak hanya mengeluarkan imbauan semata, tetapi juga hadir langsung ke lapangan untuk mendengar aspirasi dan memberikan solusi alternatif.

“Seharusnya pemerintah turun ke bawah dan mendengar keluh kesah masyarakat. Selama ini banyak warga mulai sejahtera karena adanya industri rokok rumahan. Pemerintah jangan hanya sebatas membuat flayer stop rokok ilegal tanpa memberi jalan keluar,” ujar salah satu warga di Pamekasan, Rabu (22/10/2025).

Mereka menilai, jika pemberantasan rokok ilegal dilakukan tanpa perencanaan matang, maka ribuan pekerja bisa kehilangan mata pencaharian.

“Ribuan pengangguran di Pamekasan terselamatkan berkat industri rokok rumahan. Kalau rokok ilegal benar-benar disetop tanpa solusi, apa jaminan pemerintah terhadap mereka?” lanjutnya.

Masyarakat berharap agar program pembinaan dan alih usaha bisa menjadi solusi konkret jika pemerintah serius ingin menertibkan rokok ilegal. Dengan begitu, pemberantasan rokok ilegal tidak hanya menekan ekonomi rakyat, tetapi juga membuka peluang baru bagi kesejahteraan masyarakat Pamekasan.

BACA JUGA :  TMI Pamekasan Minta Aparat Selidiki Penjualan Pupuk Subsidi di Atas HET di Desa Ambat

Penulis : Al

Berita Terkait

Waketum PP GP Ansor Soroti Maraknya Demo di Pamekasan: Dinilai Hambat Investor dan Peluang Kerja
Dugaan Pemalsuan Tanah Kas Desa Majungan, Notaris, Perantara dan Pegawai Kejaksaan Jadi Tersangka
Harta Kekayaan Bupati Pamekasan Kholilurrahman Naik Turun, Pernah Rp785 Juta hingga Tembus Rp3,89 Miliar
Terima Aduan Ulama dan Tokoh Masyarakat, Hotel Putri dan 5 Tempat Karaoke di Pamekasan Disegel Paksa
Pemilik Warung Seblak Kembali Dilaporkan, Kini Istri TNI di Pamekasan Ditipu Ratusan Juta
DPRD Pamekasan Gelar Paripurna Pandangan Umum Fraksi atas Raperda APBD 2027
Djavaloka Bistro Padukan Daging Asap, Minuman Khas, dan Pengalaman Meracik Tembakau
Dilaporkan atas Dugaan Tuduhan LGBT dan Pemalsuan, Kuasa Hukum 3 Purna Paskibraka Pamekasan Buka Suara

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Waketum PP GP Ansor Soroti Maraknya Demo di Pamekasan: Dinilai Hambat Investor dan Peluang Kerja

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Dugaan Pemalsuan Tanah Kas Desa Majungan, Notaris, Perantara dan Pegawai Kejaksaan Jadi Tersangka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Harta Kekayaan Bupati Pamekasan Kholilurrahman Naik Turun, Pernah Rp785 Juta hingga Tembus Rp3,89 Miliar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 01:07 WIB

Terima Aduan Ulama dan Tokoh Masyarakat, Hotel Putri dan 5 Tempat Karaoke di Pamekasan Disegel Paksa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemilik Warung Seblak Kembali Dilaporkan, Kini Istri TNI di Pamekasan Ditipu Ratusan Juta

Berita Terbaru