Polres Pamekasan Jemput Paksa Direktur CV Dzarrin hingga ke Gresik, Status Sebagai Saksi

- Wartawan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur CV Dzarrin Putra Utama (kiri).

Direktur CV Dzarrin Putra Utama (kiri).

MADURA HARI INI | PAMEKASAN – Penyidik Polres Pamekasan melakukan jemput paksa terhadap seorang direktur perusahaan berinisial M dari sebuah perumahan di Kabupaten Gresik, Selasa (11/8/2026) pagi.

Jemput paksa dilakukan setelah M dua kali mangkir dari pemanggilan penyidik untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam perkara dugaan perusakan lahan di Pamekasan.

M dijemput sekitar pukul 05.30 WIB. Setelah diamankan, perempuan tersebut langsung dibawa ke Pamekasan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi memastikan tidak terjadi perlawanan saat proses penjemputan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang bersangkutan kami bawa dari Gresik karena dua kali mangkir pemanggilan sebagai saksi tanpa alasan yang jelas,” kata pihak kepolisian.

BACA JUGA :  Waduh! Nama Baik Pesantren di Sampang Diduga Dicemari, Mahasiswa Ini Lapor Polisi

Meski dijemput paksa, polisi menegaskan M masih berstatus sebagai saksi dan belum ditetapkan sebagai tersangka. Pemeriksaan dilakukan karena penyidik membutuhkan keterangan M selaku direktur perusahaan yang menjalankan pekerjaan kontrak dari Dinas PUPR.

“Status dari yang bersangkutan direktur ini adalah sebagai saksi, sekali lagi bukan sebagai tersangka,” tegas polisi.

Penyidik selanjutnya akan mendalami keterangan M untuk mengungkap rangkaian peristiwa dugaan perusakan lahan tersebut. Setelah pemeriksaan, polisi akan melakukan gelar perkara untuk menentukan perkembangan penanganan kasus.

BACA JUGA :  Pengusaha Rokok di Pamekasan Merasa Difitnah Nikahi Mantan Menantu Sendiri

Selain M, polisi memastikan akan memeriksa pihak-pihak lain yang berkaitan dengan proyek tersebut. Termasuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), pihak Dinas PUPR, sekretaris perusahaan, serta pihak lain yang dinilai mengetahui pelaksanaan proyek.

“Kami akan periksa secara menyeluruh. Kita akan faktakan terhadap perkara yang kita tangani yaitu pengrusakan,” ujarnya.

Polisi juga telah berkoordinasi dengan pihak kejaksaan. Sebab, selain perkara dugaan perusakan yang ditangani polisi, terdapat perkara lain yang berkaitan dengan proyek tersebut, yakni dugaan tindak pidana korupsi.

BACA JUGA :  Konslet! Pria Asal Pamekasan Madura Ditangkap Gegara Kasus LGBT

Pihak kejaksaan bahkan disebut berpotensi datang untuk melakukan pemeriksaan terhadap M terkait perkara lainnya.

Sementara terkait kemungkinan adanya tersangka dalam kasus dugaan perusakan lahan tersebut, polisi belum memberikan kepastian. Penyidik masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman terhadap keterangan para pihak serta fakta yang ditemukan.

“Nantinya kami akan lakukan gelar perkara terhadap perkara ini,” kata polisi.

Polisi menegaskan seluruh pihak yang berkaitan dengan proyek akan dipanggil untuk dimintai keterangan. Penetapan tersangka nantinya akan dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan kecukupan alat bukti.(*)

Berita Terkait

Dilaporkan atas Dugaan Tuduhan LGBT dan Pemalsuan, Kuasa Hukum 3 Purna Paskibraka Pamekasan Buka Suara
Koordinator Aksi Penolakan Indomaret di Pamekasan Justru Salahkan Pihak Indomaret atas Perusakan
GEGER YOGYAKARTA! KMY Gelar Istighasah, 1.000 Warga Madura Kawal Pemeriksaan Pengurus
Pelarian Terduga Pelaku Investasi Seblak Moms Iphiie Berakhir, Polres Pamekasan Berhasil Meringkus
Kades di Sampang Ikut Demo Penolakan Indomaret Berujung Perusakan di Pamekasan
Polres Pamekasan Akan Panggil Pelaku Perusakan Indomaret di Desa Panaan
Ibu di Pamekasan Dapat Pengancaman dan Perusakan Tempat Usaha, Polisi Tahap Penyelidikan
Polres Pamekasan Atensi Kasus Kekerasan Terhadap Santri di Batumarmar

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Dilaporkan atas Dugaan Tuduhan LGBT dan Pemalsuan, Kuasa Hukum 3 Purna Paskibraka Pamekasan Buka Suara

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Koordinator Aksi Penolakan Indomaret di Pamekasan Justru Salahkan Pihak Indomaret atas Perusakan

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:08 WIB

GEGER YOGYAKARTA! KMY Gelar Istighasah, 1.000 Warga Madura Kawal Pemeriksaan Pengurus

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Pelarian Terduga Pelaku Investasi Seblak Moms Iphiie Berakhir, Polres Pamekasan Berhasil Meringkus

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Kades di Sampang Ikut Demo Penolakan Indomaret Berujung Perusakan di Pamekasan

Berita Terbaru