11 Fatwa MUI Penyambutan Valen di Pamekasan, Direktur Ide@ Minta Tak Ada Kecurigaan Berlebihan Terhadap Seni

- Wartawan

Selasa, 30 Desember 2025 - 15:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Valen Pamekasan dan Direktur IDEA Samhari.

Valen Pamekasan dan Direktur IDEA Samhari.

PAMEKASAN, Madura Hari Ini – Sikap Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pamekasan yang menetapkan 11 poin fatwa sebagai acuan penyambutan kepulangan Valen, runner-up Dangdut Academy 7 (DA7), mendapat respons berbeda dari Direktur Indonesia Analysis Politic and Policy Consulting (ide@), Samhari.

Menurut Samhari, polemik yang muncul saat ini justru terjadi karena penyambutan Valen sejak awal diposisikan sebagai agenda resmi pemerintah dan diikat dengan aturan keagamaan yang ketat. Padahal, kata dia, hal itu bisa dihindari jika penyambutan diserahkan kepada keluarga dan masyarakat.

“Kalau sejak awal tidak diurus negara dan tidak diikat fatwa, pro-kontra seperti ini tidak akan muncul. Ini kan prestasi anak muda, bukan agenda pemerintah,” ujar Samhari, Selasa (30/12/2025).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, keberhasilan Valen di dunia tarik suara adalah prestasi pribadi, sehingga tidak perlu diatur layaknya kebijakan publik. Negara, menurutnya, cukup memberi dukungan moral tanpa masuk terlalu jauh ke urusan teknis.

“Tidak perlu sampai mengatur lagu apa yang dinyanyikan atau bagaimana konsep panggungnya. Itu bukan tugas negara,” tegasnya.

Berbeda dengan MUI yang menekankan kepatuhan terhadap 11 poin fatwa tata cara hiburan, Samhari menilai nilai moral seharusnya tumbuh dari kesadaran masyarakat, bukan lewat pembatasan formal di ruang seni.

BACA JUGA :  Waduh! Camat ini Diminta Mundur Gegara Dinilai tak Mampu Akomodir Kebutuhan Warga

Ia juga mengingatkan, jika seni terus diperlakukan dengan kecurigaan dan banyak larangan, justru akan memperkuat citra negatif dunia hiburan di Pamekasan.

“Kalau seni selalu dibatasi, yang muncul bukan pendidikan moral, tapi kreativitas yang mati,” ujarnya.

Sebagai jalan tengah, Samhari mengusulkan agar penyambutan Valen dikemas dalam bentuk konser amal yang digagas secara mandiri oleh keluarga dan masyarakat. Menurutnya, konsep tersebut lebih positif dan bermanfaat.

“Konser amal untuk bencana misalnya. Ada nilai kemanusiaan, solidaritas, dan manfaat nyata. Itu jauh lebih bermakna daripada seremoni yang penuh aturan,” katanya.

Samhari juga mengingatkan agar pemerintah daerah tidak terjebak dalam tarik-menarik kepentingan kelompok. Ia menegaskan, kebijakan publik seharusnya tidak lahir dari tekanan, termasuk tekanan opini di media sosial.

“Pemimpin harus berdiri di tengah. Jangan sampai prestasi anak muda dikorbankan hanya demi meredam polemik,” pungkasnya.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Waketum PP GP Ansor Soroti Maraknya Demo di Pamekasan: Dinilai Hambat Investor dan Peluang Kerja
Dugaan Pemalsuan Tanah Kas Desa Majungan, Notaris, Perantara dan Pegawai Kejaksaan Jadi Tersangka
Harta Kekayaan Bupati Pamekasan Kholilurrahman Naik Turun, Pernah Rp785 Juta hingga Tembus Rp3,89 Miliar
Terima Aduan Ulama dan Tokoh Masyarakat, Hotel Putri dan 5 Tempat Karaoke di Pamekasan Disegel Paksa
Pemilik Warung Seblak Kembali Dilaporkan, Kini Istri TNI di Pamekasan Ditipu Ratusan Juta
DPRD Pamekasan Gelar Paripurna Pandangan Umum Fraksi atas Raperda APBD 2027
Djavaloka Bistro Padukan Daging Asap, Minuman Khas, dan Pengalaman Meracik Tembakau
Dilaporkan atas Dugaan Tuduhan LGBT dan Pemalsuan, Kuasa Hukum 3 Purna Paskibraka Pamekasan Buka Suara

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Waketum PP GP Ansor Soroti Maraknya Demo di Pamekasan: Dinilai Hambat Investor dan Peluang Kerja

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Dugaan Pemalsuan Tanah Kas Desa Majungan, Notaris, Perantara dan Pegawai Kejaksaan Jadi Tersangka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Harta Kekayaan Bupati Pamekasan Kholilurrahman Naik Turun, Pernah Rp785 Juta hingga Tembus Rp3,89 Miliar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 01:07 WIB

Terima Aduan Ulama dan Tokoh Masyarakat, Hotel Putri dan 5 Tempat Karaoke di Pamekasan Disegel Paksa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemilik Warung Seblak Kembali Dilaporkan, Kini Istri TNI di Pamekasan Ditipu Ratusan Juta

Berita Terbaru