MADURA HARI INI | SAMPANG – Persatuan Antar Alumni Pondok Pesantren dan Simpatisan (PESAN) secara resmi mengesahkan dan mengukuhkan susunan personalia Dewan Pengurus Pusat (DPP) PESAN dalam acara yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Attaroqi Karongan, Kabupaten Sampang, pada 19 Juli 2026 M, bertepatan dengan 4 Shafar 1448 H.
Pengukuhan ini menjadi tonggak awal dalam memperkuat sinergi antaralumni pondok pesantren dan para simpatisan sebagai wadah untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, menjaga nilai-nilai kepesantrenan, serta meningkatkan kontribusi nyata bagi agama, masyarakat, bangsa, dan negara.
Susunan Dewan Kehormatan DPP PESAN terdiri dari:KH. Fauroq Alawy, Lc., M.A. (PP. Attaroqi Karongan, Sampang) KH. Ali Karror Shinhaji, Lc. (Lenteng)
KH. Izzad Makki (PP. Al Haromain 1)
KH. Midhad Madani (PP. Al Haromain 2)
KH. Abdul Malik (Sumber Telor)
KH. Mahrus (Jarangoan)
KH. Muhammad (Enjelan)
KH. Ali Salim (PP. Al-Ishlah Bringin)
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
Adapun Pembina dijabat oleh KH. Izzuddin Fauroq, Lc.
Sementara Dewan Penasehat terdiri dari:
KH. Noval Maram
KH. Wahyu Bilal
KH. Badruddin
KH. Sholeh Hamidin, S.Pd.
KH. Mobarok
Susunan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PESAN adalah sebagai berikut:
Ketua Umum: H. Sabra’e, S.H.
Wakil Ketua I: KH. Soleh Udin
Wakil Ketua II: RA. Hasan Basri
Sekretaris Jenderal: Abd. Rohman, S.Psi.
Wakil Sekretaris: RA. Mohammad Syafi’udin
Bendahara: Ust. Hafid, S.H., M.H.
Wakil Bendahara: Ust. Hamsah
Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP PESAN, H. Sabra’e, S.H., menyampaikan bahwa setelah pengukuhan pengurus pusat, organisasi akan segera menyempurnakan pembentukan departemen-departemen sebagai pelaksana program kerja.
“Kita akan menuntaskan terlebih dahulu penyusunan seluruh departemen di tingkat pusat. Setelah semuanya rampung, DPP PESAN akan membentuk Dewan Pengurus Cabang (DPC) di empat kabupaten di Madura. Selanjutnya, kepengurusan akan diperluas ke Surabaya, Gresik, Sidoarjo, serta kabupaten dan kota lainnya di Jawa Timur. Kami berharap PESAN dapat menjadi organisasi yang membawa manfaat bagi umat serta mampu bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat,” ujar H. Sabra’e.
Sementara itu, Pembina DPP PESAN, KH. Izzuddin Fauroq, Lc., menjelaskan bahwa terbentuknya Persatuan Antar Alumni Pondok Pesantren dan Simpatisan (PESAN) bertujuan untuk mempererat silaturahmi antaralumni pondok pesantren di seluruh Indonesia, memperkuat persatuan dan ukhuwah Islamiyah, serta menghimpun potensi para alumni dan simpatisan agar mampu memberikan kontribusi nyata dalam bidang keagamaan, pendidikan, sosial, dan kemasyarakatan.
Menurutnya, pondok pesantren memiliki peran strategis sebagai pusat pendidikan Islam yang melahirkan generasi berakhlakul karimah, berilmu, serta mampu memberikan solusi terhadap berbagai tantangan kehidupan di era modern dan global.
Di kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal DPP PESAN, Abd. Rohman, S.Psi., mengajak seluruh jajaran pengurus untuk menjaga kekompakan serta menjalankan amanah organisasi dengan penuh keikhlasan.
“Dengan telah dikukuhkannya Dewan Pengurus Pusat Persatuan Antar Alumni Pondok Pesantren dan Simpatisan (PESAN), saya berharap seluruh pengurus senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan keistiqamahan dalam memperjuangkan kebaikan di jalan Allah SWT. Semoga organisasi ini menjadi wadah pengabdian bagi kemajuan pondok pesantren, kemaslahatan umat, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas. Kami juga berharap kehadiran PESAN dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya peran pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam yang mampu menjawab tantangan dunia global, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan akhlakul karimah,” ungkapnya.
Dengan dikukuhkannya Dewan Pengurus Pusat ini, PESAN diharapkan menjadi organisasi yang mampu menghimpun kekuatan para alumni pondok pesantren dan simpatisan dalam membangun persatuan, memperkuat dakwah Islam, mengembangkan pendidikan pesantren, serta berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat demi terwujudnya kemajuan umat dan bangsa Indonesia.











