Rencana Menkeu Sikat Habis Rokok Ilegal di Madura, Warganet: Ayo Buktikan Kalau Berani!

- Wartawan

Senin, 29 September 2025 - 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menkeu Purbaya.

Menkeu Purbaya.

PAMEKASAN, MADURA HARI INI – Rencana Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya untuk melakukan langkah tegas memberantas rokok ilegal kembali mencuri perhatian publik.

Dalam beberapa kesempatan, pemerintah pusat menegaskan komitmennya menyikat habis peredaran rokok tanpa pita cukai yang selama ini merugikan negara hingga triliunan rupiah setiap tahunnya.

Namun, wacana tersebut justru memicu ragam komentar di media sosial. Banyak warganet yang menilai langkah itu tidak akan mudah diwujudkan, apalagi di daerah dengan peredaran rokok ilegal yang sudah mengakar kuat.

“Mana berani, coba buktikan kalau berani ke Madura. Mungkin nanti balik nyampek Suramadu karena ditutup uang,” tulis warganet di akun tiktok Madura Hari ini, Senin (29/9/2025).

Komentar senada juga bermunculan di kolom-kolom komentar. “Janji tinggal janji, setiap tahun selalu ada wacana sikat rokok ilegal, tapi di lapangan justru makin marak,” tulis pengguna lainnya.

BACA JUGA :  Bersama Ribuan Jamaah Majelis Sabilu Taubah, Gus Iqdam Doakan Khofifah Jadi Gubernur Lagi

Madura selama ini memang dikenal sebagai salah satu wilayah dengan produksi rokok skala rumahan yang cukup besar. Sebagian di antaranya masih memproduksi tanpa izin resmi maupun pita cukai.

Hal ini membuat pemerintah daerah dan aparat kerap menjadi sorotan, karena dinilai belum mampu mengendalikan peredaran rokok ilegal secara tuntas.

BACA JUGA :  Waduh! Puskesmas Panaguan Pamekasan Kecolongan, Motor Keluarga Pasien Raib Digondol Maling

Meski begitu, sejumlah pihak berharap Menkeu tidak hanya berhenti pada wacana, melainkan benar-benar membuktikan komitmennya.

“Kalau pemerintah pusat serius, harus turun langsung, jangan hanya tegas di media tapi lemah di lapangan,” ungkap seorang aktivis pengamat industri tembakau di Pamekasan.

Penulis : Al

Berita Terkait

Hendak Grebek Maling Motor di Bulangan Timur, Warga Temukan 4 Orang Diduga Sedang Pesta Sabu, 1 Kabur
Winda KDI Kini Jadi Advokat, Penyanyi Asal Pamekasan Wujudkan Cita-Cita di Dunia Hukum
Kantor Kejari Pamekasan Bau Kotoran Sapi, Aktivis Geram Penggeledahan Tak Kunjung Ada Tersangka
Video Viral! Diduga Gegara Perselingkuhan, Wanita di Sampang Ditelanjangi dan Diolesi Cabai
Polres Pamekasan Jemput Paksa Direktur CV Dzarrin hingga ke Gresik, Status Sebagai Saksi
Indonesia Teken MoU, China Bangun Kawasan Industri di Madura
7 Hari Usai Penggeledahan Tak Muncul Tersangka, Masyarakat Akan Bawa Kotoran Sapi ke Kantor Kejari Pamekasan
Geledah Lagi Geledah Lagi, Kasi Pidsus Kejari Pamekasan Belum Pastikan Adanya Tersangka

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:52 WIB

Hendak Grebek Maling Motor di Bulangan Timur, Warga Temukan 4 Orang Diduga Sedang Pesta Sabu, 1 Kabur

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:39 WIB

Winda KDI Kini Jadi Advokat, Penyanyi Asal Pamekasan Wujudkan Cita-Cita di Dunia Hukum

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Kantor Kejari Pamekasan Bau Kotoran Sapi, Aktivis Geram Penggeledahan Tak Kunjung Ada Tersangka

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Polres Pamekasan Jemput Paksa Direktur CV Dzarrin hingga ke Gresik, Status Sebagai Saksi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 03:06 WIB

Indonesia Teken MoU, China Bangun Kawasan Industri di Madura

Berita Terbaru