UNIRA Edukasi Warga Guluk-Guluk Soal Biopori, Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

- Wartawan

Minggu, 7 Desember 2025 - 03:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UNIRA Edukasi Warga Guluk-Guluk Soal Biopori, Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan.

UNIRA Edukasi Warga Guluk-Guluk Soal Biopori, Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan.

SUMENEP, Madura Hari Ini | Kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan kembali diperkuat melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh Universitas Madura bertema “Peningkatan Kapasitas Lingkungan Berkelanjutan di Komunitas PSG Guluk-Guluk Sumenep melalui Sosialisasi dan Praktek Pembuatan Pupuk Organik Berbasis Biopori.”

Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 6 Desember 2025 di Balai Komunitas PSG, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, dan diikuti oleh 25 anggota komunitas PSG.

Ketua pelaksana pengabdian, Anisah, menyampaikan bahwa penerapan teknologi biopori merupakan solusi sederhana, murah, dan berkelanjutan dalam mengelola limbah organik rumah tangga.

“Sampah organik yang biasanya dibuang begitu saja sebenarnya memiliki nilai manfaat besar bila diolah melalui teknologi biopori. Selain mengurangi volume sampah, biopori menghasilkan pupuk organik yang bermanfaat bagi pertanian masyarakat,” tegasnya.

Pelatihan ini mencakup pemaparan materi yang disampaikan oleh Nurul Hidayati mengenai konsep biopori, manfaat ekologis dan ekonominya, serta praktik langsung pembuatan lubang resapan biopori (LRB) di area sekitar balai komunitas.

BACA JUGA :  Waduh! Warga Temukan Pertamax Diduga Bercampur Air di SPBU Buddagan Pamekasan

Peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pengenalan alat dan bahan, proses pengisian sampah organik, hingga teknik perawatan biopori agar dapat menghasilkan pupuk organik secara optimal.

Salah satu peserta, Putri, mengungkapkan bahwa pelatihan ini membuka wawasan baru tentang pentingnya pengelolaan sampah ramah lingkungan.

“Biasanya sampah dapur hanya dibuang. Setelah pelatihan ini, kami jadi paham bahwa sampah organik bisa diolah menjadi pupuk gratis yang sangat bermanfaat untuk tanaman,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Universitas Madura dalam mendukung gerakan pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat berbasis pengetahuan.

BACA JUGA :  Viral Video Diduga Aksi Premanisme di Toko Madura Santoso Yogyakarta

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk memanfaatkan teknologi biopori sebagai bagian dari gaya hidup ramah lingkungan, sekaligus meningkatkan kualitas ekosistem dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Pengurus Jurnalis Independen Pamekasan Tunjuk Akhmad Syafi’i Sebagai Ketua 
Waduh! Website PPID Pemkab Pamekasan Jadi Portal Judi Online
Waduh! DPO Oknum Pengacara Dilaporkan Maybank Kasus Pemalsuan Logo Perusahaan ke Polres Pamekasan
Rokok Kopi Mas Sejati, Pilihan Masyarakat Madura
Sudah Hampir 2 Bulan Lamanya, Polres Pamekasan Belum Berhasil Tangkap Oknum Pengacara
BAPER Batal Demo Kapolres Pamekasan Kasus Narkoba, Ada Apa?
Direktur Utama Central 88 Gold and Jewellery Sediakan 3 Paket Umroh Buat Masyarakat
Viral Video Mobil Kopdes Digunakan Angkut Tembakau di Madura

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 20:51 WIB

Pengurus Jurnalis Independen Pamekasan Tunjuk Akhmad Syafi’i Sebagai Ketua 

Kamis, 3 September 2026 - 21:05 WIB

Waduh! Website PPID Pemkab Pamekasan Jadi Portal Judi Online

Kamis, 3 September 2026 - 13:03 WIB

Waduh! DPO Oknum Pengacara Dilaporkan Maybank Kasus Pemalsuan Logo Perusahaan ke Polres Pamekasan

Selasa, 1 September 2026 - 20:48 WIB

Rokok Kopi Mas Sejati, Pilihan Masyarakat Madura

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:55 WIB

Sudah Hampir 2 Bulan Lamanya, Polres Pamekasan Belum Berhasil Tangkap Oknum Pengacara

Berita Terbaru

Kopi Mas Sejati

Berita

Rokok Kopi Mas Sejati, Pilihan Masyarakat Madura

Selasa, 1 Sep 2026 - 20:48 WIB