Sumber Bungur Raih Prestasi Eco Pesantren Kategori Pratama Jatim Environment Community Award 2025

- Wartawan

Kamis, 25 Desember 2025 - 18:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pondok Pesantren (Ponpes) Sumber Bungur, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan, kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Jawa Timur dalam kegiatan “Jatim Environment Community Award 2025”.

Pondok Pesantren (Ponpes) Sumber Bungur, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan, kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Jawa Timur dalam kegiatan “Jatim Environment Community Award 2025”.

PAMEKASAN, Madura Hari Ini – Pondok Pesantren (Ponpes) Sumber Bungur, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan, kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Jawa Timur dalam kegiatan “Jatim Environment Community Award 2025”.

Pondok Pesantren Sumber Bungur resmi menerima Penghargaan Eco Pesantren Tahun 2024 Kategori Pratama (10 besar  terbaik) sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kontribusinya dalam pengelolaan lingkungan hidup berbasis pesantren.

Penghargaan tersebut diterima secara langsung oleh Ir. Abd. Majid Ahmad Madani, S.Pt., M.Sc., IPP. pada Rabu, 24 Desember 2025, bertempat di Gedung Graha Wisata Surabaya, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anugerah ini menjadi pengakuan atas upaya masif berkelanjutan Pondok Pesantren Sumber Bungur dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan kepada santri, pengelola, dan masyarakat sekitar melalui berbagai program Eco Pesantren.

BACA JUGA :  Bupati Sumenep Ogah Toleransi Perusahaan Rokok Nakal, Siap Cabut Izin

Pengasuh Pondok Pesantren Sumber Bungur, K. Abdullah Ahmad Madani, S.IP., M.A. menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas diterimanya penghargaan tersebut.

“Alhamdulillah terimakasih kepada semua pihak keluarga besar Pondok Pesantren Sumber Bungur, pengurus Pondok Pesantren, para guru dan tenaga pendidik di lingkungan Pondok Pesantren Sumber Bungur, atas dukungan tenaga dan pemikirannya agar supaya Pondok Pesantren Sumber Bungur terus peduli terhadap lingkungan,” tuturnya, Kamis (25/12/2025).

Tidak lupa terimakasih ia sampaikan kepada para santri atas semangat dan partisipasinya untuk terus menjaga dan merawat alam dan lingkungan sekitar.

“Merawat dan menjaga alam dan lingkungan sejalan dengan semangat dan kebiasaan beliau, Alm. K. H. Ahmad Madani. Semoga kami bisa terus istiqomah meneruskan dan manjalankan semangat dan kebiasaan-kebiasaan beliau,” tambahnya.

Sementara itu, Penyuluh Lingkungan Hidup Ahli Muda Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kab. Pamekasan, M. Selamet Djauhari, S.Sos, menyampaikan apresiasi atas capaian Pondok Pesantren Sumber Bungur yang dinilai mampu menjadi contoh pesantren ramah lingkungan di Kabupaten Pamekasan.

“Alhamdulillah, apresiasi Eco Pesantren yang diraih oleh Pondok Pesantren Sumber Bungur bukanlah sekadar penghargaan di atas kertas. Apresiasi penghargaan bukti nyata bahwa santri bukan hanya ahli dalam kitab, tetapi juga teladan dalam menjaga semesta,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, Label Eco Pesantren adalah amanah besar. Dinas Lingkungan Hidup Kab. Pamekasan bangga, namun tidak ingin berhenti di sini. Sumber Bungur tetap berkomitmen untuk terus berinovasi dalam pengelolaan lingkungan, menjadikannya nafas dalam setiap kegiatan harian santri.

“Jika seluruh pondok pesantren di Kabupaten Pamekasan berpacu dalam kebaikan menjaga lingkungan. Kita akan melihat Pamekasan yang lebih sejuk, sehat, dan berkah,” terangnya.

Dengan diraihnya penghargaan Eco Pesantren Kategori Pratama, Pondok Pesantren Sumber Bungur diharapkan terus meningkatkan inovasi dan peran aktif dalam pelestarian lingkungan, sekaligus memperkuat pesantren sebagai pusat pendidikan karakter yang peduli terhadap alam dan kehidupan.

BACA JUGA :  Tim Al Banjari Polres Pamekasan Kembali Raih Juara I Festival Sholawat TNI-Polri Se-Jawa Timur

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Bandel Tak Mau Urus IPAL, 27 Dapur MBG di Sampang Resmi Ditutup
Usulan SKM Kelas 3 Khusus Madura dari Pengusaha Rokok Tuai Polemik, Dinilai Labrak Prinsip Keadilan
Dua Hari Menuju Pemeriksaan, Korwil BGN Pamekasan Siap Beri Keterangan ke Polisi
Ragukan Status Operator, Polres Pamekasan Didesak Naikkan Perkara Kasus PAW Kades Gugul
CV Kopi Mas Sejati Serap Pekerja Lokal, Terus Komitmen Majukan Madura
Sepelekan IPAL, Puluhan Dapur MBG di Sumenep Resmi Ditutup, Ini Daftarnya!
Puncak Dies Natalis UNIRA ke-48, Ribuan Peserta Serbu Fun Bike dan Berburu Hadiah Spektakuler
Bersama Penyidik PNS, Satreskrim Polres Pamekasan Diskusi dan Sosialisasi KUHP dan KUHAP Baru

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:30 WIB

Bandel Tak Mau Urus IPAL, 27 Dapur MBG di Sampang Resmi Ditutup

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:19 WIB

Usulan SKM Kelas 3 Khusus Madura dari Pengusaha Rokok Tuai Polemik, Dinilai Labrak Prinsip Keadilan

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:11 WIB

Dua Hari Menuju Pemeriksaan, Korwil BGN Pamekasan Siap Beri Keterangan ke Polisi

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:19 WIB

Ragukan Status Operator, Polres Pamekasan Didesak Naikkan Perkara Kasus PAW Kades Gugul

Senin, 1 Juni 2026 - 11:38 WIB

Sepelekan IPAL, Puluhan Dapur MBG di Sumenep Resmi Ditutup, Ini Daftarnya!

Berita Terbaru