Waduh! Tes Penentuan Pendamping Haji di Pamekasan Mencuat, Nilai Rendah Tapi Diloloskan

- Wartawan

Sabtu, 20 Desember 2025 - 07:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Layanan Haji di Pamekasan.

Layanan Haji di Pamekasan.

Pamekasan, Madura Hari Ini – Proses penentuan Pendamping Haji di Kabupaten Pamekasan menuai sorotan tajam dari para peserta seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1447 H/2026 M.

Sejumlah peserta menyatakan ketidakpuasan terhadap hasil seleksi tahap pertama yang dinilai tidak transparan.

Para peserta mengaku heran dengan munculnya angka penilaian yang dianggap subjektif, terutama dalam penggabungan nilai administrasi dan Computer Assisted Test (CAT).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Parameter dalam menentukan hasil akhir penilaian mulai dari nilai admnistratif dan CAT kemudian muncul angka yang menurut kami subjektif,” ujar salah satu peserta yang tidak lolos dengan nilai CAT tinggi, yang minta namanya tidak disebutkan, Jumat (19/12/2025).

BACA JUGA :  Langgar Asas Pemerataan MBG, SPPG Ibnu Bachir Proppo Pamekasan Terancam Ditutup

Menurutnya, panitia dinilai tidak pernah menjelaskan secara terbuka rumus maupun standar yang digunakan dalam penentuan nilai akhir.

“Ada salah satu peserta dari nilai administrasi dan CAT di urutan nomer 3 tertinggi akan tetapi beliau tidak lulus seleksi berikutnya, bahkan yang lulus pada tahap berikutnya adalah peserta yang nilai CAT nya rendah (dibawah standart), pertanyaanya standart apa yang dipakai oleh panitia?,” ucapnya.

BACA JUGA :  Nur Faizin, Juru Bicara Komisi C DPRD Jawa Timur Dorong Penguatan Modal PT BPR Jatim Melalui Raperda Baru

Selain itu, peserta menilai tidak ada keterbukaan mengenai jumlah dan formasi kebutuhan pendamping haji di Pamekasan. Kondisi ini membuat peserta mengikuti seleksi tanpa mengetahui secara jelas kuota maupun kebutuhan formasi yang tersedia.

Dugaan praktik orang dalam (ordal) pun mencuat, lantaran nama-nama yang dinyatakan lulus seleksi mayoritas berasal dari internal Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pamekasan, salah satunya yakni BS (inisial).

BACA JUGA :  Tak Layak, Bantuan MBG Merek Sari Roti di Parteker Pamekasan Ancam Kesehatan Balita dan Bumil

“Atas dasar sejumlah kejanggalan tersebut, para peserta menyatakan telah melayangkan somasi kepada panitia seleksi dan Kemenag Pamekasan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Pamekasan, Abdul Halim belum memberikan respon apapun.

Halim terkesan menghindar dari konfirmasi, namun media ini tetap membuka hak jawab atas polemik tersebut.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Ngaku Habis Rp38 Miliar Dukung Khofifah di Pilgub Jatim, H Her : Tak Usah Ganti Uang Saya Itu
DPP PESAN Resmi Dikukuhkan di Sampang, Siap Perluas Kepengurusan di Jawa Timur
Polemik Bantuan Rp2 Miliar, Founder BIP Buka Suara
Punya Suara Emas, Ini Profil Ari Sampang DA8
Kasus Mobil Dinas Bapperida Pamekasan, Polres Segera Limpahkan ke Inspektorat Daerah
Ini Alasan Mendasar Ribuan Relawan SPPG di Pamekasan Minta Program MBG Tak Disetop
Pendemo Minta Bupati Pamekasan Perhatikan Janda Pengangguran, Relawan : MBG Harus Tetap Lanjut
Demo Panas! Massa Terobos Ruang Sekda, Kasubag Umum Bantah Pernah Buat Surat Tugas Bupati Pamekasan

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:25 WIB

Ngaku Habis Rp38 Miliar Dukung Khofifah di Pilgub Jatim, H Her : Tak Usah Ganti Uang Saya Itu

Senin, 20 Juli 2026 - 22:03 WIB

DPP PESAN Resmi Dikukuhkan di Sampang, Siap Perluas Kepengurusan di Jawa Timur

Minggu, 12 Juli 2026 - 22:25 WIB

Polemik Bantuan Rp2 Miliar, Founder BIP Buka Suara

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:24 WIB

Punya Suara Emas, Ini Profil Ari Sampang DA8

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:50 WIB

Kasus Mobil Dinas Bapperida Pamekasan, Polres Segera Limpahkan ke Inspektorat Daerah

Berita Terbaru

Fahrur Rozi - CO Div. Litbang Dewan Pengurus Pusat FKMSB Nasional.

Karya

Harga Sebuah Persatuan

Rabu, 15 Jul 2026 - 20:18 WIB