Tipidkor Polres Pamekasan Disorot, Kasus Perusakan Lahan Tak Kunjung Naik Tahap Penyidikan

- Wartawan

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivitas alat berat saat sabotase tanah warga di bulangan barat.

Aktivitas alat berat saat sabotase tanah warga di bulangan barat.

PAMEKASAN, Madura Hari Ini. Pelapor, Samsuri dan Jamaludin warga Desa Bulangan Barat Pamekasan yang tanahnya diduga dirusak proyek Dinas PUPR mendesak Polres Pamekasan untuk segera menaikkan kasus tersebut ke tahap Penyidikan, Selasa (10/2/2026).

Dua warga yang merasa rugi besar tersebut telah memprotes kasus yang ditangani Tipidkor Polres Pamekasan dibawah Kanit Rofik Haryadi. Hal itu mereka lakukan karena kasus tersebut mandek hampir setengah tahun.

Kabar terbarunya, Erfan Yulianto kuasa hukum Samsuri dan Jamaludin, telah dipanggil ke Polres Pamekasan. Pemanggilan tersebut dalam rangka tindak lanjut hasil perkembangan proses penyelidikan yang dilaporkannya pada Oktober 2025 lalu.

Erfan Yulianto mengatakan bahwa, pihaknya telah mendapatkan informasi kalau Direktur CV Dzarrin Putra Utama telah dilakukan pemanggilan terhadap yang bersangkutan, namun mangkir dari panggilan.

“Kami mendapatkan informasi kalau Direktur CV Dzarrin Putra Utama telah dipanggil penyidik tapi mangkir,” ucap Erfan Yulianto, Kamis (12/2/2026).

Ia mengaku juga mendapat surat pemberitahuan pemanggilan berikutnya terhadap CV Dzarrin Putra Utama tersebut. Ia berharap seluruh proses ditempuh dengan cepat dan sesuai aturan yang berlaku.

BACA JUGA :  Berita Ini Telah Diralat Redaksi Madurahariini.com

“Kami berharap Polisi bisa bertindak cepat dan laporan klien kami segera mendapatkan titik terang atas pengerusakan akibat proyek pemerintah tersebut,” terangnya.

Kanit Tipidkor Polres Pamekasan, Rofik Haryadi yang menangani perkara ini, membenarkan adanya pemanggilan terhadap Direktur CV Dzarrin Putra Utama. Namun dalam pemanggilan pertama tidak hadir alias mangkir dari panggilan.

“Ada beberapa kendala, salah satunya dari pihak CV sudah dua kali dilakukan pemanggilan, pemanggilan pertama tidak hadir. Kami sudah melayangkan surat pemanggilan kedua,” ucapnya.

BACA JUGA :  GPR Bersurat ke BC Madura, Soroti Kejanggalan Pita Cukai Dua Pabrik Rokok di Lenteng Sumenep

Sesuai perintah Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto, pihaknya akan memproses kasus ini secara profesional dan tegak lurus.

“Sesuai perintah Kapolres kasus ini akan kami tangani serius dan tegak lurus,” pungkasnya.

Media ini masih berupaya menempuh konfirmasi lebih lanjut ke pihak CV Dzarrin Putra Utama alasan mangkirnya dari panggilan Polres Pamekasan tersebut.

Berita Terkait

Waketum PP GP Ansor Soroti Maraknya Demo di Pamekasan: Dinilai Hambat Investor dan Peluang Kerja
Dugaan Pemalsuan Tanah Kas Desa Majungan, Notaris, Perantara dan Pegawai Kejaksaan Jadi Tersangka
Harta Kekayaan Bupati Pamekasan Kholilurrahman Naik Turun, Pernah Rp785 Juta hingga Tembus Rp3,89 Miliar
Terima Aduan Ulama dan Tokoh Masyarakat, Hotel Putri dan 5 Tempat Karaoke di Pamekasan Disegel Paksa
Pemilik Warung Seblak Kembali Dilaporkan, Kini Istri TNI di Pamekasan Ditipu Ratusan Juta
DPRD Pamekasan Gelar Paripurna Pandangan Umum Fraksi atas Raperda APBD 2027
Djavaloka Bistro Padukan Daging Asap, Minuman Khas, dan Pengalaman Meracik Tembakau
Dilaporkan atas Dugaan Tuduhan LGBT dan Pemalsuan, Kuasa Hukum 3 Purna Paskibraka Pamekasan Buka Suara

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Waketum PP GP Ansor Soroti Maraknya Demo di Pamekasan: Dinilai Hambat Investor dan Peluang Kerja

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Dugaan Pemalsuan Tanah Kas Desa Majungan, Notaris, Perantara dan Pegawai Kejaksaan Jadi Tersangka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Harta Kekayaan Bupati Pamekasan Kholilurrahman Naik Turun, Pernah Rp785 Juta hingga Tembus Rp3,89 Miliar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 01:07 WIB

Terima Aduan Ulama dan Tokoh Masyarakat, Hotel Putri dan 5 Tempat Karaoke di Pamekasan Disegel Paksa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemilik Warung Seblak Kembali Dilaporkan, Kini Istri TNI di Pamekasan Ditipu Ratusan Juta

Berita Terbaru