Protes Atas Polemik Pemecatan Sepihak Relawan SPPG Sampang Tambelangan Banjarbillah

- Wartawan

Senin, 4 Mei 2026 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Protes Atas Polemik Pemecatan Sepihak Relawan SPPG Sampang Tambelangan Banjarbillah

Protes Atas Polemik Pemecatan Sepihak Relawan SPPG Sampang Tambelangan Banjarbillah

SAMPANG, Madura Hari Ini — Aktivis asal Sampang, Rofi, melayangkan kritik terhadap operasional SPPG Sampang Tambelangan Banjarbillah yang dinilai menyimpan sejumlah persoalan, mulai dari dugaan pemecatan sepihak relawan hingga kurangnya transparansi pengelolaan.

Rofi mengungkapkan, pihaknya menerima laporan bahwa beberapa relawan diduga diberhentikan oleh mitra SPPG setelah menuntut hak gaji mereka. Menurutnya, jika benar terjadi, tindakan tersebut mencederai prinsip keadilan kerja serta menunjukkan lemahnya tata kelola internal.

BACA JUGA :  Paksa Bupati Pamekasan Duduk di Sofa Tua-Rusak, Pendemo Sebut Pemimpin Tak Layak Dipertahankan

“Jika relawan diberhentikan karena menuntut haknya, ini bukan hanya persoalan administratif, tetapi juga menyangkut etika dan perlindungan tenaga kerja,” ujarnya kepada jurnalis, Senin (4/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menyoroti mundurnya Kepala SPPG, Lailatul Fitria, yang hingga kini belum disertai penjelasan resmi. Kondisi tersebut dinilai semakin memperkuat tanda tanya publik terhadap situasi internal lembaga.

BACA JUGA :  Mantap! Andi Ali Syahbana Raih Anugerah ASN Berprestasi di Madura Award 2025

Rofi turut mempertanyakan kejelasan yayasan yang menaungi SPPG tersebut. Ia menilai minimnya informasi terkait struktur kelembagaan semakin memperkuat dugaan tidak adanya transparansi dalam pengelolaan.

“Publik berhak mengetahui lembaga ini berada di bawah yayasan apa, siapa mitranya, dan bagaimana sistem pengelolaannya,” tegasnya.

Dari sisi teknis, ia juga menerima laporan terkait penggunaan kemasan kertas untuk menu MBG kategori B3, yang dinilai tidak memenuhi standar kelayakan, khususnya dalam aspek keamanan dan higienitas.

BACA JUGA :  Pelaku pembacokan di Pamekasan Berhasil Diamankan, Ternyata ini Motifnya

Sementara itu, Satgas MBG Kabupaten Sampang turut disorot karena dinilai belum menunjukkan transparansi. Rofi menduga terdapat upaya menutup identitas mitra pengelola dari publik.

Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak SPPG, mitra terkait, maupun Satgas MBG Kabupaten Sampang, meski sudah dilakukan konfirmasi.

Berita Terkait

Di Hari Kebebasan Pers Sedunia, Karimata Media Terima Apresiasi dari PWI Pamekasan
Bertahun-tahun Dishub Tak Berhasil Tertibkan Parkir Mobil Sembarangan Depan Bea Cukai Madura dan Bank Jatim
Lagu Warung Madura Artis Aldi Taher Bikin Heboh
H. Badri Khumaini, Calon Ketua PC GP Ansor Pamekasan Bawa Visi Kemandirian
Tak Jelas, Ratusan Dapur MBG di Pamekasan Tak Ada Izin IPAL
Kejari Pamekasan Didemo Gegara Lamban Tangani Korupsi Pegadaian, Perpustakaan M Tabrani, dan Kasus Koni
Musancab PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep
Bani Insan Peduli Foundation Santuni 2.000 Anak Disabilitas di Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 15:35 WIB

Protes Atas Polemik Pemecatan Sepihak Relawan SPPG Sampang Tambelangan Banjarbillah

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:56 WIB

Di Hari Kebebasan Pers Sedunia, Karimata Media Terima Apresiasi dari PWI Pamekasan

Kamis, 30 April 2026 - 22:05 WIB

Bertahun-tahun Dishub Tak Berhasil Tertibkan Parkir Mobil Sembarangan Depan Bea Cukai Madura dan Bank Jatim

Kamis, 30 April 2026 - 01:59 WIB

Lagu Warung Madura Artis Aldi Taher Bikin Heboh

Rabu, 29 April 2026 - 09:38 WIB

H. Badri Khumaini, Calon Ketua PC GP Ansor Pamekasan Bawa Visi Kemandirian

Berita Terbaru