MADURA HARI INI|JOMBANG – Dalam rangka memperkuat nilai spiritual sekaligus menyusun arah gerak organisasi, Pengurus Anak Cabang (PAC) GP Ansor Proppo menggelar kegiatan Ziarah Maqbarah Ulama yang dirangkai dengan Rapat Kerja (Raker) I.
Kegiatan ini berlangsung sejak Minggu malam, 28 Juni 2026, hingga Senin sore, 29 Juni 2026, dan diikuti oleh jajaran pengurus PAC serta perwakilan ranting.
Rangkaian kegiatan diawali dengan ziarah ke maqbarah Syaikhona Kholil di Bangkalan sebagai bentuk penghormatan kepada ulama besar yang menjadi guru para pendiri Nahdlatul Ulama. Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju maqbarah Sunan Ampel di Surabaya untuk memanjatkan doa serta meneladani perjuangan dakwah para Wali Songo.
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
Perjalanan kemudian dilanjutkan ke maqbarah KH Wahab Hasbullah di Tambakberas, Jombang. Sosok pendiri Nahdlatul Ulama tersebut dikenal sebagai tokoh yang memiliki peran besar dalam lahir dan berkembangnya organisasi NU.
Selanjutnya, rombongan bergerak menuju maqbarah KH Bisri Syansuri di Denanyar, Jombang. Sebagai salah satu pendiri Nahdlatul Ulama, perjuangan beliau menjadi inspirasi bagi kader Ansor untuk terus menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah di tengah dinamika zaman.
Puncak ziarah dilaksanakan di kompleks maqbarah KH Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama, sekaligus berziarah ke makam KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. kemudian dilanjutkan ke makam ayah beliau, KH Abdul Wahid. Di tempat yang sarat sejarah tersebut, seluruh peserta memanjatkan doa bagi para masyayikh serta memohon keberkahan agar diberikan kekuatan dalam menjalankan amanah organisasi dan pengabdian kepada masyarakat.
Usai rangkaian ziarah, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Kerja (Raker) I PAC GP Ansor Proppo. Forum ini menjadi momentum penting untuk menyusun program kerja, memperkuat koordinasi antarbidang, serta menyelaraskan langkah organisasi agar semakin responsif terhadap kebutuhan kader dan masyarakat.
Ketua PAC GP Ansor Proppo, Ust. Muyassir, S.Pd.I, menyampaikan bahwa ziarah maqbarah dan Raker bukan hanya agenda rutin organisasi, tetapi juga menjadi sarana membangun keseimbangan antara spiritualitas dan profesionalisme dalam berkhidmah.
“Kami berharap seluruh pengurus PAC maupun ranting mampu meneladani semangat perjuangan para ulama, khususnya para pendiri Nahdlatul Ulama. Dengan berziarah, kita tidak hanya mendoakan para masyayikh, tetapi juga mengingat kembali nilai-nilai perjuangan, keikhlasan, dan pengabdian mereka. Melalui Raker I ini, semoga lahir program-program yang nyata, bermanfaat, dan mampu memperkuat peran GP Ansor Proppo dalam mengawal ajaran Ahlussunnah wal Jamaah, mengabdi kepada masyarakat, serta menjaga persatuan bangsa,” ujarnya.
Melalui perpaduan antara ziarah dan rapat kerja, PAC GP Ansor Proppo menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan estafet perjuangan para ulama. Semangat spiritual yang diperoleh dari menapak jejak para pendiri Nahdlatul Ulama diharapkan menjadi fondasi kuat dalam menjalankan roda organisasi yang lebih solid, inovatif, dan bermanfaat bagi umat, bangsa, serta Nahdlatul Ulama.











