Waduh! Rumah Sakit Swasta RSIA Puri Bunda Madura Resmi Dilaporkan, Kasus Angkat Rahim

- Wartawan

Senin, 29 Juni 2026 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waduh! Rumah Sakit Swasta RSIA Puri Bunda Madura Resmi Dilaporkan, Kasus Angkat Rahim.

Waduh! Rumah Sakit Swasta RSIA Puri Bunda Madura Resmi Dilaporkan, Kasus Angkat Rahim.

MADURA HARI INI | PAMEKASAN. Kasus dugaan malapraktik yang menyeret RSIA Puri Bunda Madura dilaporkan ke Polres Pamekasan.

Laporan dugaan kesalahan tindakan medis terhadap seorang pasien berinisial QQ (29), warga Kecamatan Pakong Pamekasan saat ini tengah ditangani pihak kepolisian.

Kapolres Pamekasan melalui Kasi Humas, Ipda Yoni Evan Pratama membenarkan mengatakan bahwa kasus tersebut saat ini dalam tahap penyelidikan awal oleh penyidik Satreskrim.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami akan mengumpulkan bukti-bukti,” ujar IPDA Yoni di Pamekasan, Senin (29/6/2026).

BACA JUGA :  Kabid SMP Pamekasan Klaim Tak Kenal 2 Pria Pemegang Surat Bermaterai Dugaan Pengondisian Rp111,5 Juta

Ia juga akan memeriksa sejumlah saksi dari pelapor dalam rangka mengalami perkara yang dilaporkan.

“Kami akan memeriksa saksi pelapor, dan tentunya berkoordinasi dengan ahli medis atau lembaga terkait untuk mendalami perkara ini secara objektif dan sesuai prosedur,” jelasnya.

Kata Evan, laporan tersebut masuk ke Polres Pamekasan pada Kamis (25/6/2026). Kendati, pihak kepolisian belum dapat mengungkap identitas pelapor maupun materi laporan secara rinci karena proses penyelidikan masih berlangsung.

“Untuk pelapor kami rahasiakan dulu. Mohon maaf, kami belum bisa menjelaskan lebih jauh karena masih dalam tahap penyelidikan awal. Ditunggu saja perkembangan selanjutnya,” jelas Evan.

BACA JUGA :  Forkot Desak KPK dan Kejagung Periksa Slamet Ariyadi DPR RI Dugaan Jual Beli Titik SPPG di Madura

Awal mula kasus ini, ibu 29 tahun itu menjalani operasi sesar di RSIA Puri Bunda Madura untuk proses persalinan. Namun setelah tindakan tersebut, pasien mengalami pendarahan hebat yang mengharuskannya menjalani operasi lanjutan berupa pengangkatan rahim.

Ironisnya, kondisi kesehatan QQ justru tidak kunjung membaik. Ia kemudian dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Di RSUD Dr. Soetomo Surabaya, pasien kembali menjalani tindakan medis. Dari hasil pemeriksaan lanjutan, ditemukan persoalan lain, ternyata bukan masalah pada rahim, melainkan usus yang melintir.

BACA JUGA :  Baru 9 Hari Menjabat, AKP Suyanto Kasatresnarkoba Bekuk 3 Penyalahguna Narkoba

Karena itu, pihak keluarga mempertanyakan tindakan pengangkatan rahim yang dilakukan sebelumnya. Selain mempersoalkan tindakan medis, pihak keluarga juga mengaku mengalami kesulitan saat meminta rekam medis pasien dari pihak RSIA Puri Bunda Madura.

Hal itu berbeda dengan di RSUD Dr. Soetomo yang langsung diberikan rekam medisnya. Pihak keluarga saat ini tengah menunggu keadilan dan pertanggung jawaban dari pihak Rumah sakit.

Berita Terkait

Waketum PP GP Ansor Soroti Maraknya Demo di Pamekasan: Dinilai Hambat Investor dan Peluang Kerja
Dugaan Pemalsuan Tanah Kas Desa Majungan, Notaris, Perantara dan Pegawai Kejaksaan Jadi Tersangka
Harta Kekayaan Bupati Pamekasan Kholilurrahman Naik Turun, Pernah Rp785 Juta hingga Tembus Rp3,89 Miliar
Terima Aduan Ulama dan Tokoh Masyarakat, Hotel Putri dan 5 Tempat Karaoke di Pamekasan Disegel Paksa
Pemilik Warung Seblak Kembali Dilaporkan, Kini Istri TNI di Pamekasan Ditipu Ratusan Juta
DPRD Pamekasan Gelar Paripurna Pandangan Umum Fraksi atas Raperda APBD 2027
Djavaloka Bistro Padukan Daging Asap, Minuman Khas, dan Pengalaman Meracik Tembakau
Dilaporkan atas Dugaan Tuduhan LGBT dan Pemalsuan, Kuasa Hukum 3 Purna Paskibraka Pamekasan Buka Suara

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Waketum PP GP Ansor Soroti Maraknya Demo di Pamekasan: Dinilai Hambat Investor dan Peluang Kerja

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Dugaan Pemalsuan Tanah Kas Desa Majungan, Notaris, Perantara dan Pegawai Kejaksaan Jadi Tersangka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Harta Kekayaan Bupati Pamekasan Kholilurrahman Naik Turun, Pernah Rp785 Juta hingga Tembus Rp3,89 Miliar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 01:07 WIB

Terima Aduan Ulama dan Tokoh Masyarakat, Hotel Putri dan 5 Tempat Karaoke di Pamekasan Disegel Paksa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemilik Warung Seblak Kembali Dilaporkan, Kini Istri TNI di Pamekasan Ditipu Ratusan Juta

Berita Terbaru