Merasa Difitnah Jadi Ikut Tergugat, Pria di Pamekasan Siap Bongkar Fakta soal Plang Lelang

- Wartawan

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Merasa Difitnah Jadi Ikut Tergugat, Pria di Pamekasan Siap Bongkar Fakta soal Plang Lelang.

Merasa Difitnah Jadi Ikut Tergugat, Pria di Pamekasan Siap Bongkar Fakta soal Plang Lelang.

MADURA HARI INI | PAMEKASAN. Hamid (40) Warga Desa Blaban, Kecamatan Batumarmar, Pamekasan kaget saat dituduh dan dilaporkan terlibat dalam pemasangan banner lelang tanah milik inisial IT. Ia merasa namanya dicemarkan.

“Saya kaget saat menerima surat gugatan sebagai turut tergugat. Padahal, saya tidak tahu apa-apa,” katanya, usai menghadiri sidang pertama di PN Pamekasan, Rabu (24/6/2026) siang.

Pria berbadan tegap ini menjelaskan, pada awal 2026, pihaknya didatangi petugas dari Bank BNI untuk menemui warga berinisial IT tersebut. Dia pun mengantarkannya.

Kata Hamid, pihak bank melakukan penagihan atas tanggungan IT ke perbankan. Beberapa bulan kemudian, dia didatangi petugas BNI lagi untuk pengukuran tanah, Hamid pun ikut mendampingi petugas itu ke lokasi agar tidak terjadi bentrok karena sudah dianggap tokoh.

“Saat petugas BNI memasang banner di tanah IT, saya tidak ada di lokasi, dan yang memasang pihak bank. Namun, kenapa saya ikut digugat,” ujarnya.

Kuasa Hukum Hamid, M Hamdan, menyampaikan bahwa kliennya tidak melakukan tindakan yang dituduhkan oleh penggugat IT.

BACA JUGA :  Kepsek MTsN 3 Pamekasan Sambut Hangat Legislator Hj. Ansari

Menurut dia, pihak bank melakukan penagihan atas tanggungan IT ke perbankan. Beberapa bulan kemudian, dia didatangi petugas BNI lagi untuk pengukuran tanah.

“Klien kami tergugat kedua setelah BNI. Dilihat dari struktur gugatan, kemungkinan besar perbankan sudah meletakkan hak tanggungan di tanah itu. Namun, klien saya juga digugat ikut terlibat,” ujarnya.

Sambung Hamdan, gugatan IT sudah keluar dari koridor hukum. Sebab, tanah sudah diletakkan sebagai tanggungan, perbankan memasang banner malah dilaporkan sebagai tindakan melawan hukum.

“Terlebih klien saya juga digugat ikut terlibat. Padahal hanya ikut mengantarkan saja,” sambungnya.

BACA JUGA :  Waduh! Gegara Gadaikan Motor Tak Izin, Warga Sampang Dibekuk Polisi

Sementara itu, kuasa hukum IT, Ach Suhairi, menyampaikan bahwa kliennya menggugat karena ingin mengetahui kedudukan Hamid yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Suhairi menyebut, pemasangan banner tidak melalui proses lelang terlebih dahulu. Selain itu, menurut dia, tidak ada klausul perjanjian jika debitur tidak bisa membayar, tanah akan jadi jaminannya.

“Kami ingin tahu di pengadilan, Hamid apakah bagian dari BNI atau KPKNL. Jika terbukti terlibat, kita akan laporkan pidananya,” tandasnya.

Berita Terkait

Ketua Dewan Merasa Ditipu Korwil BGN Pamekasan saat Demo PMII
Aktivis BMM Desak Usut Dugaan Pungli Bimtek, Kadisdukcapil Pamekasan Sebut Uang Sudah Habis
Hasil Sidak, Satgas MBG Pamekasan Apresiasi Kinerja Dapur SPPG Pangorayan Proppo
Harapan Baru Warga Binaan Lapas Pamekasan, BIP Dorong Rp2 Miliar untuk Bekal Usaha
Mantap! Program Pamekasan Bersih, Wabup Sukriyanto Pimpin Kerja Bakti
Diklaim Tak Sesuai Standar, SPPG Proppo Pamekasan Beri Penjelasan soal Menu Kebab MBG
Mobil Dinas Bapperida Pamekasan Disulap Jadi Milik Perorangan Disebut Masuk Ranah Pidana
LMB Kompak Pegang Janji Ketua Satgas MBG Sukriyanto Sidak Dapur Bermasalah Pekan Depan

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:39 WIB

Ketua Dewan Merasa Ditipu Korwil BGN Pamekasan saat Demo PMII

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:17 WIB

Merasa Difitnah Jadi Ikut Tergugat, Pria di Pamekasan Siap Bongkar Fakta soal Plang Lelang

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:18 WIB

Aktivis BMM Desak Usut Dugaan Pungli Bimtek, Kadisdukcapil Pamekasan Sebut Uang Sudah Habis

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:15 WIB

Harapan Baru Warga Binaan Lapas Pamekasan, BIP Dorong Rp2 Miliar untuk Bekal Usaha

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:21 WIB

Mantap! Program Pamekasan Bersih, Wabup Sukriyanto Pimpin Kerja Bakti

Berita Terbaru

Ilustrasi. Petani saat menggunakan alsintan di lahan pertaniannya.

Politik dan Pemerintahan

Rawan Dikorupsi, Anggaran Pengadaan Hand Tractor DKPP Sumenep Tembus Rp1,9 Miliar 

Selasa, 23 Jun 2026 - 08:56 WIB