MADURA HARI INI| PAMEKASAN – Polres Pamekasan memastikan bakal memanggil koordinator lapangan (korlap) aksi demonstrasi penolakan pembangunan Indomaret di desa Panaan.
Pemanggilan tersebut dilakukan untuk mendalami dugaan pengrusakan yang terjadi dalam rangkaian aksi penolakan ritel modern tersebut.
Kapolres Pamekasan melalui Kasat Reskrim AKP Yoyok Hardianto menegaskan, pihaknya akan memeriksa seluruh pihak yang berkaitan dengan aksi demonstrasi maupun dugaan pengrusakan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh guna mengungkap peristiwa tersebut.
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, penyelidikan tetap berjalan meskipun belum ada laporan resmi yang masuk. Polisi telah melakukan sejumlah langkah awal, termasuk mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat.
“Berkaitan dengan yang demo kemarin ada kegiatan pengrusakan tersebut pasti akan kami minta keterangan. Pihak-pihak yang berkaitan dengan masalah itu pasti akan kami panggil. Dari kami pemeriksaannya secara menyeluruh,” ujarnya, saat konfrensi pers, Jumat, (9/10/2026).
Selain mengidentifikasi para pihak yang diduga terlibat, polisi juga telah memasang garis polisi atau police line di lokasi kejadian untuk kepentingan penyelidikan.
“Tanpa adanya laporan pun sudah kami tindak lanjuti. Kami masih mengidentifikasi. Intinya status di sana sudah kami lakukan police line,” katanya.
Terkait kemungkinan penetapan tersangka, Kasat Reskrim menyatakan pihaknya belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut. Polisi masih memprioritaskan proses penyelidikan sebelum menentukan langkah hukum berikutnya.
“Kami akan memberikan keterangan lebih lanjut setelah proses penyelidikan kami lakukan,” jawabnya.(*)











