Proyek Mangkrak, Masyarakat Datangi Kantor Dinas PUPR Pamekasan Kasus Jalan Tlagah-Bulangan Barat

- Wartawan

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tak Kunjung Jelas, Masyarakat Datangi Kantor Dinas PUPR Pamekasan Kasus Jalan Tlagah-Bulangan Barat.

Tak Kunjung Jelas, Masyarakat Datangi Kantor Dinas PUPR Pamekasan Kasus Jalan Tlagah-Bulangan Barat.

MADURA HARI INI | PAMEKASAN – Warga yang tergabung dalam Barisan Pelopor Keadilan Rakyat (BPKR) mengaku kecewa karena Kepala Dinas PUPR tidak menemui mereka secara langsung.

Audiensi terkait mangkraknya proyek peningkatan Jalan Raya Tlagah–Bulangan Barat, Kecamatan Pegantenan, di Kantor Dinas PUPR Kabupaten Pamekasan, Selasa (30/6/2026), berlangsung panas.

Peserta audiensi menilai ketidakhadiran pimpinan OPD tersebut mencerminkan kurangnya kepedulian terhadap keluhan masyarakat yang selama berbulan-bulan harus melintasi jalan rusak akibat proyek yang terhenti.

“Kami datang ingin bertemu langsung dengan kepala dinas untuk meminta kepastian. Yang kami terima hanya penjelasan tanpa solusi,” ujar salah satu peserta aksi, Zairi.

Dalam audiensi itu, warga menyoroti kondisi jalan yang telah dibongkar namun belum kunjung diselesaikan sehingga dinilai membahayakan pengguna jalan dan memicu kecelakaan.

BACA JUGA :  Merasa Difitnah Jadi Ikut Tergugat, Pria di Pamekasan Siap Bongkar Fakta soal Plang Lelang

Menanggapi tuntutan tersebut, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Pamekasan, Tri Gunawan, menjelaskan bahwa anggaran sebesar Rp1,8 miliar telah disiapkan. Namun, pelaksanaan pekerjaan tertunda karena adanya pemeriksaan oleh aparat penegak hukum (APH).

“Kami sudah menyiapkan anggaran Rp1,8 miliar. Pekerjaan sebenarnya direncanakan dimulai awal Januari, tetapi tertunda karena ada pemeriksaan dari APH,” jelasnya.

Penjelasan tersebut belum memuaskan massa. Audiensi pun berakhir tanpa kepastian jadwal penyelesaian proyek.

BACA JUGA :  Aktivis BMM Desak Usut Dugaan Pungli Bimtek, Kadisdukcapil Pamekasan Sebut Uang Sudah Habis

BPKR memberikan ultimatum kepada Pemerintah Kabupaten Pamekasan. Jika dalam waktu dekat tidak ada langkah nyata untuk melanjutkan pembangunan, mereka mengancam akan menggelar aksi yang lebih besar dengan melibatkan masyarakat dari sejumlah desa terdampak.

“Kami masih mengedepankan dialog. Tetapi jika tetap tidak ada solusi, kami akan kembali dengan massa yang lebih besar,” tegas Zairi.

Berita Terkait

Waketum PP GP Ansor Soroti Maraknya Demo di Pamekasan: Dinilai Hambat Investor dan Peluang Kerja
Dugaan Pemalsuan Tanah Kas Desa Majungan, Notaris, Perantara dan Pegawai Kejaksaan Jadi Tersangka
Harta Kekayaan Bupati Pamekasan Kholilurrahman Naik Turun, Pernah Rp785 Juta hingga Tembus Rp3,89 Miliar
Terima Aduan Ulama dan Tokoh Masyarakat, Hotel Putri dan 5 Tempat Karaoke di Pamekasan Disegel Paksa
Pemilik Warung Seblak Kembali Dilaporkan, Kini Istri TNI di Pamekasan Ditipu Ratusan Juta
DPRD Pamekasan Gelar Paripurna Pandangan Umum Fraksi atas Raperda APBD 2027
Djavaloka Bistro Padukan Daging Asap, Minuman Khas, dan Pengalaman Meracik Tembakau
Dilaporkan atas Dugaan Tuduhan LGBT dan Pemalsuan, Kuasa Hukum 3 Purna Paskibraka Pamekasan Buka Suara

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Waketum PP GP Ansor Soroti Maraknya Demo di Pamekasan: Dinilai Hambat Investor dan Peluang Kerja

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Dugaan Pemalsuan Tanah Kas Desa Majungan, Notaris, Perantara dan Pegawai Kejaksaan Jadi Tersangka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Harta Kekayaan Bupati Pamekasan Kholilurrahman Naik Turun, Pernah Rp785 Juta hingga Tembus Rp3,89 Miliar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 01:07 WIB

Terima Aduan Ulama dan Tokoh Masyarakat, Hotel Putri dan 5 Tempat Karaoke di Pamekasan Disegel Paksa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemilik Warung Seblak Kembali Dilaporkan, Kini Istri TNI di Pamekasan Ditipu Ratusan Juta

Berita Terbaru