Mengenal Risma Catring Makkah, Sosok Berjasa dalam Mendukung Valen Pamekasan

- Wartawan

Jumat, 2 Januari 2026 - 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, Madura Hari Ini. Nama Risma kini melambung tinggi usai dikenal luas berperan besar dalam pemenangan valen akbar di dangdut academy (DA) 7.

Lalu siapa sosok risma catring makkah? Ternyata ia merupakan Tenaga Kerja Wanita yang kini tinggal di Mekkah, Arab Saudi. Risma mengaku bisa menjadi TKW di Arab karena terinspirasi orang-orang sebelum dia yang bekerja di Negara Padang Pasir tersebut. Ia merintis usaha di Arab dari bawah.

Kesuksesan Risma tersebut berawal dari bisnis kecil-kecilan yang digelutinya, kini bisnis makanannya itu sudah bisa menghasilkan sekitar Rp 3,7 miliar. “Kalau masalah ini saya memang merintis sendiri. Orangtua nggak ikut campur gitu lah. Karena orangtua dulu biasa kerja ke orang Arab juga,” jelas Risma dalam akun YouTube Faiz Slamet.

Sebelum sukses hingga sekarang ini, Risma dulunya hanyalah seorang pedagang kaki lima.  Pertama kali dirinya berani memutuskan untuk merekrut karyawan pun, dia hanya bisa mempekerjakan 4 orang dari keluarganya sendiri saja. Kini Risma sudah mampu mempekerjakan 80 karyawan sekaligus.

Tetapi diakui Risma bahwa jumlah karyawannya tidak selalu sama setiap tahunnya. Itu tergantung pada tender yang didapatnya saja.

BACA JUGA :  Viral H. Her Disebut Bayar Bea Cukai, Ibu Pemilik Toko di Pamekasan Lawan Satgas Rokok Ilegal

Walaupun kini usaha catering dan makanan ringannya sudah sangat maju dan sukses, tetapi kerugian pun sudah pernah dirasakan oleh Risma. Risma mengaku pernah tak dibayar oleh salah satu agen travel dan merugi karena terlalu banyak mengambil kerja sama dengan hotel.

“Pernah rugi 370 ribu riyal (sekitar Rp 1,4 miliar). Karena biasa saya kontrak hotel, restoran gitu kan. Ada 5 hotel waktu itu. Cuma waktu itu kendalanya dari karyawan gitu kan.

BACA JUGA :  Bea Cukai Madura Tindak Lanjuti Dugaan Praktik Jual-beli Pita Cukai PR Angkasa Bumi Tujuh dan PR Pelita Jaya

Kurang karyawan, nggak bisa ngejar. Karena kalau sewa tinggi itu kan ramainya di restoran itu hanya dari tanggal 1 sampai tanggal 8 mau ke Arafah itu yang ramai. Setelah itu nanti pulang dari Arafah ramai itu paling ramainya 20 hari. Yang 25 hari itu sepi. Jadi kalau nggak bisa ngejar di hari 20 itu kita sudah rugi besar,” jelasnya.

Belajar dari pengalamannya itu, Risma kini menjadi lebih berhati-hati. Dia pun mengurangi jumlah kerja samanya dengan pihak hotel, dari 5 menjadi 2 saja.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Ngaku Habis Rp38 Miliar Dukung Khofifah di Pilgub Jatim, H Her : Tak Usah Ganti Uang Saya Itu
DPP PESAN Resmi Dikukuhkan di Sampang, Siap Perluas Kepengurusan di Jawa Timur
Polemik Bantuan Rp2 Miliar, Founder BIP Buka Suara
Punya Suara Emas, Ini Profil Ari Sampang DA8
Kasus Mobil Dinas Bapperida Pamekasan, Polres Segera Limpahkan ke Inspektorat Daerah
Ini Alasan Mendasar Ribuan Relawan SPPG di Pamekasan Minta Program MBG Tak Disetop
Pendemo Minta Bupati Pamekasan Perhatikan Janda Pengangguran, Relawan : MBG Harus Tetap Lanjut
Demo Panas! Massa Terobos Ruang Sekda, Kasubag Umum Bantah Pernah Buat Surat Tugas Bupati Pamekasan

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:25 WIB

Ngaku Habis Rp38 Miliar Dukung Khofifah di Pilgub Jatim, H Her : Tak Usah Ganti Uang Saya Itu

Senin, 20 Juli 2026 - 22:03 WIB

DPP PESAN Resmi Dikukuhkan di Sampang, Siap Perluas Kepengurusan di Jawa Timur

Minggu, 12 Juli 2026 - 22:25 WIB

Polemik Bantuan Rp2 Miliar, Founder BIP Buka Suara

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:24 WIB

Punya Suara Emas, Ini Profil Ari Sampang DA8

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:50 WIB

Kasus Mobil Dinas Bapperida Pamekasan, Polres Segera Limpahkan ke Inspektorat Daerah

Berita Terbaru

Fahrur Rozi - CO Div. Litbang Dewan Pengurus Pusat FKMSB Nasional.

Karya

Harga Sebuah Persatuan

Rabu, 15 Jul 2026 - 20:18 WIB