Dari Penjual Jamu ke Lapangan Elit: Farel Esfandiar, Harapan Sepak Bola Madura

- Wartawan

Rabu, 9 Juli 2025 - 10:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Farel Esfandiar, pemain muda asal Pamekasan, Madura, yang lolos seleksi Bhayangkara FC U-16 dan menjadi inspirasi pemuda desa.

Farel Esfandiar, pemain muda asal Pamekasan, Madura, yang lolos seleksi Bhayangkara FC U-16 dan menjadi inspirasi pemuda desa.

PAMEKASAN, Madura Hari Ini | Di sebuah sudut desa kecil di Pamekasan, Madura, tumbuh kisah luar biasa tentang mimpi besar yang tak tunduk pada keadaan.

Dialah Farel Esfandiar, remaja tangguh asal Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, yang kini jadi sorotan karena berhasil menembus seleksi Bhayangkara FC U-16 — dan menjadi satu-satunya wakil dari Madura.

Farel bukan berasal dari keluarga berada. Ayahnya, Ahmadi, berkeliling menjajakan jamu tradisional, sementara ibunya menjadi guru sukwan di SD Plus setempat. Namun dari rumah sederhana mereka, tekad dan semangat Farel tumbuh subur.

Sejak kecil, Farel bergabung dengan SSB Lagasota Pamekasan dan menunjukkan talenta istimewa. Sambil menempuh pendidikan di SMP Negeri 1 Pademawu, ia konsisten berlatih sepak bola — hujan, terik, bahkan kelelahan selepas sekolah tak pernah menjadi alasan untuk absen.

“Kami bukan siapa-siapa. Tapi saya selalu percaya, selama anak saya mau berusaha, Tuhan pasti buka jalan,” kata sang ayah, matanya berkaca-kaca.

BACA JUGA :  Tunggal Putra Paceklik Gelar All England 25 Tahun, Ini Saran Untuk Jonatan dkk

Perjalanan Farel menembus Bhayangkara FC bukan jalan mulus. Seleksi dilakukan di luar Madura, memaksanya menempuh jarak jauh dengan biaya pas-pasan.

Ia bersaing dengan ratusan peserta dari kota-kota besar, yang sebagian besar datang dengan dukungan penuh dari klub dan fasilitas latihan mewah. Tapi Farel datang membawa hal yang lebih besar: keyakinan dan kerja keras.

BACA JUGA :  Skor Madura United vs Bhayangkara FC Imbang di Stadion Gelora Ratu Pamelingan

Hasilnya? Ia lolos. Farel mencatat sejarah kecil sebagai anak desa dari Madura yang mampu menembus kasta elit pemain muda nasional.

Kini, Farel tak hanya menjadi kebanggaan keluarga dan klubnya, tapi juga simbol harapan bagi ribuan anak muda Madura.

Ia membuktikan bahwa latar belakang bukanlah penghalang untuk bermimpi tinggi — bahwa perjuangan dari desa kecil pun bisa menembus panggung besar, selama diiringi tekad dan keyakinan. (*)

Berita Terkait

Mantap! Laga Persahabatan Warta FC Pamekasan Vs Bulog Madura FC Berlangsung Sportif
PBV Merpati Tritunggal Putra Sabet Juara Pertama Ajang Bola Voli Taruna Cup Pamekasan 2026
Yuk Nobar Piala Dunia 2026 di Mako Polres Pamekasan, Warga Antusias Padati Lokasi
Diterpa Isu Tak Sedap, Ternyata Master Gym Jadi Tempat Olahraga Profesional di Pamekasan
Stadion Pasuruan Cacat Persyaratan: PSSI Jatim Siap Tunda Laga 16 Besar
Persepam Pamekasan Lolos ke 16 Besar Liga 4 Jawa Timur
KONI Pamekasan Bidik 10 Besar Porprov Jatim, Siapkan Revolusi Pembinaan Atlet
Laskar Sape Kerrab Siap Sikat Habis Persija di Stadion Pamelingan Pamekasan

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:24 WIB

Mantap! Laga Persahabatan Warta FC Pamekasan Vs Bulog Madura FC Berlangsung Sportif

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:28 WIB

PBV Merpati Tritunggal Putra Sabet Juara Pertama Ajang Bola Voli Taruna Cup Pamekasan 2026

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:11 WIB

Yuk Nobar Piala Dunia 2026 di Mako Polres Pamekasan, Warga Antusias Padati Lokasi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:41 WIB

Diterpa Isu Tak Sedap, Ternyata Master Gym Jadi Tempat Olahraga Profesional di Pamekasan

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:59 WIB

Stadion Pasuruan Cacat Persyaratan: PSSI Jatim Siap Tunda Laga 16 Besar

Berita Terbaru

Fahrur Rozi - CO Div. Litbang Dewan Pengurus Pusat FKMSB Nasional.

Karya

Harga Sebuah Persatuan

Rabu, 15 Jul 2026 - 20:18 WIB