PWI Pamekasan Baca Urgensi KEK Tembakau dan Garam Madura

- Wartawan

Minggu, 23 November 2025 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan berlangsung hingga Minggu (23/11/2025) dengan mengangkat tema “Urgensitas Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tembakau dan Garam Madura.”

Kegiatan berlangsung hingga Minggu (23/11/2025) dengan mengangkat tema “Urgensitas Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tembakau dan Garam Madura.”

PAMEKASAN, MADURA HARI INI. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan menggelar Rapat Kerja (Raker) 2025–2028 di Auditorium Royal Tretes, Kabupaten Pasuruan, Jumat (21/11/2025).

 

Kegiatan berlangsung hingga Minggu (23/11/2025) dengan mengangkat tema “Urgensitas Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tembakau dan Garam Madura.”

 

Ketua PWI Pamekasan, Hairul Anam, mengatakan tema tersebut dipilih karena Madura memiliki potensi besar di sektor pertanian, khususnya tembakau dan garam, yang selama ini menjadi penopang ekonomi masyarakat.

 

“Madura punya keunggulan geografis dan sumber daya alam yang sangat potensial. Pembentukan KEK tembakau dan garam dapat menjadi langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi daerah,” ujar Anam, Sabtu (22/11/2025).

BACA JUGA :  PWI Beri Catatan: Demo DPD NasDem Pamekasan Dinilai Bukan Langkah Efektif 

 

Ia menegaskan, pengembangan KEK di Madura bisa menjadi motor penggerak sektor industri hasil tembakau dan garam, mengingat kedua komoditas tersebut memiliki kontribusi penting bagi perekonomian regional maupun nasional.

 

BACA JUGA :  Peran dan Kewenangan MPR dan DPR RI Pada Era Orde Lama, Orde Baru dan Orde Reformasi

Raker ini, lanjut Anam, menjadi ruang strategis bagi para pemangku kepentingan untuk membahas peluang, tantangan, serta menyusun rekomendasi dan rencana aksi pengembangan KEK di Madura.

 

“PWI Pamekasan berkomitmen mendukung penguatan sektor ini. Harapannya, pengembangan KEK dapat mendorong peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

 

Penulis : Ali

Berita Terkait

Royal Gold Curi Perhatian, Rokok Filter Pendatang Baru Mulai Kuasai Pasar di Beberapa Provinsi
Harga Sebuah Persatuan
Famas Mahardika Naikkan Level Perlawanan, Dugaan TPPU dan Cukai Rokok PR Subur Jaya HJS Dibawa ke KPK
Menjaga Amanat Konstitusi di Tengah Gejolak Global
Peran dan Kewenangan MPR dan DPR RI Pada Era Orde Lama, Orde Baru dan Orde Reformasi
Ambang Batas Madura Sebagai Pulau Garam di Tengah Banjirnya Rokok Bodong

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:46 WIB

Royal Gold Curi Perhatian, Rokok Filter Pendatang Baru Mulai Kuasai Pasar di Beberapa Provinsi

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:18 WIB

Harga Sebuah Persatuan

Kamis, 30 April 2026 - 17:21 WIB

Famas Mahardika Naikkan Level Perlawanan, Dugaan TPPU dan Cukai Rokok PR Subur Jaya HJS Dibawa ke KPK

Senin, 2 Maret 2026 - 19:16 WIB

Menjaga Amanat Konstitusi di Tengah Gejolak Global

Senin, 9 Februari 2026 - 10:08 WIB

Peran dan Kewenangan MPR dan DPR RI Pada Era Orde Lama, Orde Baru dan Orde Reformasi

Berita Terbaru

Kopi Mas Sejati

Berita

Rokok Kopi Mas Sejati, Pilihan Masyarakat Madura

Selasa, 1 Sep 2026 - 20:48 WIB