Kebal Hukum? Lingkar Melati Bersatu Setorkan Data Diduga Pengendali Rokok Bodong di Pamekasan

- Wartawan

Senin, 23 Februari 2026 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis lingkar melati bersatu saat aksi di kantor Bea Cukai Madura.

Aktivis lingkar melati bersatu saat aksi di kantor Bea Cukai Madura.

PAMEKASAN, Madura Hari Ini- Aktivis yang tergabung dalam Lingkar Melati Bersatu Kabupaten Pamekasan menggelar aksi demonstrasi di Kantor Bea Cukai Madura, Senin, 23 Februari 2026.

Kedatangan aktivis dari sembilan Non-Government organization (NGO) tersebut untuk mendesak Bea Cukai Madura melakukan penindakan terhadap maraknya dugaan peredaran rokok ilegal dan penjualan pita cukai di wilayah Madura.

Dalam aksinya, ratusan massa mendesak Bea Cukai Madura agar tegas melakukan penindakan terhadap pengusaha yang memproduksi rokok ilegal.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, mereka juga meminta aparat menindak perusahaan rokok (PR) yang diduga hanya menjual pita cukai tanpa melakukan produksi, atau melebihi jatah pita cukai yang semestinya diperoleh.

BACA JUGA :  PWI Jatim Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Aceh

Tak hanya itu, massa aksi turut meminta Kanwil Bea Cukai Jawa Timur mencopot Kepala Bea Cukai Madura. Mereka menduga adanya pembiaran terhadap masifnya peredaran rokok ilegal dan praktik penjualan pita cukai yang tidak sesuai aturan.

Para aktivis juga mendesak agar oknum Bea Cukai Madura yang diduga menerima setoran dari pengusaha rokok segera diusut tuntas.

“Lemahnya penindakan terhadap peredaran rokok ilegal, penjualan pita cukai dan beroperasinya mesin rokok tanpa izin. Semakin menguatkan dugaan adanya uang setoran yang fantastis terhadap bea cukai madura” teriak salah satu orator, Samsul Arifin.

BACA JUGA :  Rokok Ilegal Merek Gico Terjual Bebas di Madura, Warga Pertanyakan Kinerja Bea Cukai

Menanggapi tuntutan itu, Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Madura, Andru Riedwan Permadi, menyatakan pihaknya terbuka terhadap laporan masyarakat.

Ia menegaskan, jika masyarakat menemukan adanya produksi rokok ilegal, temuan tersebut dapat disampaikan kepada Bea Cukai untuk segera ditindaklanjuti.

“Program kami masih berjalan dan membutuhkan waktu. Namun, apabila saudara-saudara menemukan produksi ilegal, silakan sampaikan kepada kami untuk kami tindak lanjuti,” ujarnya

BACA JUGA :  Gegara Unggahan Akun Tiktok @Janda yang Tersakiti 3 Kali, Warga Proppo Pamekasan Lapor Polisi

Terakhir, lingkar melati bersatu menyerahkan data merek rokok beserta pemiliknya yang mengendalikan, diantaranya rokok ilegal Hummer diduga dikendalikan H. Her, Justfull milik H. Junaidi, SS milik H. Sugik, SR Kades Uuk, MK H. Saleh, RJ99 H. Rosi, Avatar H. Munaji, Marbol H. Bulla, Nice H. Syafie, Cahaya Pro H. Muzakki, MBS Bang Ali, Flash H. Halili, Gico H. Mukmin, dan Balvier H. Ab.

Berita Terkait

Bea Cukai Madura Memburu Topan, DPO Diterbitkan 19 Agustus 2026
GSM-P Soroti Penanganan Kasus Rokok Bodong, Desak Bea Cukai Tindak Sosok ATK atau T
Yayasan Cendekia Pemerhati Cukai Indonesia Soroti Kontruksi Penanganan Kasus di BC Madura
Aktivis FAMAS Desak Bea Cukai Madura Tangkap ATK yang Diduga Dalang Peredaran Rokok Ilegal
Jadi DPO, Pria Asal Sampang Tersangka Dugaan Pencurian Rp55 Juta Diburu Polres Pamekasan
7 Hari Usai Penggeledahan Tak Muncul Tersangka, Masyarakat Akan Bawa Kotoran Sapi ke Kantor Kejari Pamekasan
Asik Geledah Tanpa Adanya Tersangka, Masyarakat Mulai Ragukan Langkah Kepala Kejari Pamekasan
Korban Buka Sayembara Rp20 Juta yang Bisa Serahkan Mantan Pegawai BRI Pamekasan 6 Tahun Buron

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:49 WIB

Bea Cukai Madura Memburu Topan, DPO Diterbitkan 19 Agustus 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:35 WIB

GSM-P Soroti Penanganan Kasus Rokok Bodong, Desak Bea Cukai Tindak Sosok ATK atau T

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Yayasan Cendekia Pemerhati Cukai Indonesia Soroti Kontruksi Penanganan Kasus di BC Madura

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:16 WIB

Aktivis FAMAS Desak Bea Cukai Madura Tangkap ATK yang Diduga Dalang Peredaran Rokok Ilegal

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:58 WIB

Jadi DPO, Pria Asal Sampang Tersangka Dugaan Pencurian Rp55 Juta Diburu Polres Pamekasan

Berita Terbaru

Kopi Mas Sejati

Berita

Rokok Kopi Mas Sejati, Pilihan Masyarakat Madura

Selasa, 1 Sep 2026 - 20:48 WIB