BMM Kritik Kepemimpinan Bupati Pamekasan Lewat Acara Seminar “Poligami Anggaran dan Etika”

- Wartawan

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barisan Masyarakat Merdeka (BMM) menggelar seminar bertajuk “Poligami Anggaran dan Etika” di Azana Hotel Pamekasan, Selasa (24/2/2026) sore.

Barisan Masyarakat Merdeka (BMM) menggelar seminar bertajuk “Poligami Anggaran dan Etika” di Azana Hotel Pamekasan, Selasa (24/2/2026) sore.

PAMEKASAN, Madura Hari Ini– Barisan Masyarakat Merdeka (BMM) menggelar seminar bertajuk “Poligami Anggaran dan Etika” di Azana Hotel Pamekasan, Selasa (24/2/2026) sore.

Kegiatan yang berlangsung dinamis tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai unsur yaitu Musfiqul Khoir dari kalangan aktivis, Siswanto selaku Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri Pamekasan, serta Hamdi, Anggota DPRD Pamekasan.

Dalam acara tersebut dihadiri langsung Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman yang sekaligus memberikan sambutan. Selain orang nomor satu di Pamekasan juga dihadiri oleh beberapa OPD, Polres, Kodim, Kejaksaan Negeri, DPRD Pamekasan, serta dari unsur jurnalis, NGO,organisasi Cipayung dan BEM se Pamekasan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua BMM, Suja’i, menegaskan bahwa seminar ini digelar sebagai ruang diskusi terbuka untuk mengkaji berbagai kegelisahan yang dirasakan masyarakat atas persoalan krusial yang berkembang di Kabupaten Pamekasan. Utamanya berkaitan dengan kebijakan anggaran dan kesesuaian dengan RPJMD yang menjadi sorotan diantaranya pemblokiran ribuan peserta BPJS, fenomena perbaikan jalan secara swadaya oleh masyarakat, serta urgensi reformasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pamekasan.

BACA JUGA :  Rokok Ilegal Merek Geboy Dibakar, Kepala Bea Cukai Madura: Pemiliknya Tak Terlacak

“Seminar ini sangat bernutrisi bagi pemahaman dalam pengelolaan birokrasi dan anggaran yang baik dan benar. Termasuk soal janji-janji politik Bupati dalam RPJMD yang dinilai bersebarangan dengan kebijakan anggaran,” ujarnyanya.

Selain itu, membahas dugaan keterlibatan istri muda Bupati Pamekasan beserta stafsusnya diduga melakukan intervensi kebijakan anggaran, proyek dan mutasi jabatan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Menurut Suja’i, isu tersebut perlu dikaji lebih lanjut dan proporsional demi menjaga tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

BACA JUGA :  Instruksi Kapolres, Tujuh Gereja di Pamekasan Dijaga Ketat Ratusan Polisi Jelang Perayaan Paskah

“Bahkan hingga menyentuh soal dugaan permainan anggaran siluman yang dilakukan tim anggaran Bapperida dengan stafsus bupati yang sengaja diatur untuk kepentingan kelompok dan pribadi bupati pamekasan. Ternyata semua memang sudah diatur dari perencanaan anggaran diawal,”ungkapnya.

Termasuk dalam urusan mutasi jabatan yang akan datang diduga kuat ada andil istri muda itu bersama kelompoknya yang bergeriliya kepada sejumlah ASN yang mempunyai keinginan duduk di kursi strategi.

“Bahkan hingga muncul pengakuan salahsatu ASN yang dimintai Fee untuk mengisi jabatan strategis. Tentu hal ini tidak boleh dibiarkan dan harus diungkap agar pemerintahan berjalan sesuai prinsip etika dan konsekuensi hukum yang berlaku,” jelasnya.

BACA JUGA :  Mantap! Andi Ali Syahbana Raih Anugerah ASN Berprestasi di Madura Award 2025

Sehingga melalui forum diskusi yang menghadirkan unsur DPRD, aktivis, serta aparat penegak hukum, BMM berharap APH utamanya, bisa memahami secara mendalam dan melakukan langkah hukum terhadap sejumlah persoalan yang mengarah pada KKN, agar tercipta kepemerintah yang bersih dari korupsi.

“Seminar ini sebatas awal untuk mengungkap secara umum atas semua persoalan yang ramai diperbincangkan, sederet persoalan itu perlu dibahas khusus satu-satu melalui FGD ke depan.
Sebagai upaya untuk mendukung kerja-kerja APH dalam memberantas KKN dan menciptakan birokrasi yang bebas korupsi,”pungkasnya.

Berita Terkait

Ngaku Habis Rp38 Miliar Dukung Khofifah di Pilgub Jatim, H Her : Tak Usah Ganti Uang Saya Itu
DPP PESAN Resmi Dikukuhkan di Sampang, Siap Perluas Kepengurusan di Jawa Timur
Polemik Bantuan Rp2 Miliar, Founder BIP Buka Suara
Punya Suara Emas, Ini Profil Ari Sampang DA8
Kasus Mobil Dinas Bapperida Pamekasan, Polres Segera Limpahkan ke Inspektorat Daerah
Ini Alasan Mendasar Ribuan Relawan SPPG di Pamekasan Minta Program MBG Tak Disetop
Pendemo Minta Bupati Pamekasan Perhatikan Janda Pengangguran, Relawan : MBG Harus Tetap Lanjut
Demo Panas! Massa Terobos Ruang Sekda, Kasubag Umum Bantah Pernah Buat Surat Tugas Bupati Pamekasan

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:25 WIB

Ngaku Habis Rp38 Miliar Dukung Khofifah di Pilgub Jatim, H Her : Tak Usah Ganti Uang Saya Itu

Senin, 20 Juli 2026 - 22:03 WIB

DPP PESAN Resmi Dikukuhkan di Sampang, Siap Perluas Kepengurusan di Jawa Timur

Minggu, 12 Juli 2026 - 22:25 WIB

Polemik Bantuan Rp2 Miliar, Founder BIP Buka Suara

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:24 WIB

Punya Suara Emas, Ini Profil Ari Sampang DA8

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:50 WIB

Kasus Mobil Dinas Bapperida Pamekasan, Polres Segera Limpahkan ke Inspektorat Daerah

Berita Terbaru

Fahrur Rozi - CO Div. Litbang Dewan Pengurus Pusat FKMSB Nasional.

Karya

Harga Sebuah Persatuan

Rabu, 15 Jul 2026 - 20:18 WIB