MADURA HARI INI | PAMEKASAN – Aktivis dari Forum Mahasiswa dan Masyarakat Revolusi (Formaasi) gelar demo ke kantor Inspektorat Pamekasan, Rabu (17/6/2026).
Demo ini, berkenaan dengan mobil dinas (Mobdin) yang diduga dipakai loyalis pendukung petinggi Pamekasan.
Ketua Formaasi sekaligus Korlap aksi, Iklal mengatakan, mobil Mobil dengan pelat nomor M 1276 AP milik Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Pamekasan.
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jenisnya mitsubisi, mobil xpander, warna hitam mika, Tahun 2019,” paparnya.
Sambung Iklal, namun kini mobil tersebut berganti menjadi milik perorangan.
“Saat ini mobil tersebut pemiliknya inisial R, berubah jenis menjadi kijang Innova warna silver mitalik Tahun 2007,” katanya.
Menurut Iklal, kejadian tersebut merupakan upaya penggelapan yang dilakukan oleh Bapperida Pamekasan.
“Ini pidana penggelapan yang dilakukan Bapperida,” terangnya.
Iklal menyampaikan, pasca demo bakal melakukan Aduan Masyarakat (Dumas) ke Polres Pamekasan karena mobil tersebut aset daerah.
“Saya akan tindak lanjuti dengan Dumas,” tegasnya.
Sementara itu, menemui massa aksi, Inspektur pembantu wilayah 4 Inspektorat Pamekasan, Ugo Suprayogo menuturkan, poin-poin yang disampaikan oleh Formaasi menjadi informasi awal untuk ia telusuri.
“Nanti akan kami tindaklanjuti bagaimana yang disampaikan teman-teman, dan itu prosedur kami,” paparnya.
Ugo mengatakan, informasi Formaasi tersebut bakal disampaikan kepada Plt Inspektorat Pamekasan.
“Kami sampaikan ke Inspektur. Kita tidak bisa berkomentar lebih jauh ya, karena belum menelusuri,” tukasnya.











