Gawat! Sampang Madura Peringkat 5 Besar Penderita Kusta Tertinggi di Indonesia

- Wartawan

Rabu, 9 Juli 2025 - 03:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selamat datang Kabupaten Sampang.

Selamat datang Kabupaten Sampang.

SAMPANG, MADURA HARI INI | Kabupaten Sampang, Madura, menjadi perhatian khusus dari Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, karena Sampang masuk dalam lima besar jumlah penderita kusta tertinggi di Indonesia.

Menkes Budi datang langsung ke Sampang bersama perwakilan World Health Organization (WHO) Goodwill Ambassador for Leprosy Elimination, Yohei Sasakawa.

Mereka bertemu sejumlah penderita kusta di Dusun Pancor, Desa Pamulaan, Kecamatan Camplong, Sampang.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sampang itu masuk dalam daerah pilot projek untuk kita mau mengeliminasi kusta di tahun 2030. Ada beberapa daerah yang masih tinggi ( penderita kusta) yaitu Sampang, Brebes, Tangerang, Bekasi, dan Jayapura,” Kata Budi, dikutip Madura Hari Ini dari Detik Jatim, Selasa (8/7/2025).

BACA JUGA :  Dikeluhkan Guru dan Wali Murid Soal Porsi MBG Tak Sesuai Anggaran, Ini Respon SPPG Kangenan

Menkes Budi mengungkapkan, bahwa penyakit kusta sebenarnya tidak mudah menular dan bisa disembuhkan. Ia pun meminta Agar masyarakat yang bergejala tak perlu berkecil hati dan segera untuk berobat.

“Kusta ini yang penting segera ditemukan, karena obat obatannya ada. Kalau ditemukan cepat dia diobati enam bulan saja bisa sembuh, jadi tidak menjadi cacat,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Bupati Pamekasan Didemo Gegara "Nang Ning Nung"

Menurutnya, kusta dapat dikenali melalui gejala munculnya bercak putih, kemerahan pada kulit yang bila disentuh tidak terasa sakit. Jika gejala itu bisa segera terdeteksi dan di obati dalam satu bulan penularannya dapat dihentikan.

“Intinya adalah penemuan kusta dengan cepat, sehingga bisa segera diobati. Masalahnya, ada stigma selama ini orang kalau kena kusta suka dijauhi,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Bupati Pamekasan Didemo, BMM Sebut "Nang Ning Nong" Diduga Terlibat Intervensi Proyek, Kok Bisa?

Sementara itu, Bupati Sampang Slamet Junaidi mengatakan dari data Dinas kesehatan Sampang, jumlah penderita kusta sebenarnya terus mengalami penurunan.

Sebanyak 233 temuan kasus kusta pada tahun 2023, Oktober 2024 telah turun menjadi 164 kasus. Dan pada Juli 2025 turun menjadi 85 kasus.

“Komitmen kami tahun 2029 penyakit kusta di Sampang tuntas,” ucap Slamet, singkat.

Penulis : Madura Hari Ini

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Duduk Perkara 9 Tersangka Kejahatan Jalanan Ditangkap Satreskrim Polres Pamekasan
H. Badri Khumaini, Calon Ketua PC GP Ansor Pamekasan Bawa Visi Kemandirian
Tak Jelas, Ratusan Dapur MBG di Pamekasan Tak Ada Izin IPAL
Musancab PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep
Korwil BGN Pamekasan Klaim Semua SPPG Adalah Kantornya
Tunanetra Ibu Muslimah Asal Baturasang Sampang Belum Tersentuh Bantuan Sosial
PWI Beri Catatan: Demo DPD NasDem Pamekasan Dinilai Bukan Langkah Efektif 
Disorot Soal Menu MBG Ramadan, Kepala SPPG Pratama Pakong Pamekasan Pastikan Sesuai Standar

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 20:00 WIB

Duduk Perkara 9 Tersangka Kejahatan Jalanan Ditangkap Satreskrim Polres Pamekasan

Rabu, 29 April 2026 - 09:38 WIB

H. Badri Khumaini, Calon Ketua PC GP Ansor Pamekasan Bawa Visi Kemandirian

Rabu, 29 April 2026 - 08:54 WIB

Tak Jelas, Ratusan Dapur MBG di Pamekasan Tak Ada Izin IPAL

Minggu, 26 April 2026 - 21:23 WIB

Musancab PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep

Sabtu, 25 April 2026 - 19:22 WIB

Korwil BGN Pamekasan Klaim Semua SPPG Adalah Kantornya

Berita Terbaru