Lagi Hangat! Oknum Komisi II DPRD Pamekasan Diduga Pesta Miras di Gudang  Bulog, hingga Boking Wanita

- Wartawan

Kamis, 18 Desember 2025 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lagi Hangat! Oknum Komisi II DPRD Pamekasan Diduga Pesta Miras di Gudang  Bulog, hingga Boking Wanita.

Lagi Hangat! Oknum Komisi II DPRD Pamekasan Diduga Pesta Miras di Gudang  Bulog, hingga Boking Wanita.

PAMEKASAN, Madura Hari Ini – Baru-baru ini mencuat dugaan skandal kriminal yang menyeret seorang oknum anggota DPRD Komisi II Kabupaten Pamekasan berinisial SAF dari Partai Bulan Bintang (PBB) dinilai telah mencoreng marwah lembaga legislatif secara serius.

Kasus ini tidak lagi dipandang sebagai persoalan pribadi, melainkan krisis integritas yang menggerus kepercayaan publik terhadap wakil rakyat.

Wajah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Komisi II Kabupaten Pamekasan pun dinilai terkoyak. Oknum legislator tersebut diduga melampaui batas moral dan hukum dengan memanfaatkan fasilitas negara sebagai lokasi perbuatan amoral.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gaya hidup SAF disebut bukan sekadar contoh buruk, tetapi indikasi degradasi moral pejabat publik. Ia diduga menggelar pesta seks dan narkoba di area sensitif, yakni Gudang Bulog Jalan Raya Panglegur, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan.

BACA JUGA :  Kasus Bisnis Pita Cukai Memanas, BC Madura Didesak Sidak PR Putri Dina Diana dan PR Aing Bening Jaya

Dikutip dari Halloberita.id, yang dikutip dari Bnewsnasional.id, peristiwa ini melibatkan seorang wanita berinisial VA asal Malang, yang diboking melalui WhatsApp temannya. Kejadian berlangsung pada Minggu malam, 7/12/25, sejak pukul 19.05 WIB hingga menjelang pukul 22.00 WIB.

“Ketika VA sudah berada dalam kondisi mabuk dan tak berdaya karena minuman beralkohol, oknum DPRD SAF itu dengan paksa mendesaknya menelan sebutir pil yang teridentifikasi sebagai Ineks (Ekstasi),” ungkap VA, dikutip Madura Hari Ini dari Halloberita.id-bnewsnasional.id.

Masih kutipan yang sama, disebutkan, usai korban dipaksa menelan barang haram tersebut, SAF berupaya melakukan hubungan seksual. Namun, menurut pengakuan VA, upaya itu gagal.

BACA JUGA :  Pembunuh di Desa Ambender Pamekasan Ditangkap, Polisi Kejar 2 Pelaku Lain

Ironisnya, sebagaimana dituturkan VA, birahi pelaku tak tersampaikan lantaran alat vital anggota dewan tersebut tidak mampu berfungsi atau “tidak hidup”.

Peristiwa yang disebut sebagai puncak kebejatan itu justru berakhir dengan kegagalan, membuat korban merasa jengkel atas perbuatan melanggar hukum yang dialaminya.

Menanggapi kasus ini, Moh. Rohim, Ketua Suara Pemuda dan Mahasiswa Pamekasan (SPMP), menilai skandal tersebut sebagai alarm keras bagi lembaga DPRD.

“Ini bukan lagi soal individu, tapi soal kehormatan lembaga. Jika benar terjadi, maka DPRD Pamekasan sedang menghadapi krisis moral yang sangat serius. Aparat penegak hukum dan Badan Kehormatan Dewan tidak boleh ragu untuk bertindak tegas,” ujar Rohim.

Ia menegaskan, pembiaran terhadap kasus seperti ini akan menjadi preseden buruk dan memperparah ketidakpercayaan generasi muda terhadap politik dan wakil rakyat.

BACA JUGA :  Polisi Janji Ungkap Pembuang Mayat Bayi di Desa Bulangan Barat Pamekasan

Desakan pun menguat agar Polres Pamekasan dan Badan Kehormatan Dewan (BKD) tidak berhenti pada audit administratif, tetapi melakukan langkah konkret berupa penggerebekan serta tes urine mendadak terhadap SAF.

Oknum yang seharusnya menjadi pelayan rakyat itu dinilai telah melanggar konstitusi, mencederai etika jabatan, serta merusak masa depan generasi muda Pamekasan. Publik menuntut agar yang bersangkutan dipecat secara tidak hormat dan diproses hukum hingga tuntas.

Saat dikonfirmasi, Komisi II DPRD Pamekasan berinisial SAF itu tidak merespon konfirmasi, dan tak memberikan komentar apapun atas adanya isu hangat tersebut.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Besok Forkot Demo BC Madura, Desak Cabut Izin PR Daun Alami yang Diduga Ternak Pita
Kasihan! Rumah Warga di Desa Murtajih Pamekasan Rusak Akibat Diterjang Angin Kencang
Pegadaian Syariah Pamekasan dan Kejaksaan Dinilai Mencla-mencle Tangani Kerugian Korban
Forkot Layangkan Surat Aksi Dugaan Ternak Pita PR Daun Alami, BC Madura Diminta Usut Bersama APH
Mulai 2026 Status Honorer Dihapus, Ini Penjelasan BKPSDM Pamekasan
Dugaan Ternak Pita PR Daun Alami, Forkot Gagal Audiensi Usai Dihadang Satpam Bea Cukai Madura
Mengenal Risma Catring Makkah, Sosok Berjasa dalam Mendukung Valen Pamekasan
Sorak Sorai H Her dan Valen Akbar Duet di Konser Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 15:36 WIB

Besok Forkot Demo BC Madura, Desak Cabut Izin PR Daun Alami yang Diduga Ternak Pita

Jumat, 9 Januari 2026 - 02:30 WIB

Kasihan! Rumah Warga di Desa Murtajih Pamekasan Rusak Akibat Diterjang Angin Kencang

Kamis, 8 Januari 2026 - 18:37 WIB

Pegadaian Syariah Pamekasan dan Kejaksaan Dinilai Mencla-mencle Tangani Kerugian Korban

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:07 WIB

Forkot Layangkan Surat Aksi Dugaan Ternak Pita PR Daun Alami, BC Madura Diminta Usut Bersama APH

Selasa, 6 Januari 2026 - 18:02 WIB

Mulai 2026 Status Honorer Dihapus, Ini Penjelasan BKPSDM Pamekasan

Berita Terbaru

Polres Pamekasan menggandeng Unit Tranfusi Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan, menggelar aksi bakti kesehatan donor darah dalam rangka Pembinaan dan Pelestarian Donor Darah Anggota Polri dan ASN Polres Pamekasan.

Kesehatan

Gandeng UDD PMI, Polres Pamekasan Gelar Bakti Kesehatan Donor

Kamis, 15 Jan 2026 - 14:59 WIB

Ach Suhairi, sebagai pengusul membenarkan kalau dirinya sudah dimintai keterangan terkait usulan pemakzulan bupati, namun masih menunggu proses verifikasi dan hasilnya.

Politik dan Pemerintahan

Memanas, Komisi I DPRD Pamekasan Mulai Bahas Usulan Pemakzulan Bupati Pamekasan

Selasa, 13 Jan 2026 - 16:19 WIB