Mobil Dinas Bapperida Pamekasan Disulap Jadi Milik Perorangan Disebut Masuk Ranah Pidana

- Wartawan

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Iklal saat melakukan aksi.

Iklal saat melakukan aksi.

MADURA HARI INI | PAMEKASAN – Aktivis dari Forum Mahasiswa dan Masyarakat Revolusi (Formaasi) gelar demo ke kantor Inspektorat Pamekasan, Rabu (17/6/2026).

Demo ini, berkenaan dengan mobil dinas (Mobdin) yang diduga dipakai loyalis pendukung petinggi Pamekasan.

Ketua Formaasi sekaligus Korlap aksi, Iklal mengatakan, mobil Mobil dengan pelat nomor M 1276 AP milik Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Pamekasan.

“Jenisnya mitsubisi, mobil xpander, warna hitam mika, Tahun 2019,” paparnya.

Sambung Iklal, namun kini mobil tersebut berganti menjadi milik perorangan.

“Saat ini mobil tersebut pemiliknya inisial R, berubah jenis menjadi kijang Innova warna silver mitalik Tahun 2007,” katanya.

Menurut Iklal, kejadian tersebut merupakan upaya penggelapan yang dilakukan oleh Bapperida Pamekasan.

BACA JUGA :  YLBH Madura Siap Usut Dana BK Provinsi Rp 800 Juta di Desa Bicabbi

“Ini pidana penggelapan yang dilakukan Bapperida,” terangnya.

Iklal menyampaikan, pasca demo bakal melakukan Aduan Masyarakat (Dumas) ke Polres Pamekasan karena mobil tersebut aset daerah.

“Saya akan tindak lanjuti dengan Dumas,” tegasnya.

Sementara itu, menemui massa aksi, Inspektur pembantu wilayah 4 Inspektorat Pamekasan, Ugo Suprayogo menuturkan, poin-poin yang disampaikan oleh Formaasi menjadi informasi awal untuk ia telusuri.

BACA JUGA :  Polres Bangkalan Tangkap Bandar Narkoba, Dua Orang Dikabarkan Dipulangkan

“Nanti akan kami tindaklanjuti bagaimana yang disampaikan teman-teman, dan itu prosedur kami,” paparnya.

Ugo mengatakan, informasi Formaasi tersebut bakal disampaikan kepada Plt Inspektorat Pamekasan.

“Kami sampaikan ke Inspektur. Kita tidak bisa berkomentar lebih jauh ya, karena belum menelusuri,” tukasnya.

Berita Terkait

Kades di Sampang Ikut Demo Penolakan Indomaret Berujung Perusakan di Pamekasan
Polres Pamekasan Akan Panggil Pelaku Perusakan Indomaret di Desa Panaan
Ibu di Pamekasan Dapat Pengancaman dan Perusakan Tempat Usaha, Polisi Tahap Penyelidikan
Polres Pamekasan Atensi Kasus Kekerasan Terhadap Santri di Batumarmar
Praperadilan Ditolak Hakim PN Pamekasan, Kubu Tersangka Siapkan Langkah ke DPR RI
Jenazah Ibu di Pamekasan Sempat Tertahan, Gegara Tak Sanggup Bayar 9 Juta
Usai Didatangi Pengacara dan Keluarga Tersangka, Polres Pamekasan Perjelas Duduk Perkara Dugaan Pemerkosaan
Desak UHC Prioritas Segera Diterapkan, Aktivis Pamekasan Berhasil Dorong Terbitnya SE Pelayanan Kesehatan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Kades di Sampang Ikut Demo Penolakan Indomaret Berujung Perusakan di Pamekasan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Polres Pamekasan Akan Panggil Pelaku Perusakan Indomaret di Desa Panaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:43 WIB

Ibu di Pamekasan Dapat Pengancaman dan Perusakan Tempat Usaha, Polisi Tahap Penyelidikan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:04 WIB

Polres Pamekasan Atensi Kasus Kekerasan Terhadap Santri di Batumarmar

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Praperadilan Ditolak Hakim PN Pamekasan, Kubu Tersangka Siapkan Langkah ke DPR RI

Berita Terbaru