Praktik dr. Tatik Sulistyowati Pamekasan Disorot, Pasien Kista RS Larasati Dipatok Rp4.5 Juta

- Wartawan

Jumat, 5 September 2025 - 22:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

Ilustrasi.

PAMEKASAN, MADURA HARI INI  | Seorang pasien kurang mampu asal Desa Bujur Timur Pamekasan, Madura mengeluh mahalnya harga biaya obat penderita penyakit kista, padahal yang bersangkutan merupakan peserta aktif BPJS Kesehatan.

Pasien itu atas nama ibu Parma (59) yang menderita penyakit kista.

Sebelumnya, penyakit ibu ini ditangani Puskesmas Batumarmar kemudian dirujuk ke rumah sakit Larasati Pamekasan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, oleh pihak RS sebelum dilakukan tindakan operasi disarankan untuk suntik obat di luar RS. Tepatnya di praktik dr. Tatik Sulistyowati di Jalan Trunojoyo, Pamekasan.

BACA JUGA :  SPPG Medan Disorot! Kapolri Tinjau Langsung Dapur Program Gizi Prabowo-Gibran

Setelah disuntik dan di ultrasonografi (USG), kata Parma, dimintai biaya sangat mahal sekitar Rp 4,5 Juta sekali suntik. Bahkan pasien yang lain dengan penyakit yang sama ada yang dikenai Rp 5 juta.

“Saya kaget dengan biaya mahal tersebut, padahal ketika mendaftar di RS Larasati sebagai pasien peserta BPJS,“ ujar Parma. Selasa (2/9/2025) dikutip dari korantimes.

dr. Tatik Sulistyowati menyampaikan Pengobatan penyakit kista di praktiknya tidak ditanggung BPJS. Karena BPJS hanya menanggung biaya operasi di Larasati.

“Jadi biaya obat yang tidak ter-cover BPJS harus bayar. Serta ini kan tempat praktek. Sementara berobat ditempat praktek tidak bisa menggunakan BPJS,” ucapnya. Sabtu (30/8/2025).

Lebih lanjut ia menambahkan, harga suntik Tapros 3,75 mg berkisar antara Rp1.550.000 hingga Rp1.750.000. Sedangkan Tapros 3M (11,25 mg) bisa mencapai Rp4.950.000 per box.

“Jadi biaya suntik untuk penyakit kista bervariasi, ada yang biasa dan ada agak mahal. Serta saya tidak memaksa kepada pasien untuk menggunakan obat yang mahal,”ungkap Dokter Tatik Sulistyowati, saat di wawancara di tempat praktiknya di Jalan Trunojoyo, Pamekasan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan Nuzuludin Hasan menerangkan bahwa segala jenis obat tercover oleh BPJS Kesehatan, termasuk obat untuk penderita penyakit kista.

“Obat Tapros masuk dalam Formularium Nasional (Fornas) dan dijamin oleh BPJS Kesehatan sepanjang pemberiannya sesuai Indikasi Medis,” tutupnya.

Sementara, pihak RS Larasati Pamekasan belum memberikan keterangan resmi atas adanya keluhan pasien kista tersebut.

BACA JUGA :  10 Warga Binaan Lanjut Usia di Rutan Sumenep Dapat Bantuan Makanan dan Vitamin Tambahan

Penulis : Al

Berita Terkait

PWI Pamekasan Gandeng RS Kusuma Hospital Cek Kesehatan Jantung Gratis untuk Kades
Gandeng UDD PMI, Polres Pamekasan Gelar Bakti Kesehatan Donor
Gandeng Dinkes Pamekasan, SPPG Biequeen Nyalabu Daya Siap Sajikan MBG Sehat dan Higienis
Waduh! Rekrutmen PPPK Paruh Waktu di Sampang Disorot, Plt Kadinkes Terancam Dilaporkan
Bikin Kaget, Ada Perjanjian Khusus Program MBG di SDN Pasanggar 1 Pegantenan Pamekasan
Buntut Puluhan Siswa Keracunan Akibat MBG di Tlanakan, BGN Pamekasan Bungkam!
Kasus Campak di Sampang, Sementara Sebanyak 42 Pasien Terpapar
Demo Pita Cukai PR Jalluh Mendadak Dibatalkan, Bea Cukai Madura Dalami Unsur Pidana

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 15:48 WIB

PWI Pamekasan Gandeng RS Kusuma Hospital Cek Kesehatan Jantung Gratis untuk Kades

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:59 WIB

Gandeng UDD PMI, Polres Pamekasan Gelar Bakti Kesehatan Donor

Rabu, 22 Oktober 2025 - 20:23 WIB

Gandeng Dinkes Pamekasan, SPPG Biequeen Nyalabu Daya Siap Sajikan MBG Sehat dan Higienis

Senin, 22 September 2025 - 18:21 WIB

Waduh! Rekrutmen PPPK Paruh Waktu di Sampang Disorot, Plt Kadinkes Terancam Dilaporkan

Sabtu, 20 September 2025 - 01:05 WIB

Bikin Kaget, Ada Perjanjian Khusus Program MBG di SDN Pasanggar 1 Pegantenan Pamekasan

Berita Terbaru

Wabendum Bidang Politik & Demokrasi Badko HMI Jawa Timur (Hasbullah).

Karya

Menjaga Amanat Konstitusi di Tengah Gejolak Global

Senin, 2 Mar 2026 - 19:16 WIB