PAMEKASAN, MADURA HARI INI| Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Nasional (SPPG) dijadwalkan meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah kecamatan di Kabupaten Pamekasan pada Sabtu, 13 September 2025.
Sebanyak 14 dapur yang dikelola berbagai yayasan pendidikan dan sosial akan mulai beroperasi. Mereka tersebar di Kecamatan Palengaan, Bugih, Pasanggar, Plakpak, Kramat, Banyupelle, Potoan Daya, Larangan Luar, Tampojung Tengginah, Klampar, hingga Rek Kerrek.
Namun, peluncuran program ini dibayangi rasa waswas masyarakat. Hal itu tak lepas dari kasus keracunan massal yang menimpa puluhan siswa di Kecamatan Tlanakan beberapa hari lalu setelah mengonsumsi menu MBG dari dapur rekanan.
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
Peristiwa itu memicu sorotan tajam terhadap sistem pengawasan dapur dan kualitas menu yang disajikan.
“Program ini memang bagus untuk gizi anak-anak, tapi pemerintah harus benar-benar memastikan kualitasnya. Jangan sampai kasus di Tlanakan terulang,” ungkap salah satu wali murid di Pamekasan.
Berikut daftar lengkap SPPG yang akan mulai beroperasi:
1. Moh Yusril Ihza Iskandar – SPPG Yayasan Masyrohus Shudur Akkor Palengaan
2. Adli Cory Nouval Safari – SPPG Yayasan Nurol Haromain Almuna Bugih
3. Mohammad Habibullah – SPPG Yayasan Al Bukhori Murtajih Pasanggar
4. Safura Sukma Yonanda – SPPG Yayasan Bintang Cahaya Majungan Tengracak Plakpak
5. Ajeng Kartiningsih – SPPG Yayasan Daya Bhakti Persada Plakpak
6. Zulfan Nur Abdi– SPPG Yayasan Nurul Haromain Kramat
7. Moch. Agus Winarno – SPPG Yayasan Daya Bhakti Persada Palengaan
8. Mamlu’ul Fikri – SPPG Yayasan Ibnu Bachir Banyupelle
9. Helmi Abrory – SPPG Yayasan Masyrohus Shudur Palengaan Dajah
10. Moh Riski Aminollah – SPPG Yayasan Pendidikan dan Sosial Potoan Daya
11. ST. Karina Zhafira – SPPG Yayasan Daya Bhakti Persada Larangan Luar
12. Muhammad Ali Nurcahya – SPPG Yayasan Pemuda Nuswantara Sejahtera Tampojung Tengginah
13. Roisus Sholeh – SPPG Yayasan Ibnu Bachir Desa Klampar
14. Safi Lukmantoro – SPPG Yayasan Ibnu Bachir Desa Rek Kerrek
Meski digadang mampu meningkatkan asupan gizi anak-anak dan memperkuat ketahanan gizi nasional, sejumlah pihak mendesak pengawasan ketat terhadap dapur MBG agar tidak lagi terjadi insiden yang membahayakan kesehatan siswa.
Penulis : Al











