Heboh! Sumbangan Berkedok Masjid, Faktanya Mushola: Wali Murid MTsN 3 Sumber Bungur Keberatan

- Wartawan

Rabu, 10 Desember 2025 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah wali murid Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Pamekasan di Desa Sumber Bungur mengeluhkan adanya imbauan sumbangan yang tercantum dalam undangan pembagian rapor, yang dijadwalkan berlangsung pada 13 Desember 2025.

Sejumlah wali murid Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Pamekasan di Desa Sumber Bungur mengeluhkan adanya imbauan sumbangan yang tercantum dalam undangan pembagian rapor, yang dijadwalkan berlangsung pada 13 Desember 2025.

PAMEKASAN, Madura Hari Ini. Sejumlah wali murid Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Pamekasan di Desa Sumber Bungur mengeluhkan adanya imbauan sumbangan yang tercantum dalam undangan pembagian rapor, yang dijadwalkan berlangsung pada 13 Desember 2025.

Dalam undangan tersebut, pihak madrasah meminta sumbangan yang disebutkan untuk pembangunan masjid dan ditandatangani langsung oleh Kepala MTsN 3 Pamekasan, Agus Budi Hariyanto.

BACA JUGA :  Waduh! Rekrutmen PPPK Paruh Waktu di Sampang Disorot, Plt Kadinkes Terancam Dilaporkan

Namun, salah satu wali murid berinisial B, yang meminta identitasnya dirahasiakan, menyebut bahwa bangunan yang dimaksud bukanlah masjid, melainkan mushola. Hal itu membuat sejumlah orang tua mempertanyakan transparansi dan kejelasan informasi dari pihak sekolah.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di undangan tertulis sumbangan untuk masjid, padahal faktanya di sekolah itu hanya mushola, bukan masjid. Ini yang membuat kami keberatan,” ujar B kepada wartawan, Rabu (10/12/2025).

B menilai, penggunaan istilah “masjid” dapat mempengaruhi psikologis para wali murid karena memiliki nilai religius dan urgensi yang lebih tinggi dibanding mushola.

“Kalau disebut mushola mungkin responsnya berbeda. Tapi ini ditulis masjid, padahal kenyataannya tidak demikian,” tambahnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebagian wali murid merasa tertekan secara moral karena permintaan sumbangan itu disampaikan bersamaan dengan agenda resmi sekolah, yakni pembagian rapor siswa.

BACA JUGA :  Bersama Ribuan Jamaah Majelis Sabilu Taubah, Gus Iqdam Doakan Khofifah Jadi Gubernur Lagi

Saat dikonfirmasi, hingga berita ini terbit, Kepala MTsN 3 Pamekasan, Agus Budi Hariyanto, belum memberikan klarifikasi terkait imbauan tersebut.

Penulis : Ali

Berita Terkait

Kades di Sampang Ikut Demo Penolakan Indomaret Berujung Perusakan di Pamekasan
Polres Pamekasan Akan Panggil Pelaku Perusakan Indomaret di Desa Panaan
Ibu di Pamekasan Dapat Pengancaman dan Perusakan Tempat Usaha, Polisi Tahap Penyelidikan
Polres Pamekasan Atensi Kasus Kekerasan Terhadap Santri di Batumarmar
Praperadilan Ditolak Hakim PN Pamekasan, Kubu Tersangka Siapkan Langkah ke DPR RI
Jenazah Ibu di Pamekasan Sempat Tertahan, Gegara Tak Sanggup Bayar 9 Juta
Usai Didatangi Pengacara dan Keluarga Tersangka, Polres Pamekasan Perjelas Duduk Perkara Dugaan Pemerkosaan
Desak UHC Prioritas Segera Diterapkan, Aktivis Pamekasan Berhasil Dorong Terbitnya SE Pelayanan Kesehatan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Kades di Sampang Ikut Demo Penolakan Indomaret Berujung Perusakan di Pamekasan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Polres Pamekasan Akan Panggil Pelaku Perusakan Indomaret di Desa Panaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:43 WIB

Ibu di Pamekasan Dapat Pengancaman dan Perusakan Tempat Usaha, Polisi Tahap Penyelidikan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:04 WIB

Polres Pamekasan Atensi Kasus Kekerasan Terhadap Santri di Batumarmar

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Praperadilan Ditolak Hakim PN Pamekasan, Kubu Tersangka Siapkan Langkah ke DPR RI

Berita Terbaru