Banyak Permainan, DPD Tani Merdeka Indonesia Desak PI Evaluasi Distributor Pupuk di Pamekasan

- Wartawan

Rabu, 19 November 2025 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPRD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Pamekasan saat beraudiensi di kantor DPRD Pamekasan, Selasa (18/11/2025).

DPRD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Pamekasan saat beraudiensi di kantor DPRD Pamekasan, Selasa (18/11/2025).

PAMEKASAN, MADURA HARI INI. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Pamekasan menyampaikan desakan keras kepada Pupuk Indonesia (PI) agar segera melakukan pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola distribusi pupuk bersubsidi di wilayah Pamekasan.

Desakan ini disampaikan menyusul munculnya berbagai indikasi dugaan permainan dan ketidakwajaran dalam proses penyaluran pupuk kepada petani.

Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Pamekasan, Basri menegaskan bahwa pihaknya meminta PI melakukan evaluasi total terhadap seluruh distributor pupuk yang beroperasi di Pamekasan.

Evaluasi dinilai penting untuk memastikan penyaluran pupuk berjalan transparan, sesuai alokasi, dan tepat sasaran kepada para petani.

DPD TMI juga menyampaikan dugaan kuat adanya permainan yang dilakukan oleh oknum distributor, sehingga menimbulkan ketidaksesuaian antara data realisasi dengan kondisi di lapangan.

Bahkan, menurut laporan yang diterima, salah satu distributor diduga menguasai sejumlah kios di beberapa kecamatan, yang berpotensi memonopoli alur distribusi dan memperburuk akses petani terhadap pupuk bersubsidi.

“Pupuk Indonesia harus berani mengambil sikap tegas, termasuk memberhentikan distributor yang terbukti nakal atau menyimpang dari aturan. Penertiban distributor kami nilai menjadi langkah penting untuk memperbaiki persoalan struktural yang selama ini terjadi,” ujar Basri, Rabu (19/11/2025).

BACA JUGA :  Dugaan Ternak Pita PR Daun Alami, Forkot Gagal Audiensi Usai Dihadang Satpam Bea Cukai Madura

Selain itu, DPD TMI juga mendorong PI agar merampingkan jumlah distributor yang masuk ke Pamekasan, guna memperkuat pengawasan serta mencegah adanya praktik-praktik permainan di tingkat distributor maupun kios.

Saat ini, di Pamekasan tercatat sekitar tujuh distributor yang bertugas menyalurkan pupuk bersubsidi.

“Masukan dari DPD Tani Merdeka harus segera diantisipasi dengan menyegerakan berkoordinasi antar kecamatan untuk realokasi jika belum tertebus, kemudian juga segera melaporkan ke Provinsi agar sebelum memasuki pemupukan bisa segera diatasi sehingga tidak terjadi kelangkaan,” ucapnya.

BACA JUGA :  Duduk Perkara 9 Tersangka Kejahatan Jalanan Ditangkap Satreskrim Polres Pamekasan

Kata Basri, situasi di lapangan semakin mengkhawatirkan karena dari total 137 ribu petani, sekitar 53 ribu di antaranya hingga kini belum menebus pupuk. Padahal, laporan realisasi distribusi menunjukkan angka 82 persen.

“Ketidakwajaran ini menjadi salah satu indikator kuat bahwa telah terjadi penyimpangan dalam rantai distribusi, sehingga petani tidak mendapatkan pupuk sesuai haknya,” tandasnya.

Penulis : Ali

Berita Terkait

Ngaku Habis Rp38 Miliar Dukung Khofifah di Pilgub Jatim, H Her : Tak Usah Ganti Uang Saya Itu
Di Tangan Bupati Kholilurrahman, Pamekasan Banjir Jabatan Plt, Masyarakat Mulai Ragu
Aktivis BMM Desak Usut Dugaan Pungli Bimtek, Kadisdukcapil Pamekasan Sebut Uang Sudah Habis
Rawan Dikorupsi, Anggaran Pengadaan Hand Tractor DKPP Sumenep Tembus Rp1,9 Miliar 
Mantap! Program Pamekasan Bersih, Wabup Sukriyanto Pimpin Kerja Bakti
Laporkan, Pemkab Siap Rekomendasikan Penutupan SPPG Bermasalah di Sampang ke BGN
Pemkab Sampang Resmi Bentuk Binwas MBG
Forkot Desak KPK dan Kejagung Periksa Slamet Ariyadi DPR RI Dugaan Jual Beli Titik SPPG di Madura

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:25 WIB

Ngaku Habis Rp38 Miliar Dukung Khofifah di Pilgub Jatim, H Her : Tak Usah Ganti Uang Saya Itu

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:16 WIB

Di Tangan Bupati Kholilurrahman, Pamekasan Banjir Jabatan Plt, Masyarakat Mulai Ragu

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:18 WIB

Aktivis BMM Desak Usut Dugaan Pungli Bimtek, Kadisdukcapil Pamekasan Sebut Uang Sudah Habis

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:56 WIB

Rawan Dikorupsi, Anggaran Pengadaan Hand Tractor DKPP Sumenep Tembus Rp1,9 Miliar 

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:21 WIB

Mantap! Program Pamekasan Bersih, Wabup Sukriyanto Pimpin Kerja Bakti

Berita Terbaru

Fahrur Rozi - CO Div. Litbang Dewan Pengurus Pusat FKMSB Nasional.

Karya

Harga Sebuah Persatuan

Rabu, 15 Jul 2026 - 20:18 WIB