Pamekasan, Madura Hari ini — Pamekasan kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pusat industri rokok yang mampu bersaing di pasar internasional.
Hal itu ditandai dengan seremoni “Pamekasan Menembus Dunia”, yaitu pelepasan ekspor rokok PT Empat Sekawan Mulia (ESM) yang digelar pada Kamis, 27 November 2025, pukul 13.00 WIB di Halaman Gudang Sadhana Arifnusa, Jl. Pasar Pao No. 234, Asem Manis, Pademawu.
Acara ini dipimpin langsung oleh Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, dan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah daerah, jajaran OPD, TNI/Polri, serta organisasi masyarakat sebagai bentuk sinergi penuh dalam mendorong kemajuan ekonomi daerah.
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelepasan ekspor ini menjadi tonggak baru bagi industri rokok di Pamekasan, sekaligus menegaskan bahwa produk lokal mampu diterima di pasar global dengan standar kualitas bersaing.
*Tembus Tiga Negara, Desember Masuk Eropa”*
Direktur PT Empat Sekawan Mulya, Suhaydi, menyampaikan bahwa ekspor kali ini merupakan bagian dari pencapaian besar perusahaan sepanjang tahun 2025.
“Hari ini PT Empat Sekawan Mulya mengekspor Sigaret Putih Mesin (SPM) atau rokok putihan. Jumlahnya mencapai 20 juta batang. Selama tahun 2025, kami sudah menembus tiga negara, dan pada akhir Desember dijadwalkan ekspor ke Eropa,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan rencana ekspansi perusahaan pada tahun mendatang.
“Tahun depan, PT ESM akan menjajaki pasar Afrika dan mulai memperluas produksi SPT karena peluang pasar cukup besar,” kata Suhaydi.
Dalam kesempatan itu, ia menegaskan keunggulan kualitas bahan baku lokal.
“Bahan baku kami tidak pernah impor, karena kualitas tembakau Madura jauh lebih baik,” tegasnya.
*Kerja Ekstra, Bukan Kerja Biasa*
Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan PT ESM dalam mengantarkan produk lokal ke pasar internasional.
“Kami mengapresiasi langkah ekspor yang dilakukan PT ESM. Harapannya semakin banyak negara yang dapat ditembus oleh produk usaha lokal kita, agar peluang ekonomi daerah terus meningkat,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa keberadaan industri rokok di Pamekasan membawa dampak nyata bagi masyarakat.
“Kehadiran perusahaan seperti PT ESM membantu mengurangi angka pengangguran dan memberi manfaat melalui program CSR. Ini bukan kerja biasa, tapi kerja ekstra untuk kemajuan Pamekasan,” tegas Bupati.
*Tonggak Baru Industri Pamekasan*
Melalui ekspor ini, Pamekasan menunjukkan bahwa industri lokal tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang hingga menembus pasar global. Langkah strategis PT ESM menjadi pembuktian bahwa kualitas produk daerah dapat bersaing dan diterima secara luas.
Acara “Pamekasan Menembus Dunia” menjadi simbol kebangkitan industri rokok lokal yang bersandar pada kualitas tembakau Madura, ketekunan pelaku industri, serta dukungan penuh pemerintah daerah.











