Sempat Gembar-gembor, Formaasi Mendadak Batal Demo Dugaan Adanya Mafia MBG di Pamekasan

- Wartawan

Selasa, 30 September 2025 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamflet Formaasi.

Pamflet Formaasi.

PAMEKASAN, MADURA HARI INI | Selasa, 30 September 2025, Rencana aksi demonstrasi yang digagas oleh kelompok aktivis Formaasi akhirnya batal digelar hari ini di Kantor Bupati Pamekasan.

Padahal, sebelumnya mereka gencar menyuarakan bakal turun ke jalan untuk menyoroti dugaan adanya mafia dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pamekasan.

Aksi Batal, Publik Bertanya-tanya formaasi sempat mengumumkan rencana aksi besar dengan agenda mendesak transparansi pengelolaan MBG, terutama setelah beberapa kasus mencuat, mulai dari keracunan massal hingga dugaan permainan dalam proses pengadaan.

Namun, pagi tadi, kabar pembatalan aksi mendadak menyebar di kalangan aktivis dan masyarakat yang menanti kejelasan masalah MBG di Pamekasan. Tidak ada penjelasan detail mengapa demo dibatalkan.

“Aksi batal, saya sudah sampai ke titik lokasi yang ditentukan Koorlap aksi sebelumnya tapi ternyata kosong tidak ada orang,” ujar M, salah satu masyarakat yang kedapatan ingin bergabung aksi.

Dugaan Mafia MBG Terus Bergulir Isu adanya “mafia MBG” di Pamekasan sendiri bukan hal baru. Sejumlah temuan lapangan menimbulkan pertanyaan besar mengenai pengelolaan program ini:

BACA JUGA :  Hadiri Puncak Peringatan Hari Ibu, Khofifah terima penghargaan dari Kementerian PPPA

Kasus keracunan siswa usai mengonsumsi makanan MBG di Tlanakan terbukti akibat kontaminasi mikroorganisme dalam hasil uji laboratorium.

Publik sempat digegerkan dengan penemuan belatung dalam paket MBG, yang menimbulkan sorotan luas terhadap kualitas distribusi.

BACA JUGA :  Polres Pamekasan Periksa Maraton Kasus Perusakan Lahan, CV Dzarrin dan PR Paku Alam Mangkir

Dugaan adanya “permainan” dalam pemilihan penyedia MBG masih jadi perbincangan hangat, bahkan beberapa kali dikaitkan dengan kepentingan bisnis segelintir pihak.

Namun, terkait pembatalan aksi Formasi ini masih belum ada klarifikasi dan keterangan resmi dari lembaga swadaya masyarakat tersebut.

Penulis : Al

Berita Terkait

Berawal dari Anaknya Diduga Disantet Tetangganya, Lansia di Sampang Lakukan Pembunuhan
Diundang Pernikahan di Pamekasan, Ini 11 Rekomendasi MUI untuk Semua Artis Adella saat Manggung
Sumenep Madura Bersholawat, PT Arinna Makmur Sentosa Datangkan Tokoh Nasional di Perayaan Maulid
GEMPAR Desak Inspektorat Audit Keuangan Desa Pasanggar, Soroti Hasil Sewa Dapur MBG
Kejari Geledah Kantor Dinas PUPR Pamekasan, Akankah Ada Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Proyek Jalan?
Di Tangan Bupati Kholilurrahman, Pamekasan Banjir Jabatan Plt, Masyarakat Mulai Ragu
Banyak SPPG di Pamekasan Belum Daftarkan Karyawannya JKN dan Jamsostek
Mahasiswa Pamekasan Nobar Film Pesta Babi di Tengah Gelombang Pembubaran

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Berawal dari Anaknya Diduga Disantet Tetangganya, Lansia di Sampang Lakukan Pembunuhan

Senin, 28 September 2026 - 23:47 WIB

Diundang Pernikahan di Pamekasan, Ini 11 Rekomendasi MUI untuk Semua Artis Adella saat Manggung

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:17 WIB

Sumenep Madura Bersholawat, PT Arinna Makmur Sentosa Datangkan Tokoh Nasional di Perayaan Maulid

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:28 WIB

GEMPAR Desak Inspektorat Audit Keuangan Desa Pasanggar, Soroti Hasil Sewa Dapur MBG

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:24 WIB

Kejari Geledah Kantor Dinas PUPR Pamekasan, Akankah Ada Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Proyek Jalan?

Berita Terbaru