Jualan Sejak 1995, Kisah Pak Mat Penjual Mie Bakso Legendaris di Pamekasan

- Wartawan

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pak Mat.

Pak Mat.

MADURA HARI INI | PAMEKASAN. Di tengah menjamurnya kuliner modern dan kafe kekinian, satu warung sederhana di kawasan Larangan Tokol, Perumahan Tlanakan Indah, selatan Kampus UIN Madura tetap bertahan dan menjadi favorit banyak orang.

Warung itu adalah Mie Bakso Pak Mat, kuliner legendaris yang sudah menemani perjalanan mahasiswa sejak puluhan tahun lalu.

Bagi warga Pamekasan, khususnya mahasiswa dan alumni kampus, nama Pak Mat bukan sekadar penjual bakso biasa.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sosok bernama lengkap Muhammad Hari (72) itu dikenal sebagai penjual bakso ramah yang konsisten menjaga rasa, harga, dan kesederhanaannya sejak mulai berjualan pada tahun 1995.

BACA JUGA :  Perkuat Nasionalisme Santri, Ponpes Sumber Bungur Gaungkan Nilai 4 Pilar Kebangsaan

“Dulu sebelum ada STAIN Pamekasan yang sekarang jadi UIN Madura, saya sudah jualan di sini,” ujar Pak Mat sambil melayani pembeli, Kamis (14/5/2026).

Keistimewaan Mie Bakso Pak Mat terletak pada cita rasa kuahnya yang khas, harga yang tetap ramah di kantong, serta suasana sederhana yang membuat pelanggan merasa nyaman. Hingga kini, satu porsi mie bakso dijual hanya Rp10 ribu.

Harga itu sengaja dipertahankan agar tetap terjangkau bagi mahasiswa dan masyarakat kecil.

“Saya tidak mau ambil untung terlalu tinggi,” tutur Pak Mat.

Puluhan tahun berjualan membuat warung bakso ini menjadi tempat penuh kenangan bagi banyak orang. Mulai dari mahasiswa, dosen, pekerja hingga masyarakat umum pernah menikmati hangatnya semangkuk bakso di tempat tersebut.

BACA JUGA :  AKP Agus Tinggalkan Jabatan Kasatresnarkoba Polres Pamekasan, Digantikan AKP Suyanto

Tak sedikit alumni kampus yang sengaja kembali datang hanya untuk melepas rindu pada rasa bakso yang mereka nikmati semasa kuliah.

Pak Mat juga mengenang masa kejayaan usahanya. Pada era awal 2000-an, dagangannya selalu ramai diserbu pembeli.

“Kalau dulu sehari bisa untung banyak. Sore saja sudah habis,” kenangnya.

Namun seiring perubahan zaman dan semakin banyaknya persaingan kuliner, penjualannya mulai menurun. Kini, pendapatan hariannya berkisar Rp500 ribu.

Bahkan, jika dahulu dagangannya habis sebelum malam, kini ia harus berjualan hingga pukul 23.30 WIB.

BACA JUGA :  DPP PESAN Resmi Dikukuhkan di Sampang, Siap Perluas Kepengurusan di Jawa Timur

Meski demikian, Pak Mat tetap bertahan dengan penuh semangat. Di usianya yang tidak lagi muda, ia masih setia meracik mie bakso untuk pelanggan yang datang silih berganti.

Ketekunan dan kesederhanaannya menjadi inspirasi tersendiri, bahwa menjaga kualitas, kejujuran, dan pelayanan bisa membuat sebuah usaha tetap dicintai lintas generasi.

Samsul Arifin, alumni STAIN Pamekasan lulusan 2010 mengatakan, Mie Bakso Pak Mat bukan hanya soal makanan, tetapi juga tentang kenangan, perjuangan hidup, dan rasa hangat yang selalu membuat orang ingin kembali.

“Bakso Pak Mat rasanya tak jauh beda dengan dulu, bahkan lebih mantap,”tutupnya.

Berita Terkait

Ngaku Habis Rp38 Miliar Dukung Khofifah di Pilgub Jatim, H Her : Tak Usah Ganti Uang Saya Itu
DPP PESAN Resmi Dikukuhkan di Sampang, Siap Perluas Kepengurusan di Jawa Timur
Polemik Bantuan Rp2 Miliar, Founder BIP Buka Suara
Punya Suara Emas, Ini Profil Ari Sampang DA8
Kasus Mobil Dinas Bapperida Pamekasan, Polres Segera Limpahkan ke Inspektorat Daerah
Ini Alasan Mendasar Ribuan Relawan SPPG di Pamekasan Minta Program MBG Tak Disetop
Pendemo Minta Bupati Pamekasan Perhatikan Janda Pengangguran, Relawan : MBG Harus Tetap Lanjut
Demo Panas! Massa Terobos Ruang Sekda, Kasubag Umum Bantah Pernah Buat Surat Tugas Bupati Pamekasan

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:25 WIB

Ngaku Habis Rp38 Miliar Dukung Khofifah di Pilgub Jatim, H Her : Tak Usah Ganti Uang Saya Itu

Senin, 20 Juli 2026 - 22:03 WIB

DPP PESAN Resmi Dikukuhkan di Sampang, Siap Perluas Kepengurusan di Jawa Timur

Minggu, 12 Juli 2026 - 22:25 WIB

Polemik Bantuan Rp2 Miliar, Founder BIP Buka Suara

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:24 WIB

Punya Suara Emas, Ini Profil Ari Sampang DA8

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:50 WIB

Kasus Mobil Dinas Bapperida Pamekasan, Polres Segera Limpahkan ke Inspektorat Daerah

Berita Terbaru

Fahrur Rozi - CO Div. Litbang Dewan Pengurus Pusat FKMSB Nasional.

Karya

Harga Sebuah Persatuan

Rabu, 15 Jul 2026 - 20:18 WIB