Korban Buka Sayembara Rp20 Juta yang Bisa Serahkan Mantan Pegawai BRI Pamekasan 6 Tahun Buron

- Wartawan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban Buka Sayembara Rp20 Juta Bagi yang Bisa Serahkan Mantan Pegawai BRI Pamekasan yang 6 Tahun Buron.

Korban Buka Sayembara Rp20 Juta Bagi yang Bisa Serahkan Mantan Pegawai BRI Pamekasan yang 6 Tahun Buron.

MADURA HARI INI| PAMEKASAN – Enam tahun berlalu sejak laporan polisi dibuat, belasan korban dugaan penipuan yang diduga dilakukan mantan pegawai Bank BRI Cabang Pamekasan mengaku belum memperoleh kepastian hukum.

Kekecewaan itu mendorong para korban berinisiatif akan menyiapkan sayembara senilai Rp20 juta bagi siapa saja yang dapat memberikan informasi akurat hingga berujung pada penangkapan terduga pelaku.

Sebelumnya, sebanyak 17 korban mendatangi Mapolres Pamekasan pada Selasa (8/7/2026) untuk mempertanyakan perkembangan penanganan perkara yang mereka laporkan. Mereka menilai proses hukum berjalan terlalu lama, sementara kerugian yang dialami disebut mencapai miliaran rupiah.

Para korban mempertanyakan yang sampai saat ini terduga pelaku, Muhammad Lukman Anizar (MLA), yang menurut mereka telah berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 2020, namun belum juga berhasil diamankan.

“Kami hanya ingin ada kepastian hukum. Sudah enam tahun kami menunggu, tetapi sampai sekarang belum ada hasil yang kami rasakan,” ujar Sawawi salahsatu korban. Rabu (16/07/26).

Sebagai bentuk ikhtiar, para korban berencana membuka sayembara dengan hadiah Rp20 juta bagi masyarakat yang dapat memberikan informasi valid mengenai keberadaan MLA hingga yang bersangkutan berhasil ditangkap aparat penegak hukum.

BACA JUGA :  Ragukan Status Operator, Polres Pamekasan Didesak Naikkan Perkara Kasus PAW Kades Gugul

Korban mengaku kecewa terhadap kinerja Polres Pamekasan dalam menangani perkara tersebut. Menurutnya, sejak surat Daftar Pencarian Orang (DPO) diterbitkan, kepolisian tidak pernah mempublikasikan flyer DPO yang dapat membantu masyarakat mengenali dan memberikan informasi mengenai keberadaan terduga pelaku.

“Polres hanya mengeluarkan surat DPO. Itu pun saya dapat setelah tahun lalu saya datang langsung ke Polres Pamekasan. Sampai sekarang, flyer DPO yang seharusnya bisa disebarluaskan kepada masyarakat tidak pernah diterbitkan,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Proses Hukum Dipertanyakan, Kasus Dugaan Pengrusakan Pohon di Bulangan Barat Masih Mengendap

Korban menilai publikasi identitas DPO melalui flyer merupakan salah satu langkah penting untuk memperluas pencarian. Karena itu, ia berharap kepolisian dapat lebih maksimal dalam melakukan upaya pencarian terhadap terduga pelaku yang hingga kini belum berhasil ditangkap.

Sementara itu saat dilakukan konfirmasi, Kasi Humas Polres Pamekasan Ipda Yoni Evan Pratama menyampaikan, kalau pihaknya masih proses Lidik dan akan terus mengejar pelaku. “Masih proses lidik dan kita cari sampai dapat, mohon waktu,” ungkap Humas saat dikonfirmasi.

Berita Terkait

Yayasan Cendekia Pemerhati Cukai Indonesia Soroti Kontruksi Penanganan Kasus di BC Madura
Aktivis FAMAS Desak Bea Cukai Madura Tangkap ATK yang Diduga Dalang Peredaran Rokok Ilegal
Jadi DPO, Pria Asal Sampang Tersangka Dugaan Pencurian Rp55 Juta Diburu Polres Pamekasan
7 Hari Usai Penggeledahan Tak Muncul Tersangka, Masyarakat Akan Bawa Kotoran Sapi ke Kantor Kejari Pamekasan
Asik Geledah Tanpa Adanya Tersangka, Masyarakat Mulai Ragukan Langkah Kepala Kejari Pamekasan
Sapu Bersih 27 Pelaku Asusila, Iptu Nur Fajri Alim Kasatreskrim Polres Sampang Diganjar Penghargaan
Eks Pegawai BRI Jadi DPO 6 Tahun, 17 Korban Datangi Polres Pamekasan Minta Tangkap
Maling Motor Asal Sampang Diringkus Polres Pamekasan

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Yayasan Cendekia Pemerhati Cukai Indonesia Soroti Kontruksi Penanganan Kasus di BC Madura

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:16 WIB

Aktivis FAMAS Desak Bea Cukai Madura Tangkap ATK yang Diduga Dalang Peredaran Rokok Ilegal

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:58 WIB

Jadi DPO, Pria Asal Sampang Tersangka Dugaan Pencurian Rp55 Juta Diburu Polres Pamekasan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:52 WIB

7 Hari Usai Penggeledahan Tak Muncul Tersangka, Masyarakat Akan Bawa Kotoran Sapi ke Kantor Kejari Pamekasan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:19 WIB

Asik Geledah Tanpa Adanya Tersangka, Masyarakat Mulai Ragukan Langkah Kepala Kejari Pamekasan

Berita Terbaru