Rokok Ilegal Gico Dijual Bebas di E-Commerce, Siapa Sosok HM yang Banyak Disebut di Sumenep?

- Wartawan

Rabu, 1 Oktober 2025 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

Ilustrasi.

SUMENEP, MADURA HARI INI – Peringatan keras dari Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya terkait pemberantasan rokok ilegal tampaknya belum cukup memberi efek jera bagi pemain rokok Gico di Sumenep Madura.

Rupanya, rokok bodong merek Gico yang disebut-sebut milik sultan HM di Sumenep justru kian marak dijual, kali ini terpantau bebas dijual di berbagai platform e-commerce.

Rokok tanpa pita cukai itu dengan mudah bisa ditemukan di sejumlah toko online. Padahal menkeu telah mengingatkan agar tidak lagi menjual rokok ilegal karena merugikan negara.

Kondisi ini menimbulkan kecurigaan, ada jaringan besar yang sengaja membiarkan peredaran rokok ilegal tetap subur.

“Kalau pemerintah serius, mestinya rokok bodong seperti merek Gico tidak bisa seenaknya dijual online. Tapi nyatanya makin banyak. Siapa yang bermain di belakangnya?” ujar Khoirul Ramdan Aktivis Madura, Rabu (1/10/2025).

Di Sumenep, nama rokok Gico bukan barang asing. Sudah lama merek ini disebut-sebut diproduksi secara sembunyi oleh jaringan pengusaha rokok nakal.

BACA JUGA :  Tak Ada Tawar Menawar, HMI Jatim Siap Bantu Aparat Berantas Peredaran Rokok Ilegal

Meski beberapa kali aparat melakukan razia, keberadaan produsen utama hingga kini belum tersentuh hukum.

Aktivis lokal mendesak aparat penegak hukum tidak hanya menyasar penjual kecil atau gudang penyimpanan, melainkan mengusut siapa dalang besar yang mengendalikan produksi dan distribusi.

“Kalau hanya menyita di warung-warung, itu percuma. Dalangnya ada di Sumenep, dan masyarakat tahu itu,” tegasnya.

Kini, publik menunggu langkah nyata dari Menkeu dan aparat terkait. Apakah berani membongkar siapa sebenarnya pemilik bisnis rokok Gico yang disebut-sebut memiliki jaringan kuat di Madura?

BACA JUGA :  Gus Miftah: Dakwah dengan Pendekatan Kekinian untuk Semua Kalangan

Penulis : Al

Berita Terkait

BMM Kritik Kepemimpinan Bupati Pamekasan Lewat Acara Seminar “Poligami Anggaran dan Etika”
Menkop Kukuhkan KITMAS Pamekasan Sebagai Koperasi Tembakau Pertama di Indonesia
PWI Pamekasan Semarakkan Puncak HPN 2026 dengan Talkshow Pentahelix
SPPG Garuda Jaya Abadi Pamekasan Luruskan Menu MBG yang Disorot Tak Sesuai Standar
Kang Ojol, Becak hingga Jukir di Sumenep Bahagia Terima Sembako dari Yayasan BIP
Subhanallah, Yayasan BIP Santuni Ribuan Anak Yatim di Sumenep
Ini Syarat Pengambilan Motor yang Terjaring Razia Polres Pamekasan
Tipidkor Polres Pamekasan Disorot, Kasus Perusakan Lahan Tak Kunjung Naik Tahap Penyidikan

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:27 WIB

BMM Kritik Kepemimpinan Bupati Pamekasan Lewat Acara Seminar “Poligami Anggaran dan Etika”

Minggu, 22 Februari 2026 - 02:12 WIB

Menkop Kukuhkan KITMAS Pamekasan Sebagai Koperasi Tembakau Pertama di Indonesia

Rabu, 18 Februari 2026 - 08:24 WIB

PWI Pamekasan Semarakkan Puncak HPN 2026 dengan Talkshow Pentahelix

Selasa, 17 Februari 2026 - 22:36 WIB

SPPG Garuda Jaya Abadi Pamekasan Luruskan Menu MBG yang Disorot Tak Sesuai Standar

Senin, 16 Februari 2026 - 12:49 WIB

Kang Ojol, Becak hingga Jukir di Sumenep Bahagia Terima Sembako dari Yayasan BIP

Berita Terbaru

Wabendum Bidang Politik & Demokrasi Badko HMI Jawa Timur (Hasbullah).

Karya

Menjaga Amanat Konstitusi di Tengah Gejolak Global

Senin, 2 Mar 2026 - 19:16 WIB