Soroti Bimtek di Batu! Formaasi Tuding Akal-akalan Dispendukcapil Pamekasan untuk Pungut Uang

- Wartawan

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Formaasi saat audiensi di Dispendukcapil Pamekasan.

Formaasi saat audiensi di Dispendukcapil Pamekasan.

MADURA HARI INI | PAMEKASAN – Bimbingan Teknis (Bimtek) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Pamekasan yang digelar di Kota Batu Malang, terus melebar, meski sudah dibantah.

Ketua Aktivis Forum Mahasiswa dan Masyarakat Revolusi (Formaasi) Iklal menuding bahwa acara itu hanya taktik atau akal-akalan Dispendukcapil Pamekasan untuk pungut uang.

“Perwakilan Desa dan Puskesmas wajib bayar Rp2.6 juta, dari 150 peserta, maka uang Rp390 juta masuk, dan di tf ke rekening pribadi itu,” kata Iklal di Pamekasan, Kamis (14/5/2026).

Lebih lanjut, Iklal mengatakan, jika dalih Capil karena di Pamekasan tempat tidak memadai, maka alasan tersebut sangat tidak masuk akal.

“Banyak hotel, dan tempat lainnya di Pamekasan yang mampu menampung hingga seribu orang,” katanya, Kamis (14/5/2026).

Kata dia, kasus ini harusnya menjadi atensi serius Pemkab Pamekasan karena ditengah efisiensi anggaran dinas menggelar kegiatan diluar pulau.

“Kasus ini harusnya menjadi atensi serius, apalagi omon-omon pemerintah daerah selalu efesiensi,” ujarnya.

BACA JUGA :  Waduh, Korwil MBG Pamekasan Hariyanto Diduga Terlibat Jadi Mafia Dapur

Sementara itu, diberitakan sebelumnya, Kepala Dispendukcapil Pamekasan menyampaikan, gelaran kegiatan ini sudah kesekian kalinya di Malang.

“Jadi kami sudah kedua kali menggelar Malang, bukan di Pamekasan,” katanya,

Menurutnya, ia sudah melakukan survei tempat di Pamekasan. Namun, dengan jumlah peserta yang ada, Dispendukcapil tidak menemukan tempat yang memadai.

“Kemarin pesertanya 80 Desa, sekarang 179 Desa, dan kami sudah survei, dengan orang sebanyak itu ternyata disini tidak ada tempat yang bisa menampung orang sebanyak itu,” paparnya.

BACA JUGA :  BMM Kritik Kepemimpinan Bupati Pamekasan Lewat Acara Seminar "Poligami Anggaran dan Etika"

Kata Agus, setelah dilakukan pendataan, delegasi Desa dan Puskesmas mencapai 150 orang. Kemudian, hotel tetap mau bersedia.

“Ternyata yang ikut hanya 150, tetapi disana tetap mau dengan kita,” terangnya.

Ia juga membenarkan nominal pembayaran tersebut. Tujuannya, untuk akomodasi dan fasilitas peserta selama bimtek.

“Jadi nominal Rp2.6 untuk peserta. Mulai penginapan, konsumsi. Kami berangkat bersama dan pulang bersama. Bukan untuk kami. Bimtek dua hari tiga malan di hotel itu,” tandasnya.

Berita Terkait

Dalami Laporan Dugaan Suap dan Pungli Korwil BGN Pamekasan, Polisi Berpeluang Panggil Sejumlah Kepala Dapur MBG
Diterpa Isu Tak Sedap, Ternyata Master Gym Jadi Tempat Olahraga Profesional di Pamekasan
Gawat! Proyek Abal-Abal, FARA Seret BPKPD Pamekasan ke Pusaran Aksi Demonstrasi
Dicecar Puluhan Pertanyaan Dugaan Pungli dan Suap, Korwil BGN Pamekasan Diperiksa 10 Jam
Bandel Tak Mau Urus IPAL, 27 Dapur MBG di Sampang Resmi Ditutup
Usulan SKM Kelas 3 Khusus Madura dari Pengusaha Rokok Tuai Polemik, Dinilai Labrak Prinsip Keadilan
Dua Hari Menuju Pemeriksaan, Korwil BGN Pamekasan Siap Beri Keterangan ke Polisi
Ragukan Status Operator, Polres Pamekasan Didesak Naikkan Perkara Kasus PAW Kades Gugul

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:42 WIB

Dalami Laporan Dugaan Suap dan Pungli Korwil BGN Pamekasan, Polisi Berpeluang Panggil Sejumlah Kepala Dapur MBG

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:41 WIB

Diterpa Isu Tak Sedap, Ternyata Master Gym Jadi Tempat Olahraga Profesional di Pamekasan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:58 WIB

Gawat! Proyek Abal-Abal, FARA Seret BPKPD Pamekasan ke Pusaran Aksi Demonstrasi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:57 WIB

Dicecar Puluhan Pertanyaan Dugaan Pungli dan Suap, Korwil BGN Pamekasan Diperiksa 10 Jam

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:19 WIB

Usulan SKM Kelas 3 Khusus Madura dari Pengusaha Rokok Tuai Polemik, Dinilai Labrak Prinsip Keadilan

Berita Terbaru