Beredar Video Keluarga Pasien RSUD di Sampang Ngamuk-ngamuk, Ternyata Ini Penyebabnya

- Wartawan

Selasa, 30 September 2025 - 04:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasil tangkapan layar video viral.

Hasil tangkapan layar video viral.

SAMPANG, MADURA HARI INI | Beredar video memperlihatkan seorang warga mengamuk karena tidak diperbolehkan masuk ke rumah sakit oleh petugas keamanan di depan pintu masuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Mohammad Zyn, Kabupaten Sampang.

Dalam video yang tersebar luas tersebut, warga yang diketahui merupakan salah satu keluarga pasien RS itu terlihat emosi dan meluapkan kekesalannya kepada petugas keamanan (satpam).

BACA JUGA :  Luar Biasa! Prabowo: Polisi Terluka Saat Ricuh Akan Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Dia mengaku telah memiliki kartu pengunjung, namun tetap tidak diizinkan masuk dengan alasan kartu yang dimilikinya tidak sesuai.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terus kalau tidak sama, siapa yang salah? Kan kartu ini dari sini, bukan saya buat sendiri,” teriak warga tersebut dalam video yang beredar, penuh emosional, Senin (29/9/2025).

Dikonfirmasi media, Humas RSUD Sampang, Amin Jakfar Sodik, mengungkapkan bahwa petugas keamanan hanya menjalankan tugas sesuai prosedur yang berlaku di rumah sakit.

BACA JUGA :  DPD RI Jatim, Lia Istifhama, Silaturahmi dan Serap Aspirasi di Ponpes Al-Hakimy Pasuruan

Menurutnya, kejadian itu bermula saat keluarga pasien datang di luar jam besuk untuk menjenguk keluarganya yang dirawat. Petugas keamanan menahan warga itu karena kedatangannya tidak sesuai dengan waktu kunjungan resmi.

Tak lama kemudian, keluarga pasien dari dalam ruangan datang dan memberikan kartu pengunjung. Namun tidak dilakukan secara bergantian sesuai aturan. Kondisi ini membuat petugas tetap tidak mengizinkan masuk, hingga akhirnya memicu keributan kecil di depan pintu rumah sakit.

BACA JUGA :  Dana Program Bansos dan PKH di Sampang Diduga Digelapkan, Aktivis Datangi Kantor Dinsos

“Namun, tidak berlangsung lama. Pihak rumah sakit segera memberikan penjelasan kepada keluarga pasien terkait aturan kunjungan yang berlaku, sehingga situasi bisa segera dikendalikan,” ucapnya.

Penulis : Al

Berita Terkait

Pamekasan Menembus Pasar Dunia, PT ESM Resmi Ekspor Rokok ke Filipina
Demo AMPAS di Kantor Disdikbud Pamekasan Gagal Digelar Hari Ini
Selain Serobot Tanah, Banyak Pohon Warga di Bulangan Barat Pamekasan Ditebang Oknum Tanpa Izin
Dana Program Bansos dan PKH di Sampang Diduga Digelapkan, Aktivis Datangi Kantor Dinsos
Sempat Gembar-gembor, Formaasi Mendadak Batal Demo Dugaan Adanya Mafia MBG di Pamekasan
Waduh, Sejumlah Agenda Aksi Unjuk Rasa Hari Ini di Pamekasan Mendadak Dibatalkan
Tak Ada Tawar Menawar, HMI Jatim Siap Bantu Aparat Berantas Peredaran Rokok Ilegal
Bikin Kaget, Ada Perjanjian Khusus Program MBG di SDN Pasanggar 1 Pegantenan Pamekasan

Berita Terkait

Kamis, 27 November 2025 - 16:15 WIB

Pamekasan Menembus Pasar Dunia, PT ESM Resmi Ekspor Rokok ke Filipina

Senin, 13 Oktober 2025 - 07:58 WIB

Demo AMPAS di Kantor Disdikbud Pamekasan Gagal Digelar Hari Ini

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 15:25 WIB

Selain Serobot Tanah, Banyak Pohon Warga di Bulangan Barat Pamekasan Ditebang Oknum Tanpa Izin

Rabu, 1 Oktober 2025 - 18:22 WIB

Dana Program Bansos dan PKH di Sampang Diduga Digelapkan, Aktivis Datangi Kantor Dinsos

Selasa, 30 September 2025 - 12:20 WIB

Sempat Gembar-gembor, Formaasi Mendadak Batal Demo Dugaan Adanya Mafia MBG di Pamekasan

Berita Terbaru

Ach Suhairi, sebagai pengusul membenarkan kalau dirinya sudah dimintai keterangan terkait usulan pemakzulan bupati, namun masih menunggu proses verifikasi dan hasilnya.

Politik dan Pemerintahan

Memanas, Komisi I DPRD Pamekasan Mulai Bahas Usulan Pemakzulan Bupati Pamekasan

Selasa, 13 Jan 2026 - 16:19 WIB