BPJS Pamekasan Telusuri Praktik dr Tatik Sulistyowati yang Patok Rp.4,5 Juta Pasien Kurang Mampu

- Wartawan

Minggu, 7 September 2025 - 07:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPJS kesehatan Pamekasan.

Kepala BPJS kesehatan Pamekasan.

PAMEKASAN, MADURA HARI INI | Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Pamekasan tengah menelusuri keluhan pasien Rumah Sakit Larasati penderita kista yang dipatok biaya sebesar Rp4,5 juta di praktik dr. Tatik Sulistyowati, Pamekasan.

Kasus ini mencuat setelah pasien dengan latar belakang tidak mampu mengeluhkan adanya biaya yang dinilai memberatkan sebagai kepesertaan BPJS.

Pasien itu bernama Ibu Parma (59), warga Desa Bujur Timur, Kecamatan Batumarmar, Pamekasan, yang mengeluh usai diminta membayar Rp4,5 juta.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan, Nuzuludin Hasan, saat dikonfirmasi, mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan koordinasi dengan tempat praktik dan RS terkait untuk meminta klarifikasi.

BACA JUGA :  Mantan Ketua PMII Jatim Tegas Sebut Demo Tuntut Khofifah Mundur Menyesatkan Publik

“Kami sedang dalam proses klarifikasi terlebih dahulu dengan RS Larasati dan dr Tatik serta pasiennya untuk mengetahui persoalannya,” ujar Nuzuludin Hasan, Kamis (4/9/2025).

Kendati demikian, Pak Nuzul disapa akrab, mengungkapkan bahwa bila sepanjang pengobatan sesuai dengan prosedur maka tindakan meminta tambahan biaya kepada pasien yang tercover BPJS tidak dibenarkan.

“Secara umum sepanjang pengobatan yang dilakukan sesuai prosedur dan sesuai indikasi medis maka tidak diperkenankan adanya iur biaya atau biaya tambahan bagi peserta,” tegasnya.

Namun, untuk lebih lanjut, pihak BPJS kesehatan Cabang Pamekasan menegaskan masih akan menelusuri lebih persoalan tersebut.

“Untuk penjelasan lebih lanjut diperlukan informasi yang lebih lengkap dari RS Larasati, dr Tatik dan pasien tersebut,” sambungnya.

BACA JUGA :  “Bantuan Keuangan Desa Jadi Bancakan, 83 Desa tak Setor SPJ Negara Rugi 33,4 Miliar, DPMD Jatim Wajib Bertanggung Jawab.”

Diberitakan sebelumnya, penderita kista itu mengeluh tentang mahalnya harga biaya suntik di dr. Tatik Sulistyowati sebelum dilakukan operasi di RS Larasati Pamekasan.

Dia sebelumnya dirujuk dari Puskesmas Batumarmar ke RS Larasati Pamekasan. Namun, saat ia hendak dilakukan operasi, pihak RS masih menyarankan untuk suntik obat terlebih dahulu ke praktik dr. Tatik Sulistyowati di Jalan Trunojoyo.

Tak tanggung-tanggung, setelah disuntik ultrasonografi (USG) di tempat praktik tersebut, biayanya mencapai Rp 4,5 Juta untuk sekali suntik.

“Saya kaget dengan biaya mahal ini, padahal saya mendaftar di RS Larasati sebagai pasien peserta BPJS,“ ujarnya, Selasa (2/9/2025).

BACA JUGA :  Anggota Komisi III Apresiasi Kinerja Polri dan Dorong Optimalisasi Anggaran untuk 2026

Sebelumnya, dr. Tatik Sulistyowati menyampaikan bahwa pengobatan penyakit kista di praktik miliknya tidak ditanggung BPJS dengan alasan BPJS hanya menanggung biaya operasi di Larasati.

“Ini kan tempat praktek. Sementara berobat ditempat praktek tidak bisa menggunakan BPJS,” ucapnya, Sabtu (30/8/2025) lalu

Kata dr. Tatik, biaya suntik untuk penyakit kista bervariasi, ada yang biasa dan ada agak mahal. Harga suntik Tapros 3,75 mg berkisar antara Rp1.550.000 hingga Rp1.750.000. Sedangkan Tapros 3M (11,25 mg) bisa mencapai Rp4.950.000 per box.

“Saya tidak memaksa kepada pasien untuk menggunakan obat yang mahal,” pungkasnya.

Penulis : Al

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Gandeng Dinkes Pamekasan, SPPG Biequeen Nyalabu Daya Siap Sajikan MBG Sehat dan Higienis
Waduh! Rekrutmen PPPK Paruh Waktu di Sampang Disorot, Plt Kadinkes Terancam Dilaporkan
Bikin Kaget, Ada Perjanjian Khusus Program MBG di SDN Pasanggar 1 Pegantenan Pamekasan
Buntut Puluhan Siswa Keracunan Akibat MBG di Tlanakan, BGN Pamekasan Bungkam!
Kasus Campak di Sampang, Sementara Sebanyak 42 Pasien Terpapar
Demo Pita Cukai PR Jalluh Mendadak Dibatalkan, Bea Cukai Madura Dalami Unsur Pidana
Gawat! 20 Siswa di Tlanakan Pamekasan Keracunan setelah Konsumsi Makan Gizi Gratis
Praktik dr. Tatik Sulistyowati Pamekasan Disorot, Pasien Kista RS Larasati Dipatok Rp4.5 Juta

Berita Terkait

Rabu, 22 Oktober 2025 - 20:23 WIB

Gandeng Dinkes Pamekasan, SPPG Biequeen Nyalabu Daya Siap Sajikan MBG Sehat dan Higienis

Senin, 22 September 2025 - 18:21 WIB

Waduh! Rekrutmen PPPK Paruh Waktu di Sampang Disorot, Plt Kadinkes Terancam Dilaporkan

Sabtu, 20 September 2025 - 01:05 WIB

Bikin Kaget, Ada Perjanjian Khusus Program MBG di SDN Pasanggar 1 Pegantenan Pamekasan

Selasa, 16 September 2025 - 12:45 WIB

Buntut Puluhan Siswa Keracunan Akibat MBG di Tlanakan, BGN Pamekasan Bungkam!

Sabtu, 13 September 2025 - 02:23 WIB

Kasus Campak di Sampang, Sementara Sebanyak 42 Pasien Terpapar

Berita Terbaru

MBG di Blaban.

Politik dan Pemerintahan

MBG Bakso di Yayasan Nurul Ijtihad Blaban Pamekasan Tuai Protes Keras Wali Murid

Jumat, 28 Nov 2025 - 08:19 WIB

Direktur PT Empat Sekawan Mulya, Suhaydi.

Politik dan Pemerintahan

Makin Melesat di Kancah Global, PT ESM Kembali Ekspor Jutaan Batang Rokok

Kamis, 27 Nov 2025 - 21:45 WIB