Gawat! 20 Siswa di Tlanakan Pamekasan Keracunan setelah Konsumsi Makan Gizi Gratis

- Wartawan

Selasa, 9 September 2025 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu siswa yang diduga keracunan dilarikan ke rumah sakit.

Salah satu siswa yang diduga keracunan dilarikan ke rumah sakit.

PAMEKASAN, MADURA HARI INI |  20 siswa di wilayah Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan mengalami keracunan usai konsumsi Makan Gizi Gratis (MBG), Selasa (9/9/2025).

Para siswa tersebut dilaporkan mengalami gejala seperti pusing, mual, hingga muntah. Mereka dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Slamet Martodirdjo (RSUD Smart) Pamekasan.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Pamekasan, Saifudin, membenarkan adanya dugaan kasus keracunan tersebut.

Menurut dia, para siswa yang keracunan itu sedang ditangani secara intensif oleh tenaga medis.

“Benar, ada 8 siswa yang saat ini dirawat di beberapa fasilitas kesehatan akibat dugaan keracunan usai mengonsumsi MBG,” ucap Saifudin.

“Empat orang dirawat di Puskesmas Tlanakan, tiga orang di RSUD Smart Pamekasan, dan satu orang di Puskesmas Bandaran,” tambahnya.

Sementara ini, Saifudin belum bisa menjelaskan secara detail terkait sekolah asal para siswa maupun teknis pelaksanaan program MBG tersebut.

BACA JUGA :  Waduh! Tiga Ekor Sapi Masuk Jalan Raya di Pamekasan

Namun, kata Saifudin, saat ini Dinkes bersama tim medis masih melakukan observasi sekaligus menelusuri penyebab pasti dugaan keracunan tersebut.

“Kami masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Saat ini petugas kesehatan difokuskan pada penanganan pasien. Untuk detail terkait sekolah asal maupun teknis program MBG, akan kami sampaikan setelah ada hasil investigasi lebih lanjut,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Tlanakan, Henny Setyowati juga membenarkan adanya puluhan siswa diduga keracunan tersebut.

BACA JUGA :  Polres Pamekasan Pasang Penutup Terpal untuk Motor Hasil Patroli Hunting System

Namun, pihaknya belum juga memastikan apakah para siswa tersebut keracunan MBG atau ada faktor lain.

Dari keterangan Henny, total siswa yang dirawat akibat keracunan itu mencapai 20 orang. Sebanyak sembilan orang dirawat dan diinjeksi infus.

“Sebanyak 8 siswa dilakukan observasi rawat jalan. Kemudian, tiga siswa dirujuk ke RSUD Smart Pamekasan,” pungkasnya.

Penulis : Al

Berita Terkait

Mobil Ambulans Terparkir, Puskesmas Teja Pamekasan Tetap Tolak Antarkan Jenazah Bayi
Heboh “Halo Matahari” Muncul di Langit Pamekasan
Dasar Monyet Tetangga, Bocah 5 Tahun di Sotabar Pamekasan Tewas Usai Diserang
PWI Pamekasan Gandeng RS Kusuma Hospital Cek Kesehatan Jantung Gratis untuk Kades
Polisi Telusuri Mobil MBG di Pamekasan yang Nyaris Lindas Bocah TK hingga Dijahit 14 Bagian Kepala
Pasca Putusan PN Pamekasan, Bangunan Toko yang Berdiri di Tanah Milik Siti Sri Faidah Dibongkar
Gandeng UDD PMI, Polres Pamekasan Gelar Bakti Kesehatan Donor
Seorang Ibu di Pademawu Barat Hilang Bersama Dua Anaknya, Keluarga Minta Bantuan Polisi

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 17:57 WIB

Mobil Ambulans Terparkir, Puskesmas Teja Pamekasan Tetap Tolak Antarkan Jenazah Bayi

Jumat, 3 April 2026 - 16:22 WIB

Heboh “Halo Matahari” Muncul di Langit Pamekasan

Rabu, 1 April 2026 - 23:57 WIB

Dasar Monyet Tetangga, Bocah 5 Tahun di Sotabar Pamekasan Tewas Usai Diserang

Minggu, 15 Februari 2026 - 15:48 WIB

PWI Pamekasan Gandeng RS Kusuma Hospital Cek Kesehatan Jantung Gratis untuk Kades

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:13 WIB

Polisi Telusuri Mobil MBG di Pamekasan yang Nyaris Lindas Bocah TK hingga Dijahit 14 Bagian Kepala

Berita Terbaru

PWI Beri Catatan: Demo DPD NasDem Pamekasan Dinilai Bukan Langkah Efektif .

Politik dan Pemerintahan

PWI Beri Catatan: Demo DPD NasDem Pamekasan Dinilai Bukan Langkah Efektif 

Kamis, 16 Apr 2026 - 18:23 WIB