Waduh, Sebanyak Lima Siswa di Pegantenan Pamekasan Diduga Keracunan usai Santap MBG

- Wartawan

Rabu, 17 September 2025 - 21:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi/liputan6.

Ilustrasi/liputan6.

PAMEKASAN, MADURA HARI INI|Belum tuntas di Tlanakan, kini beredar kabar, sebanyak 5 siswa SDN Pasanggar 1, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, diduga mengalami keracunan akibat Makan Bergizi Gratis (MBG).

Para siswa itu dikabarkan muntah usai menyantap MBG yang disalurkan melalui program SPPG di Yayasan Al-Bukhari Murtajih Pasanggar, Rabu (17/09/2025).

Peristiwa ini menjadi viral setelah beredar pesan berantai di grup WhatsApp dari wali murid dan masyarakat setempat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pesan berantai itu menyebutkan bahwa hampir semua siswa muntah setelah makan gratis di sekolah tersebut.

BACA JUGA :  Warga Desak Polda Periksa Dugaan Keterlibatan Bupati Sampang di Kasus Korupsi Jalan Rp12 M

Namun, informasi itu justru diklarifikasi oleh salah satu wali murid atas nama M. Saini. la menegaskan bahwa kabar semua siswa muntah tidak benar.

“Assalamu’alaikum, kami M. Saini Wali Murid dari Agus Ahmad yang tadi Muntah dan temannya 4 orang karena melihat temannya muntah jadi ikut muntah, mungkin itu penyebabnya sehingga temannya ikut muntah,” kata M. Saini.

“Kami M. Saini minta maaf dan voice tadi karena kami sebagai orang tua kaget anak kami pulang sekolah bajunya kenak muntah semua ditanya makan gratis, mungkin krn terlalu kenyang atau kurang sehat sehingga menyebabkan muntah. Dan saya yang menyatakan semua SDN pasanggar 1 muntah smua itu tidak benar. Alhamdulillah anak-anak kami sehat semua, Wassalam,” tutupnya.

BACA JUGA :  PWI Beri Catatan: Demo DPD NasDem Pamekasan Dinilai Bukan Langkah Efektif 

Meski demikian, kabar dugaan keracunan ini tetap mendapat sorotan serius dari sejumlah aktivis, mengingat beberapa hari lalu puluhan siswa di Tlanakan juga keracunan.

“Program makanan bergizi harusnya betul-betul dipastikan kualitas dan kelayakannya. Kalau ada kejadian siswa muntah usai makan, ini tanda ada masalah yang perlu diusut,” ucap Khoirul Ramadan.

BACA JUGA :  Pasca Putusan PN Pamekasan, Bangunan Toko yang Berdiri di Tanah Milik Siti Sri Faidah Dibongkar

Menurutnya, Pemerintah bersama pihak yayasan harus segera turun melakukan evaluasi terhadap pengadaan dan distribusi makanan.

“Jangan sampai program baik untuk menyehatkan siswa justru menimbulkan dampak negatif. Kualitas makanan harus diawasi ketat,” imbuhnya.

Meski demikian, kasus dugaan keracunan akibat MBG ini masih terus ditelusuri. Beberapa pihak masih dalam tahap konfirmasi.

Diketahui, beberapa hari lalu puluhan siswa di Tlanakan Pamekasan mengalami keracunan akibat makan bergizi gratis.

Penulis : Al

Berita Terkait

PWI Beri Catatan: Demo DPD NasDem Pamekasan Dinilai Bukan Langkah Efektif 
Mobil Ambulans Terparkir, Puskesmas Teja Pamekasan Tetap Tolak Antarkan Jenazah Bayi
Heboh “Halo Matahari” Muncul di Langit Pamekasan
Dasar Monyet Tetangga, Bocah 5 Tahun di Sotabar Pamekasan Tewas Usai Diserang
Disorot Soal Menu MBG Ramadan, Kepala SPPG Pratama Pakong Pamekasan Pastikan Sesuai Standar
Bikin Geleng-geleng! Pimpinan DPRD Pamekasan Malah Salahkan OPD saat Didemo Dugaan Korupsi Dana Pokir
Besok Kantor DPRD Pamekasan Akan Dikepung Aktivis, Masalah Dana Pokir 45 Anggota Dewan
Demo Dugaan Penyimpangan Pokir DPRD Pamekasan, Ini Alasan Forkot Kenapa KPK Harus Melakukan Pemeriksaan

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 17:57 WIB

Mobil Ambulans Terparkir, Puskesmas Teja Pamekasan Tetap Tolak Antarkan Jenazah Bayi

Jumat, 3 April 2026 - 16:22 WIB

Heboh “Halo Matahari” Muncul di Langit Pamekasan

Rabu, 1 April 2026 - 23:57 WIB

Dasar Monyet Tetangga, Bocah 5 Tahun di Sotabar Pamekasan Tewas Usai Diserang

Rabu, 25 Februari 2026 - 04:54 WIB

Disorot Soal Menu MBG Ramadan, Kepala SPPG Pratama Pakong Pamekasan Pastikan Sesuai Standar

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:39 WIB

Bikin Geleng-geleng! Pimpinan DPRD Pamekasan Malah Salahkan OPD saat Didemo Dugaan Korupsi Dana Pokir

Berita Terbaru