PAMEKASAN, Madura Hari Ini – Seorang pria bernama Sulaiman (65), purnawirawan TNI, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kos Tantri nomor 6, Dusun Asemmanis, Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Minggu (21/12/2025) malam.
Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Pamekasan AKP Jupriadi mengatakan, laporan penemuan jenazah diterima pihak kepolisian sekitar pukul 20.30 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota Polsek Pademawu bersama personel Polres Pamekasan langsung mendatangi lokasi kejadian.
“Setelah menerima laporan, petugas segera menuju tempat kejadian perkara dan berkoordinasi dengan pihak Puskesmas, RSUD, serta BPBD Pamekasan,” ujar Jupriadi, Senin (22/12/2025).
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
Jupriadi menjelaskan, peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 18.00 WIB. Saat itu, penghuni kos di sekitar kamar korban mencium bau busuk menyengat yang berasal dari dalam kamar kos.
“Saksi bernama Ahmad Kusairi, penghuni kos kamar nomor 4, bersama penghuni kos lainnya mencium bau menyengat. Kemudian saksi Suwito melakukan pengecekan dan menemukan korban sudah meninggal dunia di dalam kamar,” katanya.
Dirinya menerangkan, saat ditemukan korban diketahui dalam kondisi tubuh membengkak dan mengeluarkan bau tidak sedap. Atas temuan tersebut, saksi kemudian melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.
Petugas kepolisian selanjutnya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Pamekasan untuk dimandikan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka.
Berdasarkan data kepolisian, korban bernama Sulaiman, lahir di Pamekasan, berusia 65 tahun, dan berstatus sebagai purnawirawan TNI yang terakhir berdinas di Koramil Bondowoso. Alamat sesuai KTP tercatat di Dusun Pancoran Mas, Desa Pancoran, Kecamatan Bondowoso, Kabupaten Bondowoso, sementara alamat asal korban berada di Dusun Asampitu, Desa Pademawu Timur, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan.
Jupriadi menambahkan, pihak keluarga korban telah menerima kejadian tersebut dan menyatakan tidak akan menuntut pihak manapun. Jenazah korban juga telah dimakamkan.
“Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Keluarga juga sudah menerima dan korban telah dimakamkan,” ujar Jupriadi.
Penulis : Redaksi











