Dugaan Ternak Pita PR Daun Alami, Forkot Gagal Audiensi Usai Dihadang Satpam Bea Cukai Madura

- Wartawan

Selasa, 6 Januari 2026 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Forum Kota (Forkot) Samsul Arifin atau Gerad saat berfoto di Depan kantor Bea Cukai Madura.

Ketua Forum Kota (Forkot) Samsul Arifin atau Gerad saat berfoto di Depan kantor Bea Cukai Madura.

PAMEKASAN, Madura Hari Ini – Forum Kota (Forkot) Pamekasan menyoroti dugaan praktik “ternak pita” pada perusahaan rokok (PR) Daun Alami yang disebut beralamat di Gudang Subur Sejahtera, Dusun Capak, Desa Pandan, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan.

Perusahaan rokok tersebut diduga dimiliki oleh seseorang berinisial (I.R). Dugaan ini mencuat setelah Forkot menemukan sejumlah kejanggalan terkait penggunaan pita cukai yang dinilai tidak sesuai dengan kapasitas produksi di lokasi tersebut.

Sebagai bentuk klarifikasi, Forkot mendatangi Kantor Bea Cukai Madura untuk melakukan audiensi, namun agenda tersebut gagal terlaksana. Kedatangan mereka justru dihadang oleh petugas keamanan (satpam) dan tidak diperkenankan bertemu dengan pejabat Bea Cukai Madura.

Koordinator Forkot Pamekasan Samsul Arifin atau yang biasa disapa Gerad menyayangkan sikap tertutup pihak Bea Cukai Madura yang dinilai tidak memberikan ruang dialog terhadap aspirasi publik.

“Kami datang dengan itikad baik untuk audiensi dan menyampaikan temuan dugaan ternak pita PR Daun Alami. Tapi kami justru dihalangi satpam dan tidak difasilitasi bertemu pejabat Bea Cukai,” tegasnya, Selasa (6/1/2026) usai mendatangi Bea Cukai Madura dengan sikap menyayangkan atas prilaku satpam.

Forkot menilai, sikap tersebut semakin menguatkan kecurigaan publik terhadap lemahnya pengawasan Bea Cukai terhadap industri rokok di Pamekasan, khususnya terkait dugaan penyalahgunaan pita cukai.

“Dari data yang kami himpun, PR Daun alami tersebut tidak melakukan produksi rokok tapi hanya melakukan penembusan pita, padahal kami hanya ingin melakukan klarifikasi terkait itu tapi kami dihadang,” jelasnya

Atas kejadian itu, Forkot memastikan akan menempuh langkah lanjutan dengan melayangkan aksi demonstrasi dalam waktu dekat sebagai bentuk protes terbuka.

“Jika audiensi saja tidak diberi ruang, maka kami akan turun ke jalan. Kami mendesak Bea Cukai Madura terbuka dan segera mengusut dugaan ternak pita PR Daun Alami,” tandasnya.

Saat dikonfirmasi, Humas Bea Cukai Madura Megatruh Yoga Brata belum memberikan keterangan resmi terkait penolakan audiensi maupun dugaan yang disampaikan Forkot.

BACA JUGA :  FRPB Pamekasan Terima Bantuan Tandu dari PLN Madura

Penulis : Ali

Berita Terkait

Waketum PP GP Ansor Soroti Maraknya Demo di Pamekasan: Dinilai Hambat Investor dan Peluang Kerja
Dugaan Pemalsuan Tanah Kas Desa Majungan, Notaris, Perantara dan Pegawai Kejaksaan Jadi Tersangka
Harta Kekayaan Bupati Pamekasan Kholilurrahman Naik Turun, Pernah Rp785 Juta hingga Tembus Rp3,89 Miliar
Terima Aduan Ulama dan Tokoh Masyarakat, Hotel Putri dan 5 Tempat Karaoke di Pamekasan Disegel Paksa
Pemilik Warung Seblak Kembali Dilaporkan, Kini Istri TNI di Pamekasan Ditipu Ratusan Juta
DPRD Pamekasan Gelar Paripurna Pandangan Umum Fraksi atas Raperda APBD 2027
Djavaloka Bistro Padukan Daging Asap, Minuman Khas, dan Pengalaman Meracik Tembakau
Dilaporkan atas Dugaan Tuduhan LGBT dan Pemalsuan, Kuasa Hukum 3 Purna Paskibraka Pamekasan Buka Suara

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Waketum PP GP Ansor Soroti Maraknya Demo di Pamekasan: Dinilai Hambat Investor dan Peluang Kerja

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Dugaan Pemalsuan Tanah Kas Desa Majungan, Notaris, Perantara dan Pegawai Kejaksaan Jadi Tersangka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Harta Kekayaan Bupati Pamekasan Kholilurrahman Naik Turun, Pernah Rp785 Juta hingga Tembus Rp3,89 Miliar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 01:07 WIB

Terima Aduan Ulama dan Tokoh Masyarakat, Hotel Putri dan 5 Tempat Karaoke di Pamekasan Disegel Paksa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemilik Warung Seblak Kembali Dilaporkan, Kini Istri TNI di Pamekasan Ditipu Ratusan Juta

Berita Terbaru