Kasihan! Rumah Warga di Desa Murtajih Pamekasan Rusak Akibat Diterjang Angin Kencang

- Wartawan

Jumat, 9 Januari 2026 - 02:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasil tangkapan layar dalam video viral.

Hasil tangkapan layar dalam video viral.

PAMEKASAN, Madura Hari Ini — Hujan deras yang disertai angin kencang menerjang Dusun Soloh Dajah, Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, dan mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan cukup parah, kamis 8 Januari 2026

Peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba. Angin kencang merobohkan beberapa pohon di sekitar permukiman warga, sementara atap rumah beterbangan dan genting berserakan di halaman serta jalan desa.

BACA JUGA :  Pembunuh di Desa Ambender Pamekasan Ditangkap, Polisi Kejar 2 Pelaku Lain

Suasana dusun yang semula tenang mendadak berubah mencekam saat hujan lebat dan angin menerjang tanpa henti.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu rumah warga yang terdampak cukup serius adalah milik Miftahul Arifin dan Adnari bagian dapur rumahnya mengalami kerusakan parah setelah atapnya terangkat dan genting berjatuhan akibat terpaan angin kencang.

“Anginnya sangat kencang, tiba-tiba atap dapur terangkat. Genting jatuh semua, berserakan. Tidak lama kemudian air hujan masuk ke dalam rumah,” ujar Miftahul Arifin saat ditemui di lokasi kejadian.

Ia menambahkan, akibat atap yang rusak, air hujan menggenangi rumah dan merendam sejumlah perabot serta barang-barang di dalamnya.

“Rumah saya jadi banjir, isi rumah banyak yang terkena air. Kami hanya bisa menyelamatkan barang seadanya,” tuturnya dengan nada sedih.

Warga sekitar bersama-sama bergotong royong membersihkan puing-puing genting dan ranting pohon yang tumbang. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan cukup besar.

BACA JUGA :  Pesantren Maqnaul Ulum Rayakan Harlah ke-70, Rangkaian Acara Berlanjut hingga Juli 2026

Warga berharap adanya perhatian dan bantuan dari pihak terkait untuk membantu perbaikan rumah-rumah yang rusak, sekaligus mengantisipasi cuaca ekstrem yang belakangan ini kerap melanda wilayah Pamekasan.

Berita Terkait

BMM Kritik Kepemimpinan Bupati Pamekasan Lewat Acara Seminar “Poligami Anggaran dan Etika”
Menkop Kukuhkan KITMAS Pamekasan Sebagai Koperasi Tembakau Pertama di Indonesia
PWI Pamekasan Semarakkan Puncak HPN 2026 dengan Talkshow Pentahelix
SPPG Garuda Jaya Abadi Pamekasan Luruskan Menu MBG yang Disorot Tak Sesuai Standar
Kang Ojol, Becak hingga Jukir di Sumenep Bahagia Terima Sembako dari Yayasan BIP
Subhanallah, Yayasan BIP Santuni Ribuan Anak Yatim di Sumenep
Ini Syarat Pengambilan Motor yang Terjaring Razia Polres Pamekasan
Tipidkor Polres Pamekasan Disorot, Kasus Perusakan Lahan Tak Kunjung Naik Tahap Penyidikan

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:27 WIB

BMM Kritik Kepemimpinan Bupati Pamekasan Lewat Acara Seminar “Poligami Anggaran dan Etika”

Minggu, 22 Februari 2026 - 02:12 WIB

Menkop Kukuhkan KITMAS Pamekasan Sebagai Koperasi Tembakau Pertama di Indonesia

Rabu, 18 Februari 2026 - 08:24 WIB

PWI Pamekasan Semarakkan Puncak HPN 2026 dengan Talkshow Pentahelix

Selasa, 17 Februari 2026 - 22:36 WIB

SPPG Garuda Jaya Abadi Pamekasan Luruskan Menu MBG yang Disorot Tak Sesuai Standar

Senin, 16 Februari 2026 - 12:49 WIB

Kang Ojol, Becak hingga Jukir di Sumenep Bahagia Terima Sembako dari Yayasan BIP

Berita Terbaru

Wabendum Bidang Politik & Demokrasi Badko HMI Jawa Timur (Hasbullah).

Karya

Menjaga Amanat Konstitusi di Tengah Gejolak Global

Senin, 2 Mar 2026 - 19:16 WIB