Soal Isu Tampar Ajudan, Bupati Pamekasan Sebut Sudah Saling Maaf-maafan

- Wartawan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan Kholilurrahman.

Bupati Pamekasan Kholilurrahman.

MADURA HARI INI | PAMEKASAN. Dugaan tindakan menampar ajudan berinisial DS yang menyeret nama Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman kini menjadi perbincangan di media sosial.

Informasi tersebut mencuat setelah akun tiktok @Matrawi mengunggah konten yang menyebut adanya dugaan ajudan ditampar. Unggahan itu pun memantik berbagai reaksi dari ratusan warganet.

@Matrawi juga mengunggah tulisan yang menyebut Bupati Pamekasan diduga menampar ajudannya hingga dua kali.
Korban dalam peristiwa tersebut alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) berinisial DS.

Unggahan itu kemudian ramai dikomentari warganet. Sejumlah pengguna media sosial bahkan mempertanyakan dugaan tindakan tersebut dan mendorong agar persoalan itu diusut jika benar terjadi.

“Ka ator bapak bupati. Ambuih nampeleng ajudan. Genikah ni’bini’. Dele dukale ekebei leng tampelengan. Anikah pegawai negara Benni budu’un empean,” tulis Matrawi dalam unggahannya, Senin (17/8/2026).

Keterangan akun tersebut, peristiwa terjadi di Pendopo Bupati Pamekasan, sebelum pelaksanaan rangkaian acara HUT Kemerdekaan RI.

BACA JUGA :  Siapakah Sosok Inisial T yang disorot atas Dugaan Pengendali Rokok Bodong yang diamankan BC Madura

“Jadi Istri muda mengadakan acara HUT, selalu nelfon bupati, karena ini itu, dan bupati liat lantai kotor, akhirnya tampar DS,” ujarnya.

Kata @Matrawi kejadian itu diduga disaksikan sejumlah pejabat yang berada di lokasi, termasuk ketua DPRD Pamekasan, dan beberapa kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

“Waktu itu banyak pejabat yang melihat. Kejadiannya di pendopo, sebelum acara HUT RI,” paparnya.

BACA JUGA :  Pengacara sekaligus Pembina Resmikan Kantor Jurnalis Independen Pamekasan

Sementara itu, Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman mengatakan, bahwa isu tersebut tidak benar.

“Sangat tidak benar. Memang ya biasa saya marahi. Orang tua ya biasa,” tuturnya, Rabu (19/8/2026).

Sambung Kiai Kholil, pihaknya sudah bertemu dan saling bermaaf-maafan.
“Beliau sudah menemui saya dan sudah minta maaf dan maaf-maafan. Jadi sekali lagi tidak ada masalah,” terangnya.

Terpisah, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, terduga korban ajudan yang ditampar berinisial DS tidak memberikan tanggapan.

Berita Terkait

Pemilik Warung Seblak Kembali Dilaporkan, Kini Istri TNI di Pamekasan Ditipu Ratusan Juta
Djavaloka Bistro Padukan Daging Asap, Minuman Khas, dan Pengalaman Meracik Tembakau
Dilaporkan atas Dugaan Tuduhan LGBT dan Pemalsuan, Kuasa Hukum 3 Purna Paskibraka Pamekasan Buka Suara
Koordinator Aksi Penolakan Indomaret di Pamekasan Justru Salahkan Pihak Indomaret atas Perusakan
GEGER YOGYAKARTA! KMY Gelar Istighasah, 1.000 Warga Madura Kawal Pemeriksaan Pengurus
Pelarian Terduga Pelaku Investasi Seblak Moms Iphiie Berakhir, Polres Pamekasan Berhasil Meringkus
Kades di Sampang Ikut Demo Penolakan Indomaret Berujung Perusakan di Pamekasan
Polres Pamekasan Akan Panggil Pelaku Perusakan Indomaret di Desa Panaan

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemilik Warung Seblak Kembali Dilaporkan, Kini Istri TNI di Pamekasan Ditipu Ratusan Juta

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Djavaloka Bistro Padukan Daging Asap, Minuman Khas, dan Pengalaman Meracik Tembakau

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Dilaporkan atas Dugaan Tuduhan LGBT dan Pemalsuan, Kuasa Hukum 3 Purna Paskibraka Pamekasan Buka Suara

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Koordinator Aksi Penolakan Indomaret di Pamekasan Justru Salahkan Pihak Indomaret atas Perusakan

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:08 WIB

GEGER YOGYAKARTA! KMY Gelar Istighasah, 1.000 Warga Madura Kawal Pemeriksaan Pengurus

Berita Terbaru